Blog UAJY Aris

Simak Yuk Penyebab generasi milenial dipandang kurang tertarik membaca buku sejarah

Posted: February 25th 2019

Fikri mengemukakan dalam penataan buku ini, pihaknya bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) . IKPNI, bekerja sama-sama dengan satu diantaranya komikus legendaris Indonesia, Daman Mansyur atau MAN yg bertanggung-jawab bikin biografi dengan gambaran yg menarik serta bahasa yg ringan dimengerti anak-anak sekolah.

Baca Juga: cerita fiksi

” Buku ini pun diformulasikan jadi pedoman peningkatan diri siswa serta dikemas berbentuk visual gratis yg menarik biar banyak siswa yg notabene generasi milenial bisa tangkap pesan pemikirnya dengan luwes, ” imbuhnya.

Artikel Terkait: pengertian sejarah

Disamping itu, Direktur Marketing Penerbit Erlangga, Raja D Manahara Hutauruk memberi tambahan tidak cuman buku seri Biografis Pahlawan Nasional ini dibikin berbentuk komik, namun ikut dikemas dengan warna yabg menarik.

Seperti dengan Buku Biografis Dewi Sartika punyai cover dengan warna merah muda yg persis dengan warna idola para wanita.

Sesaat buat buku kejadian Wahid Hasyim ambil cover warna hijau. ” Kita pilih warna cover yg menarik hingga anak-anak atau generasi milenial pengin membacanya, ” katanya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php