Blog UAJY Aris

Ini Dia Penyebab Zonasi Guru Perlu Dievaluasi

Posted: March 9th 2019

Sesuai sama pengamatan kepentingan, sekolah butuh empat guru sektor studi biologi. Ada peraturan zonasi guru, malahan berlangsung keunggulan satu guru sektor studi itu.

”Untuk penuhi jam mengajar 24 jam, sekolah berikan jalan keluar, biar guru terkait mengajar di sekolah beda. Jam mengajar tercukupi namun mengajar di satu diantaranya sekolah di Bantul, ” ujar Moch Komarul Adnan.

Kenyataan lapangan itu, memberikan implementasi zonasi guru tak seringan yg diasumsikan. Kompetensi serta penyisihan yg cukuplah beraneka, berubah menjadi satu diantaranya soal yg butuh diperhitungkan, sebelum peraturan zonasi guru dipraktekkan.

Jangan sempat peraturan zonasi guru yg dikehendaki dapat menambah pemerataan pendidikan malahan menyebabkan permasalahan baru.

Sesaat Pengawas SMK Balai Dikmen Kulonprogo, Sarno sama pendapat dengan Yustina Sri Rahayu. Peraturan zonasi guru serta penarikan guru DPK berstatus PNS, merepotkan sekolah swasta menambah mutu pendidikan.

Sejak mulai penarikan guru DPK, ujarnya sekolah swasta memercayakan guru yayasan serta guru tak terus. Pindahan atau perputaran guru mestinya memanfaatkan pertimbangan pengamatan kepentingan guru dari masukan sekolah.

Kepala SMAN 8 Yogyakarta, Rudy Prakanto MEng sesungguhnya peraturan zonasi guru cukuplah bagus. Tetapi lantaran banyaknya guru mata pelajaran di tiap-tiap sekolah serta bahkan juga di tiap-tiap daerah berlainan, dalam pengerjaannya kerap alami hambatan.

”Saya sangka zonasi guru di DIY sesungguhnya belum juga terlampau mendorong. Lantaran, tidak cuman lingkup lokasi yg tak demikian luas, seandainya mendasarkan pada mutu guru, sesungguhnya di tiap-tiap sekolah relatif sama.

Hal semacam itu dibuktikan dengan tingginya rata-rata hasil uji kompetensi guru (UKG) di DIY. Mempunyai arti dengan cara mutu guru bukan soal buat dilaksanakan proses pindahan menurut zonasi itu, ” jelas Rudy.

Terpisah eks Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DIY Ahmad Zainal Fanani SPd MA menjelaskan, peraturan zonasi guru butuh pertimbangan kembali dengan masak. Mengingat kompetensi serta kapabilitas guru yg cukuplah beraneka.

Oleh sebab itu, apabila peraturan zonasi guru bakal dipraktekkan, seharusnya ada seleksi penyisihan lebih dahulu serta dilakukan dengan cara kontinyu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda serta Olah-raga (Disdikpora) DIY Drs K Baskara Aji mengatakan, aplikasi zonasi guru berubah menjadi satu diantaranya pemecahan buat menanggulangi kekurangan guru yg berlangsung di beberapa daerah.

Baca Juga: Penulisan tanggal dalam bahasa inggris

Meskipun demikian, situasi daerah yg cukuplah beraneka dan penyebaran guru mata pelajaran yg belum juga sama rata tak disanggah kerap berubah menjadi hambatan. ”Penataan guru di DIY udah mulai kami melakukan satu diantaranya dengan metode zonasi.

Artikel Terkait: pangkat polisi

Walaupun dalam pengerjaannya alami dikit hambatan. Hambatan itu lebih disebabkan pada banyaknya guru mata pelajaran yg tak sama rata alamatnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php