Blog UAJY Aris

Bubarkan PKS, Pemilu 2019 perang paham radikal dan ideologi Pancasila

Posted: February 26th 2019

Yaitu, menguatnya penetrasi radikalisme agama yang datang dari organisasi trans nasional. Dan, hegemoni pasar bebas sebagai wujud kapitalisme global yang siap melakukan penghisapan terhadap bangsa ini.

Baca Juga: ideologi adalah

“Kedua kekuatan ideologi tersebut berpotensi menumpang dalam konstetasi Pemilu 2019. Keduanya sama-sama berbahaya, karena mampu menggerus nasionalisme,” tambah Karyono.

Artikel Terkait: pengertian masyarakat

Oleh karena itu, Karyono mengingatkan peserta Pemilu dan Pileg (Pemilihan Legislatif) jangan melakukan transaksi dengan kelompok yang mengusung ideologi khilafa. Ada dua yang ditransaksikan. Transaksi uang dan transaksi ruang.

“Transaksi uang untuk mengembangkan bisnis. Transaksi ruang untuk menyebarkan ideologi khilafah,” kata Karyono.

Menurut Karyono, ancaman radikalisme sudah nyata. Dia menyebut hasil survey kementerian dalam negeri menunjukkan sudah ada 19,4% ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak setuju dengan ideology Pancasila. Tujuh kampus besar terpapar radikalisme dan 41 masjid dikuasai paham radikal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php