Blog UAJY Aris

Beragam Alasan Kelapa Sawit Malaysia Lebih Baik dari Indonesia

Posted: December 11th 2018

Sama seperti di China, benda ini berguna untuk menunjukkan status sosial. Saat itu, payung hanya dibuat untuk kaum bangsawan saja. Payung digunakan untuk melindungi bangsawan dari sinar matahari karena saat itu gaya hidup yang berkembang menuntut kulit pucat.

Baca Juga: pendiri google

Bukan Kesuburan, Hujan Justru Membawa Kematian di Gurun Ini Payung Tahan Air Seperti yang telah disebutkan, mulanya payung dibuat untuk melindungi dari sinar matahari.

Baca Juga: peribahasa

Pada awalnya, payung tidak tahan air. Payung paling awal dibuat dari sutra, baru kemudian berganti bahan dari kertas. Selanjutnya, untuk membuat efek tahan air, orang China melapisi kertas payung dengan lilin atau lak.

Artikel Terkait: Translate Bahasa jawa

Sementara itu, bingkai dan pegangannya terbuat dari kulit pohon murbei atau bambu. Sekitar tahun 11 Sebelum Masehi (SM), China berhasil mengembangkan payung dari kulit hewan.

Saat itu, benda ini berharga sangat tinggi dan hanya digunakan oleh bangsawan. Menyebar ke Eropa Payung yang pertama menyentuh Eropa berasal dari Mesir. Gaya hidup Mesir Kuno saat itu menyebar ke Yunani dan Romwai.

Benda ini secara ekskusif digunakan oleh perempuan kaya. Pada masa tersebut, populasi laki-laki di Eropa memandang payung sebagai produk feminin. Mereka justru bangga ketika bisa bertahan menghadapi terik matahari hanya bermodal topi dan mantel.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php