Blog UAJY Aris

Banyak Ilmuwan Muda Indonesia Membangun Jaringan di ASEAN

Posted: February 6th 2019

Consultation on Science and Technology ke-8, tiga obyek di ambil jadi konsentrasi khusus program 2019 ini, ialah (1) digital economy (2) innovative startups serta (3) science, technology and innovation for United Nations Sustainable Development Goals.

Baca Juga: provinsi di Indonesia

Ke-tiga obyek ini di ambil lantaran utama mendukung ASEAN buat capai pasar global, mempromokan perubahan serta integrasi dan mengurangi jurang kepincangan antar negara ASEAN, sama seperti tercetus dalam ASEAN Planning of Action on Science, Technology and Innovation (APASTI) 2016 – 2025.

Artikel Terkait: jumlah penduduk indonesia

Tunjangan serta layanan Resiko positif program ini dirasa langsung Prof. Michael A. B. Promentilla, satu diantaranya fellow program tahun 2018 dari Filipina mengedepankan kalau keikutsertaannya dalam program ASEAN Science and Technology Fellowship udah berikan peluang menakjubkan serta banyak pengetahuan baru terkait gosip ilmu dan pengetahuan serta technologi di ASEAN.

“Berkat fellowship, saya memiliki kesempatan turut serta dalam peningkatan peta jalan serta penguatan jaringan analisa metode kesehatan yg kokoh pada pergantian iklim serta petaka – suatu metode yg sangatlah diperlukan lokasi riskan petaka, seperti lokasi kami, ” papar Promentilla.

Fellows bakal terima beragam layanan sepanjang program berjalan, seperti tunjangan bulanan, peluang berjejaring dengan beragam pemangku keperluan di ASEAN serta keikutsertaan dalam lokakarya serta rapat tingkat tinggi ASEAN.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php