Blog UAJY Aris

Baca Yuk Alasan Ratusan Siswa SMA Ikuti Olimpiade Biologi

Posted: March 9th 2019

Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelaskan, ada dua masalah sebagai prioritas Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemdikbud) yakni, lakukan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi realisasi Inpres Nomer 9 Tahun 2016, serta mengakhiri masalah guru.

Baca Juga:  Syafakillah

Muhadjir mengatakan, kekurangan guru ini berlangsung di SMK serta berdasar pada data Kemdikbud, SMK alami kekurangan guru produktif sekitar 90.000 orang. Untuk menanganinya, Kemdikbud buka program pendidikan ketrampilan ganda yaitu guru adaptif serta normatif dikasih peluang untuk kembali belajar jadi guru produktif dalam tempo setahun atau enam bulan belajar dalam tempat industri.

Artikel Terkait: barakallah fii umrik

“Sudah tiga tahun kami lakoni program ketrampilan ganda, serta sudah ada 15.000 guru produktif yang dilatih,” kata Muhadjjir lewat pesan secara singkat pada SP, Rabu (13/2).

Muhadjir pun menjelaskan, tidak hanya persiapan guru, Kemdikbud konsentrasi pada kurikulum SMK yaitu, kurikulum yang sebelumnya suplai side dirubah jadi permintaan side atau berbasiskan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) dengan menyertakan industri waktu membuat kurikulum. Diluar itu, dikerjakan juga pembenahan fasilitas serta prasarana (sarpras) pendidikan.

Setelah itu, Muhadjir pun menjelaskan, program pendidikan ketrampilan ganda ini juga diusulkan untuk diperluas dengan mengarah pada Instansi Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Dalam perihal ini, LPTK didorong untuk buka kembali program mayor serta minor.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php