Apriliani Theodora

Selamatkan Si Jidat Putih dari Kepunahan dengan Menghentikan Aksi Konversi Hutan Menjadi Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan!

Posted: December 3rd 2016

Halo semuanya.. Sudahkah kalian membaca postinganku kemarin mengenai si Jidat Putih (Presbytis frontata) yang semakin sulit dijumpai? Apabila kalian sudah membacanya, tentu kalian mengetahui bahwa faktor-faktor yang menyebabkan populasi hewan endemik Kalimantan ini merosot tajam salah satunya adalah kerusakan habitat. Kali ini saya akan membahas mengenai kerusakan habitat si Jidat Putih ini oleh karena ulah manusia serta rencana aksi personal yang akan saya lakukan untuk konservasi si Jidat Putih ini.

presbytis_frontata1

Sumber : http://www.filin.vn.ua/mammalia/primates/cercopithecidae.html?start=2

Sebelumnya, kalian pasti tahu bahwa Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di dunia dan merupakan paru-paru dunia karena luas hutannya yang mencapai 40,8 juta hektar. Akan tetapi, laju deforestasi di Kalimantan sangat cepat. Menurut Greenpeace, hutan di Kalimantan hanya tersisa 25,5 juta di tahun 2010 dan tentunya luas hutan di Kalimantan ini juga tidak sebanyak 25,5 juta hektar di tahun 2016 dimana banyak hutan yang dikonversi menjadi kebun kelapa sawit. Apabila kalian telah membaca post sebelumnya, kalian pasti tahu bahwa si Jidat Putih ini ditemukan di seluruh hutan Kalimantan. Apa yang terjadi apabila terjadi deforestasi hutan? Tentu kalian tahu kan alasan mengapa si Jidat Putih ini mengalami penurunan populasi…

sabah_133

Foto Buah Kelapa Sawit (Sumber : Rhett Butler, 2016)

download

Foto Kebun Kelapa Sawit (Sumber : https://education-inscience.blogspot.co.id/2011/03/dampak-lingkungan-hidup-perkebunan.html)

images

Foto Kebakaran Hutan di Kalimantan.. Miris bukan? (Sumber : http://www.otosia.com/berita/menyaksikan-langsung-kebakaran-hutan-di-kalimantan.html)

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari Profauna, konversi hutan menjadi kebun kelapa sawit ini memang meningkatkan laju deforestasi. Berikut beberapa fakta dari konversi hutan menjadi kebun kelapa sawit :

  1. Lebih dari 7 juta hektar hutan yang dikonversi menjadi kebun kelapa sawit sampai tahun 1997 apalagi konversi hutan ini semakin marak dilakukan bahkan sampai di sekitar tempat tinggal saya yang berada di kota Singkawang. Greenpeace Internasional baru-baru ini mengungkapkan bahwa sektor kelapa sawit menjadi pendorong tunggal terbesar deforestasi di Indonesia selama kurun waktu 2009-2011 yang mencapai sekitar seperempat dari kehilangan hutan negara. Hal ini dikarenakan banyaknya perusahaan swasta yang mendapat izin lokasi untuk membangun kebun kelapa sawit dalam skala yang luas untuk menghasilkan produk seperti minyak goreng, sabun mandi, dan lain-lain.
  2. Konversi hutan menjadi kebun kelapa sawit ini sebagian besar dilakukan dengan cara membakar hutan dimana cara ini merupakan metode yang paling efisien karena murah biaya dan tenaga kerja sehingga tidak ada yang namanya sistem tebang pilih atau sebagainya. Terbayang sendiri kan mengapa pulau Kalimantan sering berkabut?
  3. Konversi hutan menjadi kebun kelapa sawit juga mengubah struktur tanah menjadi tanah gambut yang mudah dan cepat terbakar.
  4. Selain itu, pohon kelapa sawit juga menyerap banyak air sehingga warga di Kalimantan mengalami kesulitan air termasuk saya sendiri yang dapat melihat perbedaan yang begitu signifikan antara warna air di Yogyakarta dengan air di Kalimantan.

Nah, kalian sudah tahu kan mengapa si Jidat Putih yang malang ini mengalami penurunan populasi dan harus kita konservasi? Konversi hutan menjadi kebun kelapa sawit ini merupakan hal yang tentang dalam rencana aksi konservasi saya. Sekarang saya akan mengutarakan rencana aksi konservasi yang akan saya lakukan.

Aksi konservasi yang dapat saya lakukan adalah dengan berpartisipasi dalam organisasi Greenpeace Indonesia atau Profauna. Greenpeace sendiri merupakan lembaga swadaya masyarakat, organisasi lingkungan global yang telah memiliki cabang di lebih dari 40 negara dengan kantor pusat di Amsterdam, Belanda. Sementara itu, Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional yang bergerak dibidang perlindungan hutan dan satwa liar yang didirikan pertama kali di kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan PROFAUNA dan Greenpeace sendiri bersifat non politis dan non kekerasan. Jadi, untuk taman-teman yang membaca post ini dan memiliki minat untuk mencegah aksi-aksi yang merugikan lingkungan maupun hewan-hewan malang seperti si Jidat Putih ini juga dapat berpartisipasi sebagai volunteer atau suka relawan untuk menolong lingkungan ataupun hewan-hewan malang yang menjadi fokus konservasi kalian.

high-school-students-stand-bet

Foto Aksi Volunteer Greenpeace (Sumber : Greenpeace Indonesia, 2007)

800px-rainbow_warrior_iii_dan_jokowi

Foto Presiden RI ke 7 Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Kumi Naidoo, Kepala Greenpeace Indonesia Longgena Ginting, dan Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Von Hernandez (Sumber : Greenpeace Indonesia, 2013)

20151118_101632Foto Volunteer PROFAUNA (Sumber : http://www.profauna.net/id/sukarelawan/sukarelawan-di-pwec#.WEKL-uZ97IU)

Bentuk partisipasi saya dapat saya lakukan  adalah dengan :

  1. Menjadi donatur dalam bentuk uang maupun tweet di Twitter. Donasi yang dibutuhkan oleh Greenpeace ini adalah minimal 200 ribu rupiah dan dapat dilakukan kapan saja atau rutin sebulan sekali sedangkan untuk donasi yang dibutuhkan oleh Profauna adalah minimal 100 ribu rupiah dan dapat dilakukan kapan saja.
  2. Menjadi volunteer, kita dapat mendaftarkan diri melalui situs resmi Greenpeace atau PROFAUNA dan membantuk kesuksesan-kesuksesan kampanye yang dijalankan Greenpeace atau PROFAUNA. Ada beberapa jenis kegiatan yang dapat dilakukan oleh volunteer yaitu menjadi aktivis, magang atau melakukan kegiatan tanpa upah di kantor Greenpeace dengan membantu pekerjaan staff Greenpeace, aktivis online, dan kelompok lokal atau komunitas volunteer Greenpeace yang tidak berada dalam jangkauan Greenpeace. Sementara itu, kegiatan yang dapat dilakukan oleh volunteer PROFAUNA adalah dengan magang atau pengabdian.

Bentuk partisipasi yang dapat saya maupun teman-teman lakukan sebagai mahasiswa adalah dengan donasi melalui tweet dan yang dapat saya lakukan di saat saya telah lulus dari UAJY dan memiliki pekerjaan adalah dengan menjadi donatur biaya.

Semoga rencana aksi konservasi ini dapat dijalankan dan menginspirasi teman-teman untuk melakukan aksi konservasi terhadap hewan-hewan malang kesayangan kalian maupun lingkungan di sekitar kalian. Terima kasih telah membaca postingan ini, God Bless You..

Referensi :

Greenpeace Indonesia. 2013. Penolakan Kelapa Sawit Mengingatkan Kita untuk Melindungi Hutan. http://www.greenpeace.org/seasia/id/press/releases/Penolakan-Kelapa-Sawit-Mengingatkan-Kita-untuk-Melindungi-Hutan/. Diakses pada tanggal 3 Desember 2016.

Greenpeace Indonesia. http://www.greenpeace.org/seasia/id/. Diakses pada tanggal 3 Desember 2016.

Protecting Forest and Wildlife (PROFAUNA). http://www.profauna.net/id. Diakses pada tanggal 3 Desember 2016.


17 responses to “Selamatkan Si Jidat Putih dari Kepunahan dengan Menghentikan Aksi Konversi Hutan Menjadi Kebun Kelapa Sawit di Kalimantan!”

  1. rosalia says:

    Sangat menarik, saya baru tahu ada hewan jidat putih dari kalimantan yang semakin langka keberadaannya dan sangat sulit dijumpai. Semoga rencana aksi mu dapat terlaksana dan jangan lupa ajak masyarakat sekitar untuk saling berpartisipasi. Semoga sukses.

  2. mariadyahayu says:

    Semoga aksinya benar-benar dapat terlaksana ya supaya keberadaan dari si jidat putih ini tetap terjaga. Good luck.

  3. Menarik sekali aksinya
    Dengan melakukan hal ” yg kecil aja bisa melakukan aksi konservasi untuk menyelamatkan spesies yg terancam
    Semoga kamu dapat melakukan aksi yg sudah dibuat
    Semangat
    Selamat berkarya

  4. lidyaseptilia says:

    wah, semangat kak dalam melakukan tindakan yang mulia ini, semoga dengan menjadi donatur dalam bentuk uang maupun tweet di Twitter.dapat benar-benar efektif dalam melakukan gerakan konservasi satwa yang hampir punah ini

  5. davidcees says:

    wow aksi yang anda lakukan luar biasa pada point 1 anda akan ikut mendonasikan demi upaya konservasi si jidat putih sedangkan point 2 anda ikut serta menjadi volenteer luar biasa semoga dapat pengalaman menarik dan berharga dan dapat meningkatkan poulasi si jidat putih salam lestari !!!!!

  6. luciaastri says:

    Wah banyak sekali ya satwa yang terncam keberadaannya karena pembukaan lahan sawit. Sampai-sampai sidat putih yang jarang terlihat saja juga menjadi terancam. Semoga rencana aksi iniberjalan baik ya, demi sidat putih dan juga satwa lainnya.

  7. agathaivana says:

    wah semoga kuota kamu cukup yah untuk ngetweet informasi tentang si jidat putih ini hehehe. tapi apakah sebaiknya tidak melalui instagram saja, melihat saat ini instagram merupakan media sosial yang paling digandrungi oleh anak-anak muda. Keep up your good works and save si jidat putih!

    • AprilianiTheodora97 says:

      Terima kasih untuk sarannya yang kekinian.. Semoga anda juga bersedia membantu saya untuk melaksanakan rencana aksi konservasi ini.. Hehehe.. Terima kasih telah membaca blog ini

  8. praditacahyaa says:

    menurut saya ini sangat menarik untuk membantu untuk menjadi donatur. tetapi, apakah aksi anda hanya sebatas donatur saya ? he he he..

    • AprilianiTheodora97 says:

      Maaf sebelumnya seperti saya lupa mencantumkan bahwa ke depannya ada kemungkinan bahwa saya akan menjadi volunteer PROFAUNA atau Greenpeace.. Hehe.. Terima kasih untuk kejelian anda dalam membaca blog ini dan mengoreksi rencana aksi konservasi saya..

  9. Devina says:

    wah wah, saya sudah membaca blog dirimi yang awal, aku ingat si jidat putih ini yang sudah endemik… semoga keinginan dan aksimu dapat tercapai ya… semangat selalu dan jangan lupakan keinginanmu untuk menjaga si jidat putih untuk tetap ada dan bertambah ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php