Live a Life of No Regret

“Belimbing Laut yang Rentan Hilang”

Posted: December 1st 2018

Apa itu “Belimbing Laut” ?

Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) merupakan salah satu dari 7 penyu yang tersisa di bumi ini, dan penyu belimbing adalah spesies penyu terbesar. Leatherback sea turtle alias penyu belimbing ini sangat mudah dikenali baik pada saat dewasa maupun saat masih kecil. Hal ini terkait bentuk tubuhnya yang sangat besar berwarna cokelat kehitaman berintik putih dengan pola unik garis putih seperti buah belimbing pada karapasnya (tempurung pada kura-kura). Penyu belimbing merupakan hewan karnivora karena makanannya berupa ubur-ubur laut.

Penyu belimbing merupakan penjelajah yang sangat terampil, selama hidupnya mereka melintasi Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Samudera Atlantik, namun populasi terbesar ada di laut Indo-Australia. Penyu belimbing hanya akan ke pantai saat akan bertelur dan salah satu keunikan pada penyu belimbing adalah penyu belimbing akan bertelur di pantai yang sama dimana mereka dilahirkan. Sekali mereka bereproduksi seekor ibu penyu belimbing dapat menghasilkan lebih dari 100 butir telur, namun sayangnya hanya sedikit yang akan bertahan hingga dewasa.

Tukik Penyu Belimbing (© foxy80)

 

Penyu Belimbing Dewasa (© Guy Marcovaldi)

 

Apa Fungsi “Belimbing Laut” ?

Belimbing laut di alam memiliki peranan yang sangat penting baik di bidang ekologi dan ekonomi. Penyu belimbing dapat menjaga keseimbangan ekosistem, menjaga ketersediaan konsumsi ikan, dan meningkatkan pendapatan para nelayan. Hal ini dapat terjadi karena penyu belimbing merupakan salah satu dari sedikitnya pemangsa ubur-ubur di lautan sehingga penyu belimbing dapat mengontrol jumlah ubur-ubur di alam agar tidak berlebihan. Ubur-ubur merupakan pemakan telur ikan dan ikan-ikan yang masih kecil, apabila populasi ubur-ubur di alam meledak maka jumlah ikan di laut akan menurun. Maka dari itu tanpa penyu belimbing di alam bukannya tidak mungkin ikan-ikan di laut juga akan punah.

Penyu Berburu Ubur-Ubur

Penyebab “Belimbing Laut” Rentan Hilang

Walaupun penyu belimbing berukuran besar, dapat berenang dengan sangat cepat, memiliki karapas yang keras, berumur panjang, dan bertelur dalam jumlah yang banyak bukan berarti penyu belimbing bebas ancaman. Menurut IUCNredlist.org ancaman yang dihadapi penyu belimbing adalah: polusi, ekspoitasi telur, karapas, dan daging penyu, kerusakan habitat, pemanasan global, dan kegiatan turisme dan industri.

Polusi merupakan musuh terbesar bagi hewan-hewan di alam tidak terkecuali si belimbing laut, polusi yang sangat membunuhnya adalah polusi sampah plastik. Sampah plastik sering dikira oleh penyu belimbing sebagai ubur-ubur yang enak, sehingga seringkali si belimbing menelan sampah plastik tersebut.

Eksploitasi telur, karapas, dan daging penyu juga masih banyak dilakukan oleh penduduk lokal karena keuntungan yang didapat cukup besar. Karapas penyu yang keras ini sering dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan, telur dan daging penyu sering diperjualbelikan sebagai bahan pangan.

Status Penyu Belimbing di IUCN redlist

 

Paradigma

Cara Kita Selamatkan “Belimbing Laut”

Berdasarkan salah satu ancaman yang ada yaitu polusi, kita dapat membantu si belimbing laut menghadapi ancamannya, yaitu polusi sampah plastik. Kita dapat mengurangi penggunaan sampah plastik dalam kehidupan kita sehari-hari, caranya dengan menggunakan peralatan yang bukan sekali pakai. Contohnya seperti membawa keranjang belanja kita sendiri saat berbelanja di pasar, atau menggunakan botol minum yang tidak sekali pakai, atau tidak membungkus makanan pulang, atau tidak menggunakan sedotan saat minum, dan masih banyak yang lainnya. Jika memang harus memakai plastik pisahkanlah saat akan membuangnya ke dalam wadah sampah untuk daur ulang.

Selain itu kita dapat membantu lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan. Kita dapat membantu kegiatan yang dilakukan seperti memungut sampah di pantai, kegiatan sosialisasi penduduk lokal, atau dapat juga menjadi donatur saat ada penggalangan dana. Biasakan menggunakan barang yang ramah lingkungan, menghemat penggunaan energi dan bahan bakar juga akan membantu dalam pelestarian habitat penyu belimbing. Awalnya akan terasa berat, namun jika membayangkan generasi yang akan datang memiliki bumi yang tetap indah ini bagus juga.

Kalian juga dapat membantu menyelamatkan si belimbing laut dengan cara menandatangani petisi berikut:

https://www.change.org/p/bu-sri-mulyani-kami-dukung-cukai-untuk-plastik-dukungcukaiplastik-kemenkeuri

 

Andy Ramli


One response to ““Belimbing Laut yang Rentan Hilang””

  1. Edytha says:

    Menarik. Lucu sekali hewan ini.
    Sayang jika jumlahnya berkurang di bumi ini.
    Semangat untuk action plannya.
    #semangatkonservasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php