Tips Menghindari Dampak Buruk Resesi, Ini yang Perlu Dilakukan

https://lh6.googleusercontent.com/ap0YT0nZkGynV934ixtajK7zHMM3J0RpKhYJJau1nOmqJ66E4YJx8tNsrELd3g1xmdnCZxqWuZ2CAkjJxXfrwqPAeOMMRhAu-46luB5u6k0YWRC6VHs1RG-kwDGPg1pOhIgJhxSG

Awal masa pandemi sudah ada sekitar tiga juta orang yang kehilangan pekerjaan akibat PHK. Kini Indonesia sudah dibayang-bayangi dengan resesi ekonomi. Lalu apa yang perlu dilakukan untuk menghindari dampak buruk resesi ekonomi? Terlebih jika sulit menghadapi godaan diskon dari aplikasi kredit.

Kondisi resesi biasanya menimbulkan dampak buruk seperti tingkat pengangguran yang ikut tinggi seiring dengan angka kemiskinan yang juga ikut naik. Tetapi, yang lebih penting dari itu semua adalah upaya pencegahan. Langkah dasar yang harus diprioritaskan adalah sebagai berikut ini:

1. Bayar utang dengan bunga besar

Resesi ditandai dengan turunnya daya beli sehingga akan mengurangi konsumsi. Untuk mengantisipasi seretnya pemasukan sambil menjaga konsumsi, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi beban pengeluaran. Beban tersebut bisa berasal dari uang. Jika sudah ada dana untuk melunasinya, jangan tunggu waktu. Lunasi semua utang terutama yang memiliki bunga paling besar. 

Langkah tersebut akan membantu keuangan atau kemampuan finansial dalam mempertahankan konsumsi keluarga. Paling tidak kebutuhan pokok tetap bisa dipenuhi dengan baik sambil menunggu kondisi pulih kembali. 

2. Kelola ulang pengeluaran

Hitung ulang pos apa saja yang bisa dikurangi atau dialokasikan untuk pos yang lainnya. Contoh sederhana jika setiap akhir pekan ada bujet untuk jalan-jalan ke mal, mungkin sudah saatnya dioper ke pos belanja kebutuhan pokok sehingga stok kebutuhan pokok bisa terpenuhi setiap bulannya.

Dalam kondisi resesi, hal yang paling penting tetaplah menjaga kebutuhan pangan keluarga apalagi jika masih memiliki anak-anak usia sekolah yang butuh asupan makanan yang bergizi. 

3. Manfaatkan dengan investasi

Kondisi krisis ekonomi justru banyak dimanfaatkan investor untuk berinvestasi seperti memilih instrumen saham atau logam mulia. Pada saat krisis harga saham blue chip akan mengalami diskon besar-besaran. Momen itulah yang bisa dimanfaatkan untuk mengoleksinya dengan harapan bisa naik kembali di masa normal setelah resesi. Tentu saja alasan investasi pun harus jelas apakah untuk investasi jangka panjang atau jangka pendek. Tujuan tersebut harus disesuaikan dengan keputusan yang diambil nantinya. 

4. Cari tambahan pendapatan dengan membuka usaha

Dibalik krisis pasti ada kesempatan dan potensi yang bisa dilakukan. Misalnya beberapa sektor yang justru akan makin banyak dibutuhkan adalah pangan dan telekomunikasi. Anak-anak sekolah saat ini masih tetap mengandalkan belajar daring. Sementara orang tua tetap bekerja dengan harapan bisa tetap memenuhi kebutuhan pangan.

Akan lebih baik jika sudah melangkah mempersiapkan kebutuhan pangan sendiri. Ketahanan pangan keluarga bisa dimulai dari rumah. Yang sedang tren sekarang adalah budidaya ikan dan sayur dalam satu ember sehingga mendapatkan manfaat ganda. Ikannya bisa dijadikan lauk utama, sayurnya sebagai pendamping yang menyehatkan. 

5. Manfaatkan aplikasi kredit dengan bijaksana

Jika sudah punya aplikasi kredit, usahakan untuk dimanfaatkan dengan sebijaksana mungkin. Gunakan dalam kondisi mendesak saja ketika sudah tidak ada sumber dana lain yang tidak bisa digunakan. Contoh seperti dana untuk pengobatan atau dana darurat lainnya.

Beberapa aplikasi kredit kini sudah menyediakan fitur pinjaman tunai yang juga bisa dimanfaatkan untuk modal usaha. Sehingga memulai usaha jadi lebih mudah di era new normal seperti saat ini. Kesempatan tersebut bisa menjadi titik balik untuk mendapatkan keuntungan di tengah pandemi.

Salah satu rekomendasi aplikasi kredit yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan RI misalnya seperti Kredivo. Kredivo menawarkan bunga 2,6% per bulan dengan tenor 3,6, sampai dengan 12 bulan untuk belanja online maupun pinjaman tunai dengan kredit limit sampai dengan Rp30 juta. 

Daftar sekarang bisa di mana saja dan kapan saja hanya lewat aplikasi Kredivo. Unduh aplikasinya gratis lewat Google Play Store maupun App Store dengan langkah yang mudah. Proses pendaftaran cepat kurang dari 3 menit serta persetujuannya akan diproses dalam 1×24 jam saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *