andreasite

Rekomendasi 6 Film Action Terbaik Indonesia Sepanjang Masa

Posted: January 20th 2019

Rekomendasi 6 Film Action Terbaik Sepanjang Masa! Film Action merupakan sebuah film yang disajikan dengan adegan aksi seperti pertarungan, tembak menembak, dan sebagainya. Ada beberapa film action Indonesia yang mampu menarik perhatian masyarakat bahkan sampai terkenal di luar negeri. Penasaran film apa saja itu? Berikut ulasannya.


Film action terbaik´╗┐

Merah putih

Film action terbaik Indonesia ini didedikasikan untuk dua orang pahlawan Indonesia, yaitu Letnan Satu R.M. Subianto Djojohadikusumo dan Kadet R.M Sujono Djojohadikusumo serta semua pahlawan yang telah berjuang dan gugur untuk kemerdekaan Indonesia.

Film action terbaik ini menceritakan tentang lima orang pejuang Indonesia yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Mereka bersama-sama berjuang untuk melawan Belanda agar Indonesia bisa mencapai kemerdekaan. Namun, pada saat pertempuran, Letnan Surono gugur di medan perang bersama kapten dan beberapa perwira lainnya. Dalam pertempuran yang berlangsung selama berhari-hari ini, tinggal tersisa tiga orang saja yang harus terus melanjutkan perjuangan.

Merantau

Film action terbaik ini menceritakan tentang seorang pemuda asal Minangkabau, Sumatera Barat yang bernama Yuda. Ia melakukan perantauan ke kota Jakarta dengan tujuan mencari eksistensi dirinya. Di kota Jakarta, Yuda bertemu dengan seorang yatim piatu bernama Adit dan Astri yang tiada lain adalah kakaknya. Kedua kakak beradik ini akan menjadi korban organisasi ilegal human trafficking. Melihat hal tersebut, Yuda berkeinginan untuk menyelamatkan mereka sehingga akhirnya ia selalu dikejar-kejar di tengah kota serabutan tersebut. Dan di kota inilah, adegan action banyak ditampilkan yang tentunya sangat seru dan menegangkan.

The Raid: Redemption

Film action terbaik ini menceritakan tentang sebuah tim elit SWAT yang merupakan pasukan khusus untuk menyerbu apartemen tempat persembunyian para pembunuh kelas dunia yang paling berbahaya. Penyerangan mereka ternyata telah diketahui. Semua pintu telah terblokir dan mereka terdampar di lantai 6 gedung apartemen tersebut. Dengan keadaan seperti itu, mereka semua harus tetap bertahan hidup melawan para penjahat yang paling berbahaya sekalipun.

The Raid: Berandal

Film action terbaik ini menceritakan tentang dunia hitam kota Jakarta yang saat itu terdapat dua kelompok mafia yang berbahaya. Film The Raid 2: Berandal merupakan film action pack crime thriller yang mampu menaikkan level Indonesia, khususnya di dunia perfilman action Internasional.

Killers

Film action terbaik ini menceritakan tentang Nomura Shuhei, seorang eksekutif muda asal Jepang yang disukai banyak orang ternyata memiliki sisi gelap. Dia suka membunuh beberapa orang kemudian mendokumentasikan ke dalam video lalu diunggahnya ke internet. Di sisi lain, seorang jurnalis asal Indonesia yang bernama Bayu Aditya sedang memiliki banyak masalah kemudian tak sengaja ia melihat salah satu dari video Nomura dan berkeinginan untuk melakukan hal yang sama. Saat itulah Bayu dan Nomura terhubung melalui internet dan memiliki ikatan yang rumit.

3: Alif Lam Mim

Film action terbaik ini menceritakan tentang tiga sahabat yang bernama Alif Lam dan Mim. Alif bekerja sebagai aparat negara yang bertugas untuk menumpas kejahatan dan mencari pembunuh keluarganya. Kemudian Lam, merupakan seorang jurnalis yang sering terjebak konflik batin. Dan Mim yang masih menjalankan kehidupannya seperti dulu di pesantren. Inti dalam film ini mengarah kepada ketiga sahabat itu dalam menghadapi konspirasi yang terjadi.

Itulah rekomendasi 6 film action terbaik Indonesia sepanjang masa. Film ini tidak dipertontonkan untuk anak-anak karena mengandung beberapa kekerasan dan aksi pertarungan yang sengit. Namun, tenang saja. Masih ada beberapa film action yang boleh di tonton oleh anak-anak. Seperti film action yang mengusung tema sejarah. Penasaran dengan alur film yang disebutkan diatas? Ayo, segera tonton!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php