Yoshua Andrean

Electronic Commerce

Posted: October 30th 2012

Transaksi Elektronik

Hai teman-teman , kali ini aku pengen mereview materi PTI minggu ini yaitu transaksi elektronik atau yang lebih dikenal dengan E-Commerce. E-Commerce sendiri merupakan proses jual beli, tukar menukar produk dan informasi, memberi layanan dan informasi dengan menggunakan computer berbasis internet. Dari pengertian E-Commerce tadi, kita jadi mengerti bahwa E-Commerce itu tidak hanya berhubungan jual dan beli, tetapi semua proses dari suatu bisnis merupakan E-Commerce. Contohnya antara lain dalam E-Businnes, semua proses bisnisnya merupakan E-Commerce, lalu dalam TSP semua proses transaksi di dalam TSP merupakan E-Commerce.

Cikal bakal dari E-Commerce sendiri merupakan kerjasama antar perusahaan yang saling bertukar data dan informasi menggunakan suatu piranti, piranti yang dimaksud antara lain adalah konsep sederhana dalam Telegram.

Transaksi atau Commerce disini dibagi jadi 3 tipe, yaitu :

1.       Transaksi Tradisional / Traditional Commerce

Tansaksi tradisional merupakan transaksi yang bertemu langsung atau dimensinya adalah fisik ketemu fisik. Konsep transaksi tradisional sendiri menggunakan konsep ekonomi konvensional atau kuno yaitu pembeli bertemu lalu membayar, barang diterima dan transaksi selesai. Tentunya transaksi tradisional terjadi secara offline.

Contoh : kita membeli makanan atau minuman di warung atau pasar.

 2.       Transaksi Elektronik Murni / Pure E-Commerce

Transaksi elektronik murni disini merupakan transaksi yang benar2 tanpa menggunakan dimensi fisik atau biasa kita sebut di dunia maya. Konsep ekonomi yang digunakan adalah konsep ekonomi modern dan tentunya transaksi seperti ini dilakukan secara online.

Contoh : ebay.com , kaskus.com

 3.       Transaksi Elektronik Sebagian / Partial E-Commerce

Transaksi elektronk sebagian merupakan transaksi yang dilakukan secara online atau di dunia maya dan dilakukan secara offline di dunia nyata. Jadi transaksi elektronik sebagian menggabungkan segala aktifitas yang ada di dalam transaksi elektronik.

Contoh : amazon.com

Lalu E-Commerce sendiri termasuk di dalam E-Business yang tidak hanya transaksi saja, tetapi menjangkau customer service dan kolaborasi bisnis partner seperti halnya kita berbisnis dengan suatu perusahaan.

E-Commerce juga memiliki beberapa tipe yang perlu kita ketahui :

  • Business-to-business EC (B2B)
  • Business-to-consumer EC (B2C)
  • Consumer-to-businesses (C2B)
  • Consumer-to-consumer (C2C)
  • Mobile commerce (m-commerce)

Lalu area apasajakah yang mendukung transaksi elektronik, ini dia :

  • Orang yang bertransaksi
  • Kebijakan Public
  • Standar teknik dan protocol
  • Partner Bisnis
  • Support services

Dengan area yang mendukung E-Commerce tersebut, tentunya E-Commerce dapat berjalan dengan baik.

Dalam E-Commerce tentunya membutuhkan beberapa pendukug antara lain :

  • Infrastruktur

Seperti perusahaan lain, e-commerce juga membutuhkan infrastruktur informasi, yaitu hardware, software, dan jaringan internet untuk melakukan transaksi, berkomunikasi, dan bekerja sama.

  • Mekanisme pembayaran elektronik

Dalam suatu transaksi elektronik tentu diperlukan suatu mekanisme dalam pembayaranya, contoh-contoh mekanisme pembayaran dalam E-Commerce antara lain :

  1. E-Cash
    E-cash sering disebut juga dengan digital cash. Sama seperti uang pada umumnya, tetapi e-cash dilakukan secara digital, atau semacam uang maya.
  2. Credit Card
    Credit card adalah sarana untuk berbelanja yang memungkinkan penundaan pembayaran atas pembelian barang atau jasa. Pembayaran melalui credit card dilakukan dengan jangka waktu.
  3. Smart Card
    Smard Card sering disebut sebagai chip card atau integrated circuit (IC) card . Definisi chip card sendiri yaitu kategori umum yang mencakup smart card dan memory card . Smart card adalah plastic card yang mengandung memory chip dan microprocessor. Jadi, cara menggunakannya hanya dengan menempelkan kartu tersebut.
  4. Person to persons paymen system
    Transfer antara orang yang bertransaksi misalnya menggunakan paypal
  • Security

Setiap ‘penyedia jasa’ e-commerce memiliki security masing-masing. Beberapa penyedia jasa e-commerce menggunakan encrypt tertentu.

Lalu ada beberapa tahapan dalam transaksi elektronik melalui e-commerce dapat diurutkan sebagai berikut :
1. E-customer dan e-merchant bertemu dalam dunia maya melalui server yang disewa dari Internet Server Provider (ISP) oleh e-merchant.
2. Transaksi melalui e-commerce disertai term of use dan sales term condition atau
klausula standar, yang pada umumnya e-merchant telah meletakkan klausula kesepakatan pada website-nya, sedangkan e-customer jika berminat tinggal memilih tombol accept atau menerima.
3. Penerimaan e-customer melalui mekanisme “klik” tersebut sebagai
perwujudan dari kesepakatan yang tentunya mengikat pihak e-merchant.
4. Pada saat kedua belah pihak mencapai kesepakatan, kemudian diikuti dengan proses pembayaran, yang melibatkan dua bank perantara dari masing-masing pihak yaitu acquiring merchant bank dan issuing customer bank.Prosedurnya e customer memerintahkan kepada issuing customer bank untuk dan atas nama e customer melakukan sejumlah pembayaran atas harga barang kepada acquiring merchant bank yang ditujukan kepada e-merchant.
5. Setelah proses pembayaran selesai kemudian diikuti dengan proses pemenuhan prestasi oleh pihak e-merchant berupa pengiriman barang sesuai dengan kesepakatan mengenai saat penyerahan dan spesifikasi barang.

Nah itulah tadi review materi PTI ku pada minggu ini mudah2an kita jadi lebih tahu tentang E-Commerce lebih dalam lagi dan dapat menggunakanya dengan baik :)

by : Yoshua Andrean


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php