Mari Berbagi Cerita!!!

Ethics, Impacts, and Security

Posted: December 18th 2012

Etika adalah kepercayaan tentang hal yang benar dan salah atau yang baik dan buruk. Sedangkan kode etik adalah prinsip yang menuntun anggota suatu komunitas atau organisasi. Tipe-tipe etika antara lain privasi, akurasi, properti, dan aksesibilitas. Etika privasi menyangkut apa yang dikumpulkan, disimpan, dan dibagikan ke pihak lain. Privasi akurasi menyangkut apa yang dilakukan untuk menjamin keotentikan dan akurasi data. Etika properti menyangkut siapa yang memiliki kekayaan intelektual dan bagaimana kompensasinya. Privasi aksesibilitas menyangkut siapa yang bisa mengakses informasi tertentu.

Informasi seharusnya dijaga oleh etika privasi, hak untuk menentukan apakah informasi yang ada bisa dibagikan ke orang lain atau tidak. Tetapi, di masa kini batasan privasi sudah semakin kabur. Banyak orang kurang memperhatikan betapa pentingnya menjaga informasi dan secara tidak sadar mereka menjadi korban pencurian informasi dan privasi. Banyak perusahaan yang membuat dan menerapkan kebijakan privasi, tetapi sering kali kita tidak menghiraukannya.

Hak kekayaan intelektual merupakan properti intangible yang diciptakan seseorang/perusahaan dan dilindungi oleh hukum. Hak kekayaan intelektual ada tiga macam, antara lain trade secret, hak paten, dan hak cipta. Trade secret merupakan rahasia perusahaan yang bersifat internal. Hak paten merupakan hak eksklusif atas inovasi teknologi yang diberikan pada penemu selama 20 tahun. Hak cipta merupakan hak kepemilikan seumur hidup + 50 tahun terkait dengan penggunaannya.

IT memiliki dampak-dampak negatif, antara lain dehumanisasi, peningkatan beban kerja, dan gangguan kesehatan. Tetapi IT juga bisa meningkatkan kualitas hidup. Contohnya antara lain membantu penyandang cacat, meningkatkan health care system, meningkatkan informasi konsumen, penggunaan robot untuk situasi berbahaya, dan menekan angka kejahatan.

Suatu sistem informasi bisa mendapat berbagai ancaman. Ancaman itu ada yang disengaja dan ada yang tidak. Yang tidak disengaja antara lain human error, environmental hazard, dan computer system failures. Sedangkan yang disengaja bisa berupa serangan kriminal terhadap sistem. Metode serangannya bisa berupa gangguan terhadap data maupun virus. Untuk itu, IT perlu perlindungan. Perlindungan IT untuk mencegah kerusakan, mendeteksi ancaman sebelum kerusakan menyebar, membatasi kerugian dari ancaman, merencanakan tahap recovery jika sistem terserang, dan memperbaiki sistem agar tidak terkena serangan lagi. Perlindungan yang dibutuhkan berupa perlindungan fisik dan sistem internalnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php