Anasthasia Cindya

#Savedugong

Posted: December 1st 2016

DUGONG (Dugong dugon) atau duyung adalah mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau lembu laut yang berhabitat di sekitar padang lamun. Ia merupakan satu-satunya hewan yang mewakili suku Dugongidae, karena pada awalnya suku Dugongidae terdiri dari dua spesies yaitu Dugong dugon dan Hydrodamalis gigas (sudah punah akibat perburuan liar). Untuk selanjutnya dapat dilihat disini

IUCN (International Union for Conservation of Nature) mengklasifikasikan dugong sebagai spesies yang terancam punah dan terdaftar dalam CITES Appendix I yang berarti jenis satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional. Di Indonesia mamalia ini dilindungi oleh UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya.

enhanced-buzz-28754-1437611137-5

Usaha konservasi dugong sudah dilakukan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dengan cara konservasi in situ dengan usaha pendekatan ekologi, soial dan budaya. Namun, pendekatan dengan masyarakat tentang hewan ini masih kurang sehingga masyarakat cenderung tidak peduli dengan hewan ini. Sayang sekali bukan, hewan selucu ini akan punah?

Oleh sebab itu, dapat dilakukan beberapa step aksi nyata yang simple untuk konservasi dugong :

  1. Membentuk komunitas kecil pecinta dugong
  2. Mengadakan diskusi dan memperkaya pengetahuan tentang dugong antar sesama anggota komunitas
  3. Tetapkan dugong sebagai ikon
  4. Berikan teknis serta sarana kampanye kesadaran kepada masyarakat luas
  5. Lakukan kampanye dengan senang hati

Sekian dan terima kasiiiih!

American Center in April


9 responses to “#Savedugong”

  1. dimasamboja says:

    Hai cindya. Sangat disayangkan apabila dugong sampai punah. Menurutmu, sebagai mahasiswa apa yang bisa kita lakukan untuk mengkonservasi dugong?m

    • anasthasiacindya says:

      Hai diimss. Tentunya langkah awal yg bisa mahasiswa lakukan untuk konservasi dugong sudah saya lampirkan di post yaitu membentuk komunitas pecinta dugong, dalam komunitas tersebut dapat dilakukan edukasi dan perencanaan kedepan untuk konservasi dugong selanjutnya.

  2. mfedora says:

    membentuk komunitas kecil isinya orang muda masyarakat sekitar atau mahasiswa atau masyarakat umum? lalu apakah anda akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang konsentrasi di konservasi?

  3. florensiusyonatan says:

    Informasi menarik, semoga dapat terlaksana yaa. mungkin saya ingin memberikan saran, mungkin perlu dipikirkan lagi teknis dan sarana kampanya yang anda lakukan kepada masyarakat luas. terima kasihh

  4. martdarc says:

    Aksinya menarik., dengan begitu, banyak orang yang bisa tahu mengenai dugong dan bisa berpartisipasi juga dalam komunitas dan kegiatannya.

  5. carolinaagri says:

    menarik blognya, mungkin bisa ditambahkan lagi dugong skrg ini persebarannya dimana. semoga plan actionnya dapat terealisasikan ya . Good luck !

  6. primaningrum says:

    wahh.. bagus sekali aksi yang akan dilakukan sangat simple dan menarik… penjelasan mengenai dugong juga sangat lengkap dan bermanfaat

  7. cynthiawinny says:

    Actionn plan yang menarik cindyaa.. like it.. semoga dapat diwujudkan kan yaa. Kampanye buat Dugongnya… dan semogaa kembali aktif di club selam jadinya dapt sertifikat selam dan bsa nanam pakan buat duging disana.. Namun, apakah yang diajak kampanye hanya orang dewasa saja atau mulai diperkenalkan juga pada anak-anak tetapi tidak dalam bentuk kampanye? terimakasih 🙂

  8. carinae says:

    waahh rencananya sangat jelas dan terperinci, mari kita selamatkan dugong~~ kalau boleh tau kapan rencana ini akan dilaksanakan? trimakasih ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php