Lutung Jawa, Salah Satu Primadona Tanah Indonesia

Trachypithecus auratus
Gambar 1. Lutung jawa (Trachypithecus auratus) (IUCN, 2020)

1.
APA ITU LUTUNG JAWA?

Lutung jawa (Trachypithecus auratus) merupakan hewan endemik Indonesia yang dapat dijumpai di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Sempu, dan Nusa Barung. Satwa ini biasanya hidup berkelompok yang terdiri dari 7-20 individu.

Panganan utama dari lutung jawa adalah dedaunan dan bunga-bungaan, serta buah-buahan baik yang sudah matang maupun belum, atau larva serangga. Kemampuan makan tumbuh-tumbuhan ini didukung dengan adanya kelenjar ludah dan lambung yang telah beradaptasi.

KLASIFIKASI
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Ordo: Primata
Keluarga: Cercopithecidae
Genus: Trachypithecus
Spesies: Trachypythecus auratus

CIRI-CIRI LUTUNG JAWA:
– Ukuran tubuh 460-750 mm
– Panjang ekor 610-820 mm
– Memiliki bobot sekitar 7 kg
– Berwarna hitam mengkilap dengan warna kecoklatan pada kaki dan ekornya

2.
KEHILANGAN HABITAT DAN PERBURUAN LIAR

Lutung jawa merupakan satwa yang habitatnya adalah hutan. Sangat disayangkan daerah hutan tersebut mengalami eksploitasi dan perubahan yang berlebih yang menyebabkan menurunnya populasi lutung jawa di habitat aslinya. Hutan yang seharusnya menjadi habitat bagi lutung jawa serta primata lainnya kini berubah menjadi perumahan atau area pertanian sehingga lutung jawa kehilangan habitatnya. Tercatat hutan di Pulau Jawa telah mengalami deforestasi hutan lindung sebesar 3,07 juta hektar (11,77%) dan di kawasan konservasi sebesar 2,15 juta hektar (12,82%) pada tahun 2009.

Sumber masalah lainnya adalah perburuan lutung jawa. Perburuan ini berujung pada perdagangan lutung jawa tersebut. Lutung jawa merupakan jenis hewan yang hanya mampu melahirkan 1 individu baru setiap kali beranak sehingga meningkatkan resiko kepunahannya apabila perburuan terus menerus dilakukan. Berdasarkan IUCN (2020), status konservasi lutung jawa adalah vulnerable atau rentan.

Gambar 2. Status konservasi lutung jawa (Trachypythecus auratus) (IUCN, 2020)

3.
AKSI NYATA

Satwa liar yang keberadaannya rentan ini telah digolongkan ke dalam satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 733/Kpts-II/1999. Hal ini masih dirasa kurang karena pada kenyataannya masih banyak perburuan liar yang terjadi terhadap lutung jawa dengan tujuan diperdagangkan. Hal ini membuktikan bahwa diperlukan aksi nyata yang dilakukan secara langsung untuk melindungi lutung jawa dari kepunahan di alam.

Aksi nyata yang dapat dilakukan diantaranya:

  1. Menyebarluaskan pengetahuan mengenai satwa liar endemik Indonesia, terutama lutung jawa. Hal ini dapat menjadi langkah awal agar masyarakat lebih mencintai dan menghargai kekayaan alam yang ada di Indonesia, terutama lutung jawa.
  2. Tidak segan melaporkan pelanggaran hukum jika ditemukan adanya perdagangan hewan yang dilindungi.
  3. Ikut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan konservasi lutung jawa.
  4. Berpartisipasi aktif mencari sumber energi alternatif karena sering kali pembukaan lahan hutan terjadi dengan tujuan dijadikan pertanian atau lahan sawit.
  5. Secara aktif melakukan reboisasi hutan yang menjadi habitat asli dari lutung jawa.
The next 10 years are going to be the most
important in the next 10 thousands

- Sylvia Earle

Daftar pustaka:

IUCN. 2020. Javan Lutung. https://www.iucnredlist.org/species/22034/17960316. Diakses pada 8 Desember 2020.

Kartikasari, I. 2016. Trachypitecus auratus. https://primata.ipb.ac.id/trachypitecus-auratus/. Diakses pada 8 Desember 2020.

Sulistyadi, E., Kartono, A. P., dan Maryanto, I. 2013. Pergerakan lutung jawa Trachypithecus auratus (E. Geoffroy 1812) pada fragmen habitat terisolasi di Taman Wisata Alam Gunung Pancar (TWAGP) Bogor. Berita Biologi 12 (3): 383-395.