Alexander Benny Pradipta

E-Commerce

Posted: November 22nd 2012

E-commerce (EC) adalah proses pembelian, penjualan, atau bertukar produk, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer, terutama internet. Definisi EC secara perspektif yaitu komunikasi, proses bisnis, layanan, online, kolaborasi dan masyarakat. Selain EC, ada juga E-bussines. E-bussines adalah definisi yang lebih luas dari EC yang meliputi tidak hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan, kerjasama dengan mitra bisnis, dan melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi. Tipe dari E-commerce yaitu :

  1. Business-to-business EC (B2B)
  2. Collaborative commerce (c-commerce)
  3. Business-to-consumer EC (B2C)
  4. Consumer-to-businesses (C2B)
  5. Consumer-to-consumer (C2C)
  6. Intrabusiness (intraorganizational) commerce
  7. Government-to-citizens (G2C) and others
  8. Mobile commerce (m-commerce)

Infrastruktur dari E-commerce yaitu  ada hardware, software, dan jaringan yang diperlukan untuk melakukan transaksi, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Mekanisme dalam pembayaran elektronik yaitu : Pertama, Electronic checks. Setelah Electronic checks, Nasabah membuka rekening dengan bank , lalu email pelanggan dienkripsi dan ditandatangani dengan tanda tangan digital, yang terakhir pedagang deposito cek di account nya, uang didebetkan di rekening pembeli dan dikreditkan ke rekening penjual. Infrastruktur E-Commerce harus didukung oleh 5 area. Yaitu, people, public policy, technicalstandards and protocols, business partners, dan support services.

Mekanisme Electronic cash di PC :

  1. Bank menyediakan aplikasi khusus kepada konsumen
  2. Konsumen membeli “uang elektronik” dari bank melalui aplikasi
  3. Bank mengirim catatan uang elektronik ke konsumen, disertai tanda tangan digital
  4. Uang disimpan pada PC pembeli dan bisa digunakan pada setiap electronic store yang menerima e-cash
  5. Aplikasi juga digunakan untuk mentransfer e-cash dari komputer pembeli ke komputer penjual
  6. Penjualan bisa menabung e-cash di bank atau menggunakannya untuk melakukan transaksi lainnya

Keamanan pada E-Commerce meliputi :

  • Enkripsi – proses membuat pesan tidak terbaca kecuali oleh pihak kunci dikripsi yang sesuai
  • Single-key encryption
  • Public/private key encryption
  • Public key infrastructure
  • Electronic Certificates
  • Secure Socket Layer (SSL)-protocol yg digunakan untuk mengenkrispi pesan
  • Secure Electronic Transaction Protocol (SET)- protocol untuk pemrosesan kartu kredit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php