Alexander Benny Pradipta

Functional Enterprise And OrganizationalSystems

Posted: November 18th 2012

Functional Information System.
Functional Information System terdiri dari beberapa sistem informasi kecil yang difokuskan pada kegiatan-kegiatan tertentu. Sistem informasi yang kecil ini berinteraksi dengan lingkungan. Spesifikasi dari Functional IS yaitu independen atau terintegrasi untuk membentuk suatu sistem fungsional departemen yang koheren. Juga, dapat diintegrasikan lintas departemen untuk mendukung proses bisnis yang luas (lintas departemen).

Transaction Processing Systems (TPS)
Tugas TPS yaitu pemrosesan order, hutang dan piutang, manajemen persediaan, pengiriman, dan penerimaan, buku besar, daftar gaji dan periodic reports and statements. Sifat-sifat dari TPS adalah 1) Memproses data yang berukuran besar, 2) memproses data secara cepat, 3) Input dan output data sangat terstruktur sehingga mudah dipahami, 4) TPS diopresaikan secara teratur. Dan yang terakhir, akurasi, integritas dan kenyaman sangat terjamin. Metode dari Transaction Processing System ini yaitu, data disimpan dan diproses secara manual, dan juga data hanya disimpan didalam timerecords dan tidak diproses

Sistem Informasi Manajemen.Sistem informasi manajemen berfungsi untuk menyediakan informasi setiap hari bagi manajermen. Manajemen Information Server menggunakan data dari Transaction Processing System sebagai data dasar. Fungsinya adalah untuk melaporkan atau reporting.

Decision Suport System.Sistem ini merupakan sebuah sistem yang menyerupai MIS namun lebih cerdas. Sistem ini mampu membantu manajer melakukan dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Dengan sistem ini user dapat berinteraksi langsung dengan sistem.

Area Bisnis Fungsional yang didukung Sistem Informasi. Area bisnis fungsional yang didukung oleh Sistem Informasi antaralain, sistem akutansi dan keuangan, sistem pemasaran dan penjualan, sistem manajemen produksi dan operasi serta sistem manajemen sumber daya manusia. Sistem akuntansi dan keuangan adalah sebuah sistem yang mengatur tentang perencanaan keuangan dan penganggaran. Sistem ini membantu manajemen investasi, membantu akses ke laporan keuangan dan ekonomi dan analisis keuangan, serta membantu dalam melakukan control keuangan.

Sistem Informasi perlu diintegrasikan. Alasannya yaitu fungsional dari sistem informasi yang sudah ada memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut adalah tidak bisa memberikan karyawan semua informasi yang mereka butuhkan, tidak dapat membuat departemen yang berbeda berkomunikasi secara efektif, dan penjualan penting, persediaan, dan data produksi sering dimasukkan secara manual ke dalam sistem komputer yang terpisah. Selain itu adanya perbedaan SI dan data redundant.

Interorganizational Information System. Interorganizational Information System adalah sebuah sistem elektronik yang melibatkan arus informasi antara dua atau lebih organisasi dalam hubungan on-going. Tujuan dari IOS adalah terjadinya proses transaksi yang efisien. IOSs dapat diimplementasikan dengan Swasta, jaringan pihak ketiga (nilai tambah jaringan) atau Diakses oleh jaringan public (internet). Tipe dari Interorganizational Systems adalah Sistem global, Electronic data interchange (EDI), Electronic funds transfer (EFT), Extranets, Shared databases serta Integrated messaging.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php