Blog Agus

Cek Hal Ini di Tempat Jual Beli Mobil Bekas

Posted: January 28th 2018

Tidak sedikit orang yang merasa kecewa setelah membeli mobil bekas. Mereka merasa tertipu karena barang yang dibeli sudah tidak lagi prima kondisinya. Memang bukan hal mudah menemukan mobil bekas yang masih berkualitas. Apalagi saat ini sudah ada semakin banyak cara dalam memoles mobil bekas yang kualitasnya buruk sehingga tampak bagus. Kasus yang sering terjadi ialah mobil bekas banjir atau bekas tabrakan yang dijual murah hingga mobil bekas yang dokumen-dokumennya palsu. Alhasil, pembeli kecewa dan melabeli mobil bekas sebagai mobil tidak layak beli. Padahal, seandainya kita bisa lebih cermat saat berada di tempat jual beli mobil bekas, mendapat mobil bekas yang masih dalam kondisi bagus bukanlah tidak mungkin. Mobil bekas yang paling riskan sendiri adalah mobil yang pernah terendam banjir. Terutama di Jakarta di mana banyak mobil bekas banjir yang dijual bebas di pasaran. Mobil bekas banjir, apalagi mobil yang menggunakan komponen elektrikal, akan mudah mengalami korselting. Sebagai contoh adalah komponen ICU yang akan rusak apabila terendam banjir. Penggantian ICU akan memakan biaya besar sehingga banyak penjual nakal yang mengotak-atiknya agar tampak seperti masih dalam kondisi baik.

Trik paling ampuh dalam mendapat mobil bekas berkualitas di tempat jual beli mobil bekas adalah jangan sampai tergiur harga murah. Ada harga pasti ada kualitas. Mobil bekas yang dijual dengan harga terlampau murah biasanya adalah mobil bermasalah. Entah itu mobil bekas banjir, bekas tabrakan atau bahkan mobil bodong. Selain tidak tergiur harga murah, belilah mobil bekas hanya di tempat yang bisa dipercaya. Hindari pembelian di tempat-tempat ilegal atau tidak resmi. Tempat penjualan yang sudah memiliki brand sendiri biasanya akan dapat dipercaya karena mereka akan menjaga nama baiknya sehingga tidak dikomplain pembeli. Tempat yang terpercaya seperti ini biasanya akan berani memberi jaminan, bahkan 100 persen uang kembali jika mobil ternyata cacat. Mereka juga tidak akan sembarangan dalam menyuplai mobil untuk dijual. Supplier biasanya hanya akan dipilih dari perusahaan mobil sudah besar. Selain itu, jangan tergesa-gesa dalam membeli. Lakukan survey dan jangan hanya membeli karena tampilannya terlihat bagus saja. Survey yang dilakukan pun bisa sampai 2 hingga 3 kali supaya benar-benar menemukan yang pas.

Pembelian mobil bekas harus disertai pengecekan kondisi body secara menyeluruh dan mendetail. Perhatikan bagian-bagian dari body mobil yang mungkin sebelumnya sudah pernah diganti. Cek di Google seperti apa kondisi mobil baru tersebut, kemudian bandingkan dengan mobil bekas yang akan dijual. Sebagai contoh apabila pintu pernah diganti, maka pastikan lebar nat antara pintu serta kusen sama lebarnya di sekeliling pintu. Bisa jadi hal ini berarti mobil tersebut pernah tabrakan atau mengalami patah. Yang tak kalah penting saat berada di tempat jual beli mobil bekas adalah cek kondisi mesin mobil. Mengecek kondisi mesin mobil akan dibutuhkan kemampuan teknikal mumpuni. Mobil bekas banjir umumnya akan memiliki suara lebih keras dibanding mobil yang kondisinya masih prima. Ajak seorang teman atau kerabat yang berpengalaman di bidang otomotif guna melakukan pengecekan. Terakhir, cek juga dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB. Pastikan semua surat-surat berharga tersebut adalah asli. Jelilah terhadap surat-surat kendaraan yang akan dibeli. Untuk memastikannya, kita bisa melakukan cek fisik di samsat setempat. Demikian beberapa tips dalam membeli mobil bekas yang harus kita tahu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php