Blog Agus

Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membeli Properti

Posted: December 3rd 2017

Properti bisa menjadi salah satu pilihan investasi di masa depan. Kenaikan harga properti membuat para pengusaha menanamkan uangnya ke bidang ini. Properti bisa sebagai jaminan bank untuk mendapatkan pinjaman atau dijual. Apalagi sekarang, sudah banyak situs jual beli properti yang mempermudah seseorang dalam mempromosikan properti yang ingin dijual atau disewakan.

Tapi, kalau Anda ingin berinvestasi pada properti harus berhati-hati jangan sampai salah mengambil tindakan. Jika Anda salah strategi, bisa-bisa malah merugi. Sebaiknya pikirkan tentang banyak hal dan jangan terburu-buru membeli tanah atau properti lainnya. Pastikan, Anda memiliki akta jual beli tanah yang syah. Nah, di bawah ini ada 6 hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum membeli properti!

Perhatikan lokasi dan kondisi properti

Saat Anda diajak melihat-lihat propert, perhatikanlah kontur tanahnya. Hindari membeli properti yang terletak di tanah yang mudah longsor. Setelah itu, perhatikan lokasi atau letak propertinya. Pastikan berada di lokasi yang strategis, baik jalannya mudah ditempuh, dekat dengan jalan umum dan dekat dengan berbagai fasilitas umum. Jangan lupakan juga untuk melihat akta jual belinya. Bila ada hal yang mencurigakan, lebih baik tidak membelinya.

Luas yang ideal

Dalam menginvestasikan uang dibidang properti, Anda juga harus mempertimbangkan luas dari properti tersebut. Kalau Anda membeli tanah untuk dibuat perumahan, sudah pastilah harus yang luasnya berhektar-hektar. Ketahui pula harga jual tanah disekitarnya, agar Anda tidak mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Pertimbangkan soal biaya

Membeli properti bukanlah perkara yang mudah. Banyak hal yang harus diurus seperti akta jual beli properti, akta tanah, perpajakan dan lain sebagainya. Anda juga harus mempertimbangkan biaya administrasi dengan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Anda harus mengecek semuanya dengan rinci dan lakukan pembelian secara syah. Jangan sampai properti tersebut menjadi sengketa di kemudian hari.

Bebas sengketa

Sebagai pembeli, Anda harus pintar. Kalau penjual yang mempunyai tanah itu dulunya membeli dari orang lain, maka lihatlah akta jual beli yang dia miliki. Terus periksa juga sertifikat propertinya. Jika ingin lebih akurat, gunakan bantuan orang yang ahli. Hindari membuat Akta jual beli sebelum Anda mengetahui tentang seluk beluk properti.

Bebas penggusuran

Langkah selanjutnya, Anda harus memastikan kalau properti itu tidak berada di tanah milik negara atau yang terdapat dalam peta rencana pembangunan pemerintah. Karena, jika begitu properti itu akan menjadi target pembebasan lahan oleh pemerintah. Saat ini, adanya sertifikat belum menjadi jaminan kalau bangunan atau tanah terbebas dari penggusuran.

Minta bantuan orang yang berpengalaman dan pejabat setempat

Selalulah didampingi oleh orang yang mengerti tentang properti dan kepengurusan surat-suratnya. Hal itu menghindarkan Anda dari penipuan atau kejahatan atas pembeli properti.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php