agnes

Hukum Bermain Judi Togel Online Menurut Undang – Undang

Posted: November 18th 2021

Penerapan hukum dan undang-undang terhadap permainan judi online 

Perkembangan internet yang kian hari meningkat menjadi salah satu alasan dimana orang mulai memperkenalkan barang bahkan jasa di dunia internet. Salah satunya berkembangnya perjudian secara online, dulu judi dilakukan secara konvensional tetapi ada banyak orang yang memanfaatkan situs untuk mendapatkan uang dengan mudah. Perjudian terkadang dianggap hal yang wajar padahal tidak seperti itu, perjudian online juga terdapat dasar hukumnya. Hukum bermain judi online menurut undang-undang sudah tertera jelas dan punya dasar hukum. 

Perjudian tidak hanya dilakukan oleh Indonesia tetapi Negara di seluruh dunia juga sudah mengenal permainan judi online sebagai permainan yang bisa menguntungkan dan mendapatkan uang. Ini akan berdampak selain kecanduan juga akan malas. Kerugian yang ditimbulkan juga bukan material saja tetapi inmateril juga. Konsep perjudian online ini adalah dengan memberikan taruhan berupa uang melalui kegiatan yang ada di internet. Cara memainkannya adalah dengan mengirim uang dan akan mendapatkan koin kemudian digunakan untuk bermain judi online. Pemain akan melakukan registrasi terlebih dahulu dengan membuat nama pengguna dan sandinya. Situs judi togel online terpercaya hanya ada di Papa4D dan terbukti membayar sejak tahun 2015.

Bentuk judi online 

Judi online ada banyak jenisnya misalnya perjudian melalui permainan bola secara online, poker, casino dan sebagainya. Ada beberapa website yang menyediakan permainan judi ini untuk diakses oleh penggunanya. Tetapi ada 3 jenis perjudian online yang seringkali dimainkan yaitu sociable games, games you can beat dan patience games. Sociable games, ini adalah jenis permainan judi online yang sering sekali dimainkan oleh orang banyak. Perjudian online yang masuk di dalam jenis ini adalah dadu, poker, let it ride dan sebagainya. Orang akan memainkan berbagai macam bentuk judi online yang bisa dilakukan. Yang kedua adalah jenis you can beat, jenis permainan judi online yang mengharuskan adanya persaingan sehingga pemain harus lebih berusaha keras untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Contoh permainan ini adalah sport betting, video poker dan lainnya. Sedangkan untuk contoh permain judi online seperti bingo atau lottery masuk ke dalam jenis judi online yang ketiga yaitu patience games. Permainannya dilakukan secara santai dan tidak ingin mendapatkan hasil secepat mungkin. Pemain akan menunggu nomornya keluar. 

Bagaimana cara membuktikan perjudian online?

Untuk membuktikan hal tersebut, anda harus mengetahui apa saja hal yang mesti diperhatikan. Memberikan tindak pidana setelah adanya pembuktian bahwa sudah terjadinya tindak pidana yaitu perjudian online dan juga tersangka memang adalah pelakunya. Pertama, penegak hukum harus mulai membuktikan apakah unsur sudah terpenuhi dan sudah dibuktikan. Hukum bermain judi online menurut undang-undang UU No.11 tahun 2008 pada pasal 27 ayat 2. Pasal ini berisikan orang yang dengan sengaja serta tanpa hak mendistribusikan atau mengakses informasi yang bermuatan perjudian. 

Ancaman pidana untuk perjudian online adalah penjara paling lama 6 tahun dan denda sebesar 1 milliar yang sudah diatur di UU ITE pasal 45 ayat 1.  Contoh penyidik melakukan penyelidikan pertama untuk membuktikan apakah pelaku sudah melakukan tindak pidana. Penyidik akan melalui proses pengaksesan website atau situs judi yang sudah di gunakan oleh paku untuk mengecek berapa kali diakses, seberapa banyak melakukan transferan untuk perjudian online dan sebagainya. Ini dilakukan dengan cara mengambil bukti dari laptop atau handphone yang digunakan untuk mengaksesnya. Serta data yang ada di rekening. Hasil tersebut sudah diatur di dalam pasal 44 UU ITE tentang hasil rekaman beberapa aktivitas yang dilakukan. 

Untuk membuktikan apakah itu sengaja atau tidak dapat dilihat dari pengunduhan aplikasi tersebut. Hal tersebut untuk membuktikan pemain telah melakukan tindak pidana selain dari bukti-bukti tersebut dan saksi-saksi yang sudah pernah melihat pemain tersebut telah melakukan hal tersebut. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan alat bukti (1) pengaksesan website seringkali dan pengunduhan aplikasi (2) bukti transfer uang taruhan (3) E-mail konfirmasi dan sebagainya. Hal ini bisa dijadikan bukti sesuai dengan dasar hukumnya yaitu Undang-Undang No.11 tahun 2008 yang menerangkan tentang informasi serta transaksi elektronik. Hal ini perlu diketahui oleh orang banyak bahwa Hukum bermain judi online menurut undang-undang adalah salah satu bentuk tindakan pidana.


Comments are closed.

Artikel lainnya

Fakta Hkpools Dilarang Pemerintah

Go to post

Hal Buruk Dalam Keluaran Hk Harus Diketahui

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php