brigitaauliaafrinda

SI EKSOTIS DARI JAWA BAGIAN BARAT

Posted: November 30th 2018

Hasil gambar untuk owa jawa

Sumber gambar : https://republika.co.id/

Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya akan flora dan fauna yang tersebar di seluruh pulau dari Sabang sampai Merauke tak terkecuali di Pulau Jawa yang memiliki berbagai hewan endemik. Salah satu contoh hewan endemik yang eksotis dari Pulau Jawa adalah Owa Jawa (Hylobate moloch). Populasi Owa Jawa banyak ditemukan di Pulau Jawa bagian barat yang populasinya hanya berkisar 1000-2000 ekor.

Mungkin banyak dari kalian yang belum mengenal Owa Jawa, jadi Owa Jawa adalah sejenis primata dari suku Hylobatidae. Owa Jawa memiliki ciri-ciri tangan yang panjang yang berguna untuk berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya dan tidak memiliki ekor. Warna dari bulu Owa Jawa adalah abu-abu dengan kepala yang berwarna lebih gelap daripada tubuhnya. Owa Jawa sering melakukan aktifitas pada pohon yang tinggi maka dari itu Owa Jawa membutuhkan tangan yang panjang untuk berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya. Owa Jawa memiliki sifat yang mirip dengan manusia karena Owa Jawa betina hanya menikah dengan satu jantan atau disebut dengan monogami dan anak Owa Jawa akan terus bersama keluarga hingga berusia 8 tahun.

Populasi Owa Jawa saat ini ditemukan di Hutan Gunung Gede Pangrango,  Taman Nasional Ujung Kulon dan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak yang bertindak sebagai tempat konservasi dari Owa Jawa.  Berdasarkan IUCN, Owa Jawa tercatat sebagai satwa yang terancam punah maka dari itu berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 tentang Pengawetan jenis Tumbuhan dan Satwa yang menyatakan bahwa Owa Jawa merupakan satwa yang dilindungi. Populasi Owa Jawa yang sedikit dikarenakan Owa Jawa hanya bisa melahirkan sekali tiap tiga tahun dan mengandung anaknya selama 7 bulan oleh karena itu perkembangbiakannya tidak secepat primata lainnya.

Penyebab lain Owa Jawa dikategorikan sebagai satwa yang terancam punah adalah karena adanya “PERBURUAN”. Perburuan sering dilakukan pada bayi Owa Jawa dengan tujuan untuk diperdagangkan pada pasar gelap mengingat bayi Owa Jawa merupakan hewan yang eksotis dan unik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Salah satu kebiasaan Owa Jawa adalah menyusui anaknya selama 18 bulan, jadi selama masa tersebut bayi Owa Jawa akan terus berada dipelukan induknya. Keadaan tersebut membuat pemburu yang ingin mengambil bayi Owa Jawa harus membunuh induknya terlebih dahulu yang mengakibatkan pasangannya menjadi stress tinggi dan dikemudian hari bisa menyebabkan kematian pada primata tersebut. Bisa dikatakan bahwa mengambil satu bayi Owa Jawa dapat membunuh satu keluarga (4 hewan primata) yang menyebabkan menurunnya populasi.

Owa Jawa dikenal sebagai primata yang hidup pada hutan yang memiliki kanopi karena kehidupannya bergantung pada pepohonan yang rindang dan rapat. Sumber makanannya berupa buah-buahan yang berasal dari pohon. Hal yang sangat disayangkan belakangan ini adalah banyak habitat Owa Jawa yang dijadikan pemukiman penduduk dan menjual kayu hasil penebangan hutan untuk keperluan manusia. Berkurangnya habitat Owa Jawa menyebabkan banyak Owa Jawa yang kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan sehingga menyebabkan primata tersebut stress dan bisa mati dikemudian hari. Hal itulah yang menyebabkan populasi dari Owa Jawa menurun.

Yuk ! mulai sekarang kita berpartisipasi menjaga Owa Jawa dengan cara membagikan blog ini kepada teman-teman kalian supaya banyak orang tahu dan mengerti betapa pentingnya menjaga keanekaragaman fauna di Indonesia terutama Owa Jawa yang sudah terancam punah!! Bentuk kontribusi kalian dalam pelestarian Owa Jawa bisa ditunjukkan pula dengan menjaga hutan-hutan yang ada disekitar kalian dan

STOP PERDAGANGAN OWA JAWA!


36 responses to “SI EKSOTIS DARI JAWA BAGIAN BARAT”

  1. renkarenninabrata says:

    Informasi yang diberikan sudah informatif terutama spesies ini kurang banyak diketahui dan diperhatikan. Saran saya untuk aksi mungkin bisa diawali dengan edukasi masyarakat dan menjalin relasi dengan berbagai lembaga maupun LSM supaya dapat upaya konservasi dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih infonya dan salam konservasi !

  2. Angela Mericy Cinditya Evelin says:

    Menarik. Sudah ada gambar sebagai pelengkap. Semoga langkah untuk melestarikan Owa Jawa dapat berlangsung dengan baik.

  3. feliciadesinorarahmawati says:

    informasinya menarik karena saya sendiri baru tau akan satwa ini. sebenernya kalau mereka memperdagangkan satwa ini, satwa ini hanya sekedar sebagai hewan peliharaan di rumah atau sebagai apa?

  4. earlien says:

    artikelnya sudah sangat baik dan informatif

  5. ivanph says:

    Apakah ada tindakan pidana bagi pemburu owa jawa ini?

    • afrin says:

      Ada sanksi yang mengacu pads tindakan pidana yang diatur pada UU No.5 tahun 1990 yaitu penjara 5 tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah

  6. ichakaswari says:

    informasi yang diberikan tentang owa jawa sudah lengkap.

  7. Desideria says:

    Artikel sangat informatif. Mungkin harus lebih ditekankan lagi untuk aksi yang dilakukan dalam menyelamatkan owa jawa ini

  8. fabiolannatz says:

    artikelnya cukup menarik dan informatif.

  9. vennyadellaa says:

    terimakasih telah memberikan kami wawasan tentang satwa ini, semoga action plannya berjalan dengan baik ya

  10. Peeta says:

    Hmm menarique

  11. ikhalamere says:

    Artikelnya sangat menarik dan informatif. Semoga action plannya berjalan sesuai dengan keinginan, semangat !

  12. THE TEA IS HOT says:

    good

  13. keithykho says:

    Semangat untuk aksi menyelamatkan owa Jawa! semoga terlaksanakan semua aksinya yaa

  14. bernadettads says:

    informasi nya sangat bagus dan mengedukasi

  15. Yovie Santoso says:

    Semoga dengan langkah sederhana ini Owa Jawa dapat lestari

  16. agathachandra says:

    wahhh informasinya bagus sekali yaa sangat mendidik dan semoga dapat menginspirasi dan menyadarkan masyarakat untuk melakukan konservasi owa jawa ini ya sayang sekali kalo sampe punah

  17. caeciliabekti says:

    sangatt membuka wawasan bagi para pencinta satwa khususnya primata ini, semoga aksimu ini dapat membawa dampak besar untuk saling menyelamatkan satwa lainya khusunya owa jawa yang teancam,, suksess temannn

  18. Clarita Angelina says:

    Wah artikelnya sangat informatif! Semoga semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi untuk mulai melestarikan Owa Jawa yaa 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php