adhimasangga

Apa Penting Memakai Kawat Gigi

Posted: April 15th 2019

Behel / kawat gigi (di bahasa belanda) maupun braces di bahasa Inggris, merupakan trend terbaru yang berkembang dalam kalangan pemuda-pemudi Indonesia. Dahulu kawat gigi / yg lebih sering dinamai behel termasuk satu diantara berbagai macam cara untuk memperbaiki tatanan gigi yg tidak rata maupun bertumpuk. Pola gigi yg kurang rata mempersulit anda dalam membersihkan bekas makanan pada sela-sela gigi yg tersembunyi, untuk membenahi mekanisme kunyah makanan, serta artikulasi sewaktu bertutur. Tatanan gigi yang bermasalah tersebut juga tentu saja menimbulkan kurangnya PD sewaktu bertemu dengan orang-orang baru di dalam kehidupan kamu.

Tapi akhir-akhir ini pemakaian behel bukan berdasarkan permasalahan yang terjadi di gigi namun demi menunjang tampilannya yg semestinya tak wajib dilakukan. Kenapa situasi tersebut dianggap belum perlu? Sebab menggunakan kawat gigi itu perlu melakukan perawatan ekstra, korban waktu maupun dana yg mahal. Di bawah bakal diterangkan tips-tips yg dapat dipakai sebagai pertimbangan ketika memutuskan pakai kawat gigi:

periksa gigi di dokter spesialis ortodonti

Sebelum Mengenakan Behel

Mengenali Tujuan, Sesuaikan dgn Efek yg Akan Timbul
Kamu itu memang mempunyai masalah dgn susunan gigi yang kurang teratur atau hanya ikut trend? Hal ini vital sebab jawaban pertanyaan tadi bakal menganalisis fungsi dan resiko yang mungkin timbul sewaktu anda menggunakan behel. Tepat, tak bakal ada yang mempermasalahkan bila kamu pada akhirnya memakai kawat gigi atau behel sebagai trend, tapi bila iya, kamu haruslah mengerti bahaya / efek negatif yang timbul sesudah memakai kawat gigi diantaranya adalah kawat gigi mungkin bisa merusak tatanan gigi. Tulang yang menahan gigi bisa saja rusak yg dapat menyebabkan tidak kokohnya gigi. Masalah ini adalah masalah pelik yang tidak mungkin dibayar, oleh karena gigi bila udah goyang tidaklah dapat dicekat lagi. Berbagai dampak yang lain yang mungkin saja timbul adalah, sakit sewaktu pertama kali memakai kawat gigi. Lubang pada gigi serta karang gigi bakal cepat timbul sebab enggan gosok gigi dan juga menjaga kebersihan mulut. Belum lagi dampaknya untuk jaringan lunak, terutama di gusi, pipi, dan juga bibir akan lebih cepat terserang gusi bengkak serta sariawan.

Ketahui Cara Pemasangan
Jangan sampai keliru memilih dokter gigi, menurut apa yang saya perhatikan, di negara ini banyak sekali praktik pemasangan kawat gigi yang ilegal termasuk teman saya sendiri melakukan hal itu. Ilegal disini dimaksudkan praktik pasang behel oleh mereka yang baru belajar (bukanlah dokter gigi) memasang kawat gigi serta memulai praktik dgn ongkos murah. Harus anda ketahui juga memasang behel tak semudah yg kamu pikirkan lantaran membuat behel yang benar memerlukan proses pemeriksaan, rontgen tatanan gigi dan juga cetakan gigi pasien buat memahami posisi gigi yang benar-benar butuh perawatan. Wajib diperhatikan memasang behel harus dilakukan oleh ahlinya.

Agar tak ada efek samping, pastikan terlebih dahulu kamu pasang kawat gigi pada ahlinya yaitu dokter gigi yg spesialis memasangkan kawat gigi yakni spesialis ortodonti.

Memahami Beraneka macam Model Behel
Tersedia berbagai tipe behel ada yg terbuat dari logam, clear atau transparan yang warnanya mirip warna dari gigi. Buat clear, bahan dasarnya mungkin terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Treatment orthodontik bisa dijalankan menggunakan alat lepas pasang (removable appliance), alat cekat (fix appliance) ataupun campuran keduanya.

Alat Lepas-Pasang
Alat Lepas Pasang (removable appliance) dapat memperbaiki kelainan letak gigi yg tidak berat dgn hasil yang bagus. Alat ortodonti yg lepasan dibagi jadi:

- Plat dasar yang dibuat menggunakan akrilik dan juga melekat pada langit langit rahang atas / pada rahang bawah.
- Bagian aktif yg terbuat dari kawat stainless steel yang gunanya untuk menggeser gigi menuju tempat yang dikehendaki.
- Bagian retensi buat mencegah biar alat tak terlepas dari gigi.

Alat Cekat
Alat Paten (fix appliance) ialah alat yang ditempel pada tiap tiap gigi dan dibagi menjadi:

- Bracket serta band (cincin) bahan dasarnya dapat berupa metal atau non metal semacam plastik, porselen, dan komposit. Material-material itu punya warna yg menyerupai corak warna gigi. Band direkatkan di gigi geraham.
- Archwire (busur kawat)
- Pengikat yang menyatukan bracket dan archwire, terbuat menggunakan kawat lembut ataupun karet. 

Perawatan Ketika Memasang Behel

Terdapat beberapa hal yang wajib dilakukan bila anda memakai kawat gigi yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, setiap waktu siapkan tusuk gigi. Serta janganlah sampai lupa untuk membawa sikat gigi untuk membuang sisa-sisa makanan yang menempel di bracket. Pakai sikat gigi khusus untuk perawatan orthodontik ataupun sikat gigi anak-anak, yang bulu-bulu lebih lembut agar tidak merusak bracket. Berangkat ke dokter gigi seperti janji temu yang dibuat dokter gigi. Irislah kecil-kecil setiap makanan yang dimakan dan kunyahlah dengan cara perlahan-lahan. Jikalau menggunakan karet elastik (head gear), pasanglah menurut saran dokter gigi. 2 hal yg dilarang saat memakai kawat gigi yaitu melepas ataupun menyetel behel sebab dapat merubah pola yg telah ditetapkan.

Siapkan Dana Lebih
Lantaran bahan untuk behel banyak yg masih didatangkan dari LN, maka uang perawatan dengan alat ini lebih mahal. Setiap konsul ke dokter gigi biasanya dikenakan uang lagi. Buat yg memiliki kebutuhan yg cukup banyak alangkah baik jika keinginan buat mengenakan behel ditunda dahulu.

Inilah sejumlah pertimbangan ketika anda ingin memilih untuk mengenakan kawat gigi. Jika susunan gigimu yang tidak rata membuat kamu gelisah. Gunakan kawat gigi melalui dokter yg sungguh-sungguh pakar di pemasangan kawat gigi, seperti yang saya bilang sebelumnya yaitu dokter gigi spesialis ortodonti. Bila anda sekedar menuruti tren serta telah memikirkan baik-baik akibat yg muncul itupun tak dilarang, akan tetapi ada baiknya tampilkan kecantikan natural dalam diri kamu. Buat anda yang berada di daerah jakarta, Klinik Gigi Tooth Signature Kelapa Gading mungkin solusinya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php