Abraham Payunglangi

Cytochrome-b (Cyt-b) dalam membongkar hubungan kekerabatan Haliaeetus leucogaster dengan anggota genus Haliaeetus yang lain

Posted: August 22nd 2017

Hi teman-teman, saya memiliki sebuah artikel menarik mengenai salah satu predator top yang memiliki ciri khas yang unik. artikel ini membahas mengenai STUDI FILOGENETIK ELANG LAUT PERUT PUTIH (Haliaeetus leucogaster) YANG HIDUP DI PULAU JAWA BERDASARKAN GEN Cytochrome-b (Cyt-b). Elang Laut Perut Putih merupakan satu-satunya anggota genus Haliaeetus yang dapat ditemukan di Indonesia. Spesies ini hidup di daerah pesisir, hutan pantai dan lepas pantai dan berperan sebagai predator di ekosistem pesisir. Populasi spesies ini, terutama di pesisir selatan Jawa, namun sayangnya populasinya terus menurun akibat perburuan liar.

Jangkauan distribusi Elang Laut Perut Putih yang sangat luas, dan dengan adanya fragmentasi habitat, memungkinkan terjadinya perubahan pada keanekaragaman genetik dalam satu spesies.

Gambar 2. Peta Distribusi global Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus leucogaster).
Sumber: IUCN Red List, 2017.

Oleh sebab itu, dalam penelitian ini dilakukan studi filogenetik terhadap tiga individu Elang Laut Perut Putih yang hidup di Pulau Jawa berdasarkan gen Cytochrome-b (Cytb). Penelitian ini dilakukan dengan cara mengekstraksi DNA total dari darah Elang Laut Perut Putih menggunakan High Pure PCR Preparation Kit dari Roche dengan protokol yang dimodifikasi. Amplifikasi gen Cyt-b dengan cara PCR menggunakan sepasang primer hasil desain yaitu HL Cyt-b F1 5’– TAG GAA TCT GCC TGC TGA CA-3’ dan HL Cyt-b R1 5’–TTA GTG GTT GAG AAG TTT GT- 3’. Hasil PCR kemudian dielektroforesis dengan mengguanakan gel agarose 0,8%.  Hasil analisis filogenetik berdasarkan gen Cyt-b, dapat disimpulkan bahwa Elang Laut perut putih yang diteliti merupakan spesies Haliaeetus leucogaster yang berkerabat dekat dan membentuk species complex dengan Haliaeetus sanfordi.

Kelompok burung elang laut (genus Haliaeetus) merupakan kelompok monofiletik burung pemangsa yang tersebar di seluruh belahan dunia. Genus ini beranggotakan 8 spesies, 4 di antaranya tersebar di belahan bumi utara yaitu Haliaeetus albicilla, Haliaeetus leucocephlus, Haliaeetus pelagicus, Haliaeetus leucoryphus; 4 spesies sisanya, yaitu Haliaeetus vocifer, Haliaeetus vociferoides, Haliaeetus leucogaster, dan Haliaeetus sanfordi tersebar di belahan bumi selatan. Di Asia Selatan dan Australia, terdapat satu spesies Haliaeetus yang tersebar mulai dari pesisir barat India, China, seluruh wilayah pesisir Asia Tenggara termasuk seluruh kepuauan Indonesia, Filipina, Papua Nugini, dan Australia yaitu Haliaeetus leucogaster.

Gambar 1. Perbedaan ciri morfologi Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus lecogaster) (A) dengan Elang Ekor Putih (Haliaeetus albicilla) (B), Elang Botak (Haliaeetus leucocephalus) (C) dan Elang Laut Steller (Haliaeetus pelagicus) (D).
Sumber: www.arkive.com

Satu-satunya spesies Haliaeetus yang ada di Indonesia adalah Haliaeetus leucogaster (Elang Laut Perut Putih). Elang Laut Perut Putih atau Haliaeetus leucogaster merupakan raptor teritorial berukuran besar yang hidup di daerah pesisir, danau dan sungai perennial.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sekuen gen Cyt-b Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus leucogaster) yang hidup di Jawa Timur dan menyusun topologi pohon filogenetik untuk mengetahui hubungan kekerabatan Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus leucogaster) Jawa Timur dengan anggota genus Haliaeetus yang lain berdasarkan sekuen gen Cyt-b.

Sumber :

Riri Wiyanti Retnaningtyas, Nuning Wulandari, Dwi Listyorini. STUDI FILOGENETIK ELANG LAUT PERUT PUTIH (Haliaeetus leucogaster) YANG HIDUP DI PULAU JAWA BERDASARKAN GEN Cytochrome-b (Cyt-b). Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php