Earth Ranger

About Bauxite

Posted: March 3rd 2015

Bauksit merupakan mineral bijih alumina yang dimanfaatkan sebagai bahan galian industri, sebagai bahan dasar pembuatan jenis logam aluminium. Bauksit berasal dari endapan residual dari proses lateritisasi batuan asal. Bauksit adalah bahan mineral yang heterogen, yang mempunyai mineral dengan susunan terutama dari oksida aluminium, yaitu berupa mineral buhmit (Al2O3H2O) dan mineral gibsit (AL2O3 3H20). Secara umum bauksit mengandung al2O3 sebanyak 45-65 %, SIO2 1-12 %, Fe 2O3 2-25%, TiO2 >3 % dan H2O 14-36 %. Gambar 1. Bauksit (Sumber :www.geology.com) Bijih bauksit terjadi di daerah tropika dan subtropika dengan kemungkinan pelapukan sangat kuat. Bauksit terbentuk dari batuan sedimen yang mempunyai kadar Al nisbi tinggi, kadar Fe rendah dan kadar kuarsa SiO2 bebasnya sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali. Batuan tersebut (misalnya sienit dan nefelin yang berasal dari batuan beku, batu lempung, lempung dan serpih. Batuan-batuan tersebut akan mengalami proses lateratisasi, yang kemudian oleh proses dehidrasi akan mengeras menjadi bauksit. Bauksit … Read more


Labi-labi Moncong Babi (Carrethochelys insculpta)

Posted: December 6th 2014

Pig-nosed Turtle atau kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta) pertama kali di deskripsikan sebagai suatu genus baru pada tahun 1886 oleh E. P Ramsay berdasarkan spesimen yang ditemukannya di Strickland River, Papua New Guinea. Setelah penelitian dan deskripsi yang begitu panjang, Boulenger (1887) menempatkan Carettochelys dalam Famili nya sendiri, yakni Carettochelyidae. Berikut ini adalah klasifikasi lengkap hewan yang juga dikenal dengan nama labi-labi moncong babi menurut IUCN   Kingdom         :           Animalia Phylum            :           Chordata Class                :           Reptilia Order               :           Testudines Family             :           Carettochelyidae   Kura-kura Moncong Babi memiliki penyebaran yang sangat terbatas, yang ditemukan dalam sistem sungai utara di Australia bagian utara dan di dataran rendah selatan New Guinea. Kura-kura ini menghuni beberapa sungai dalam bagian utara, termasuk Victoria dan Sungai Daly.  Di Provinsi Papua, kura-kura jenis ini terdapat di bagian selatan mulai dari Timika, Asmat, Mappi, Boven Digul, Yahukimo, hingga sebagian kecil wilayah Merauke. Kura-kura yang memiliki rahang … Read more


Sekilas Mengenai Ekologi dan Molekuler

Posted: September 11th 2014

                                                           Kepunahan telah menjadi suatu hal yang umum sepanjang masa evolusi bumi. Bagaimanapun, tingkat kepunahan sendiri tidak pernah konstan. Setiap hari nya ada kurang lebih puluhan bahkan ratusan spesis yang punah di seluruh belahan bumi. Telah terjadi “Five Mass Extinction” yang terdiri dari beberapa masa diantaranya Ordovician, Devonian, Permian, Triassic, dan Cretaceous. Pada akhir dari masa Crotaceous yang terjadi kurang lebih 65 juta tahun yang lalu, diketahui bahwa telah punah beberapa spesies diantaranya dinosaurus, hampir semua jenis tumbuhan dan beberapa kelompok binatang yang ada pada saat itu. Contohnya 38% genera dari hewan laut telah punah yang juga diikuti dengan tingginya kepunahan hampir semua jenis hewan darat yang ada pada zaman itu. Saat ini, pada massa The 6th Extiction, manusia sedang gencar-gencarnya melakukan upaya konservasi untuk mencegah kepunahan makhluk hidup … Read more


The Golden Mantled Tree Kangaroo

Posted: September 10th 2014

  Ada yang pernah mendengar tentang spesies lucu yang satu ini ? Ya ! Golden Mantled Tree Kangaroo atau kanguru pohon mantel emas adalah salah satu spesies endemik yang menarik (baik nama maupun morfologi nya) dari Papua dan Papua New Guinea. Weimang, begitu masyarakat lokal menyebut hewan lucu dengan nama latin  Dendrogalus pulcherrimus ini ditemukan pada pertengahan pegunungan hutan hujan pada ketinggian 680-1120 mdpl di Gunung Toricelli, Provinsi Sandaun, PNG. Selain Dendrogalus pulcherrimus, ditemukan juga dua dari tiga spesies kanguru pohon lain diantaranya Tenkile (D. scottae) dan Finsch’s tree Kangaroo ( D. inustus finschi). Kanguru mantel emas ini kini hanya ditemukan di ujung timur Torricelli. Distribusi hewan yang merupakan jenis mamamlia besar baru untuk Indonesia  ini tidak diketahui secara pasti, tetapi menurut warga sekitar hanya kurang dari 50 kilometer persegi. Sayang bukan ? Kanguru pohon ini pertama kali ditemukan oleh Pavel German pada tahun 1990 di Puncak Sapau, Gunung Torricelli, … Read more


Hello world!

Posted: September 5th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php