Walla, this is it….

SAVE SUMATRAN SIAMANG, SAVE FOREST !

Posted: December 5th 2015

Pada tulisan sebelumnya telah dijabarkan tentang kehidupan salah satu jenis owa yaitu Siamang Sumatra (Symphalangus syndactylus), namun pada tulisan ini saya akan lebih memberikan aksi upaya konservasi yang dapat kita lakukan sebagai mahasiswa terkhusus lagi sebagai mahasiswa biologi. Review dari artikel sebelumnya, Siamang merupakan hewan yang dikategorikan ke dalam hewan yang terancam punah berdasarkan IUCN Red List 2009. Dalam ekologi hutan, Siamang memainkan peran penting di hutan tropis sebagai penyebar benih ketika buang air besar sehingga beberapa biji dapat disebarkan secara utuh dan tidak rusak berjarak ratusan meter dari pohon induknya. Bayangkan, jika agen penyebar benih punah dari alam, maka akan berdampak pada degradasi hutan secara jangka panjang dan adanya persaingan antar tumbuhan dan turunannya dalam kawasan tersebut. Meskipun memiliki peran yang penting secara ekologi, Siamang hanya mendapat perhatian minim dari upaya konservasi dan riset terkadang malah diabaikan karena kebanyakan para konservasionis, ilmuwan dan masyarakat global yang lebih intensif memberikan … Read more


Symphalangus syndactylus, Kera Hitam Sumatera Berstatus Endangered

Posted: September 9th 2015

           Gambar 1. Siamang (www.arkive.org)              Gambar 2. Siamang berpasangan (www.arkive.org) Tahukah kalian terhadap jenis primata yang satu ini? Ya, ini adalah siamang atau disebut siamang Sumatera. Mungkin beberapa dari kalian mungkin belum pernah mendengar nama itu bahkan asing. Memang siamang tidak se-eksis jenis primata lainnya seperti monyet, kera, orang utan, dan gorilla karena hewan ini memang sudah dikategorikan ke dalam hewan terancam punah. Nah, sebelum kita membahas mengenai status siamang yang sudah mulai langka, yuk kita kenalan dulu dengan hewan yang satu ini karena ada pepatah mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”. Siamang atau siamang Sumatera memiliki nama latin Symphalangus syndactylus merupakan sejenis primata yang tidak memiliki ekor dan berpostur kurang tegap namun berlengan panjang. Hewan ini memiliki bulu berwarna hitam agak cokelat kemerahan di seluruh tubuhnya kecuali pada sekitar mulut berwarna agak keputihan. Siamang memiliki kantung suara di bawah dagu … Read more


Inbreeding Mempengaruhi Fekunditas Neovison vison

Posted: September 1st 2015

Sumber : www.uniprot.org Sumber : www.arkive.org Sebelum saya membahas panjang lebar tentang artikel Cerpelai Amerika tersebut, ada baiknya kalau kita berkenalan terlebih dulu dengan Cerpelai. Apa itu cerpelai? Cerpelai merupakan mamalia  berukuran kecil yang membentuk Genus Mustela, bertubuh panjang dan ramping dengan kaki pendek dan merupakan predator aktif. Sedangkan Cerpelai Amerika merupakan spesies semi air yang berasalah dari Amerika Utara, karena adanya jangkauan ekspansi yang luas maka hewan ini digolongkan sebagai hewan dengan tingkat perhatian yang rendah oleh IUCN. Pada artikel ini, dijelaskan bahwa perkawinan sekerabat atau dalam versi asli artikel (bahasa inggris) disebut dengan inbreeding merupakan suatu masalah yang terus meningkat dalam peternakan bulu cerpelai. Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, perlu kita ketahui tentang inbreeding itu sendiri, inbreeding adalah perkawinan antara dua atau lebih individu yang masih memiliki hubungan kekerabatan genetik. Kembali ke awal kenapa bisa jadi masalah? Hal ini disebabkan karena keterbatasan pertukaran individu antar peternakan sehingga memaksakan adanya perkawinan sekerabat. … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php