Siprianus Bhuka

TIMAHKU ” MILIAR DOLARKU”

Posted: March 3rd 2015

Siprianus bhuka (120801275) A. Deskripsi Timah Timah adalah unsur logam pada golongan 4A, periode 5 tabel periodik kimia, yang memiliki nomor atom 50. Lambang Sn dari unsur ini diambil dari bahasa latin timah yaitu Stannum. Dilihat dari kelimpahannya di alam, timah adalah unsur urutan ke-49 paling melimpah di alam. Berikut serba-serbi tentang unsur timah. Sifat Fisik Timah Informasi Umum Nama Unsur : Tin Simbol : Sn (Stannum : Latin) Nomor Atom : 50 Kelompok : Logam Golongan : 4a Sifat Atom Berat Atom : 118,70999999999999 Densitas : 7.30 g/cm3 Struktur Kristal : Tetragonal Kofigurasi Elektron : 2,8,18,18,4 Elektron Valensi : 2,4 Orbital : [Kr] 4d10 5s2 5p2 Jari-jari Atom : 1.72 Angstrum Jari-jari Ion : .71 (+4) Angstrum Volume Atom : 16.3 cm3/mol Elektronegativitas : 1,96 Energi Ionisasi I : 7.3438 V Energi Ionisasi II : 14.632 V Energi Ionisasi III : 30.502 V Bilangan Oksidasi : (4),2 Termodinamika Titik … Read more


LESTARIKAN CENDANA

Posted: December 6th 2014

BERTAHANLAH POHON CENDANA (Santalum album) 1. Diskripsi dan Persebaran. Cendana (Santalum album) memiliki batang berukuran kecil hingga sedang dengan diameter mencapai 40 cm dan tinggi mencapai 20 meter, dan kerap menggugurkan daun. Batangnya bulat agak berlekuk-lekuk. Tajuk pohonnya ramping atau melebar. Kulitnya kasar dan berwarna cokelat tua. Batang yang sudah tua berbau harum. Daun cendana tunggal, berhadapan dengan bentuk elips dan tepi daun yang rata. Ujung daun runcing meskipun terkadang membulat. Akar cendana tanpa banir. Cendana memiliki perbungaan yang terminal atau eksiler yang tumbuh di ujung dan ketiak daun. Cendana memiliki buah batu berbentuk bulat yang berwarna hitam saat masak. Cendana tumbuh di tanah yang panas dan kering terutama di tanah yang banyak kapurnya pada ketinggian hingga 1.200 m dpl. Cendana merupakan tumbuhan hemiparasit (setengah parasit) yaitu bersifat parasit hanya dalam sebagian tahap perkembangannya. Pada awal masa pertumbuhannya kecambah pohon cendana membutuhkan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya. Karena prasyarat inilah … Read more


BERTAHANLAH KUDA SANDELWOOD.

Posted: September 8th 2014

BERTAHANLAH KUDA SANDEL WOOD. Kuda sumba atau Sandel Wood (Equus caballus) dan kuda batak merupakan kuda lokal asli Indonesia (Soehardjono, 1990). Populasi kuda di Pulau Sumba pada tahun 2000 mencapai 214.540 ekor. Pada tahun 2008 turun menjadi 145.760 ekor kuda, berarti selama kurun waktu 8 tahun terjadi penurunan populasi sebesar 32% atau 4% per tahun (Anonimus, 2011). Fenomena penurunan populasi kuda Sandel Wood di Indonesia memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara hati-hati .Hal ini dikarenakan serangan penyakit dan kalah saingnya dengan ternak sapi “ongole” Sumba. Kuda sandel memiliki postur rendah bila dibandingkan kuda-kuda ras dari Australia atau Amerika. Tinggi punggung kuda antara 130 – 142 Cm. Banyak dipakai orang untuk kuda tarik, kuda tunggang dan bahkan kuda pacu. Keistimewaannya terletak pada kaki dan kukunya yang kuat dan leher besar. Ia juga memiliki daya tahan (endurance) yang istimewa. Warna rambutnya bervariasi: hitam, putih, merah, dragem, hitam maid (brownish black), … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php