Ryan Febri

PROYEK PELESTARIAN JATI MENJADI LAHAN HIJAU

Posted: December 6th 2015

Masih bisa ga kalian dengerin suara cuitan burung di pagi hari? Masih sejuk ga sih tempat kalian berada saat siang datang? Atau suara burung- burung itu berubah menjadi suara auman knalpot yang tak henti-henti? Atau kesejukan yang ada telah hilang dan terganti oleh panas dan gerah? Coba sekarang lihat sekeliling kalian dan hitung berapa pohon tinggi yang ada disitu? 50? 25? 10? Atau 1? (memprihatinkan). Dengan semakin meningkatnya  ancaman terhadap keberadaan berbagai satwa maupun tumbuhan langka, upaya pelestarian menjadi topik yang sangat penting dan menarik untuk dikaji. Nah, untuk merealisasikan itu maka dimulai dengan hal yang paling sederhana yaitu penyediaan lahan hijau. Ruang terbuka hijau adalah area yang penggunaanya bersifat terbuka yang berisi tanaman baik yang tumbuh secara alamiah maupun sengaja ditanam untuk keperluan konservasi dan keidahan. Sebenarnya dalam Undang-undang No 26 tahun 2007 sudah diatur bahwa 30% wilayah kota harus berupa RTH, namun setelah dilihat-lihat banyak wilayah yang belum mematuhi … Read more


Menjadikan Banteng Tidak Hanya Sebagai Lambang Partai

Posted: September 7th 2015

  Kalian pasti sering melihat banteng kan? Dimana? Di Garuda Pancasila? atau di lambang partai politik? Nah, sebenarnya banteng merupakan salah satu binatang yang khas di Indonesia maupun asia tenggara secara umum. Banteng Jawa (Bos javanicus d’ Alton 1823) merupakan mamalia berkuku genap yang memiliki beberapa peranan dalam siklus hara dan komposisi komunitas tumbuhan. Namun seiring semakin tingginya tingkat konsumerisme manusia kini banteng semakin terancam keberadaannya. International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menetapakan banteng sebagai satwa yang terancam punah. IUCN menyatakan bahwa populasi banteng terancam karena berkurangnya habitat dan juga disebabkan oleh perburuan liar. Banteng jantan dan betina memiliki perbedaan warna dan ukuran tubuh yang sangat jelas. Banteng jantan dewasa biasanya berwarna hitam kelam, sedangkan yang betina berwarna coklat cerah. Bentuk tanduk jantan dan betina juga berbeda. Dalam kasus yang sangat jarang, ada jantan yang memiliki warna coklat cerah, contohnya banteng di TNUK dan TN Baluran (TNB). Untuk … Read more


PERBANDINGAN PENGGUNAAN BULU DENGAN DARAH SEBAGAI SUMBER DNA PADA MOLEKULAR SEXING

Posted: August 29th 2015

Hampir setiap hari kita pasti melihat adanya burung-burung yang berseliweran di sekitar kita. Jika kita sedang melihat burung-burung tersebut maka hampir pasti pertanyaan pertama yang muncul adalah jenis apa burung tersebut? Pertanyaan berikutnya yang mungkin mengikuti adalah burung tersebut jantan atau betina? Untuk pertanyaan yang kedua tersebut memang agak sulit untuk langsung dijawab. Menurut Dawson dkk (2001) secara umum burung dengan morfologi seksual memiliki morfologi yang nyaris tak dapat dibedakan antara jantan dan betinanya. Hal ini akan menyebabkan kebingungan tersendiri bagi para peneliti maupun pengamat untuk menentukan jenis kelamin burung tersebut. Pada aves memiliki kesamaan morfologi terutama pada fase anakan lalu kemudian ciri-ciri seksual baru akan nampak terlihat saat akan memasuki fase dewasa (Dubiec,2006). Seiring dengan semakin bertambahnya pengetahuan dan perkembangan teknologi maka kesulitan penentuan jenis kelamin ini dapat teratasi. Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan jenis kelamin pada burung ini adalah metode molekular sexing (Dawson dkk, 2001). Metode … Read more


Hello world!

Posted: August 24th 2015

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php