sepotong roti

Ekoturisme Desa Nglanggeran “Gunung Api Purba dan Embung”

Posted: June 10th 2016

LAPORAN KUNJUNGAN EKOTURISME “GUNUNG API PURBA DAN EMBUNG NGLANGGERAN” disusun oleh : Vinsensius Lonarsim 120801287 Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta 2015/2016 I. PENDAHULUAN Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu provinsi di Indonesia menyediakan berbagai macam wisata yang dapat dijadikan daya Tarik wisata, bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Daya Tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan, daya Tarik tersebut harus dikembangkan dan dikelola dengan baik sehingga keberlangsungan dan kesinambungannya terjamin. Pariwisata alam merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata alam. Termasuk pengusahaan daya tarik wisata alam dan usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut. Daya tarik wisata alam yang dimaksud berupa alam yang terbentuk karena hasil ciptaan Tuhan, seperti pantai, gunung dan air. Tata lingkungan yang alami, misalnya danau dan tata lingkungan hasil budidaya manusia, seperti perkebunan dan peternakan. Ekowisata … Read more


“Mangan” Sumberdaya Tak Terbarukan

Posted: March 4th 2015

Ada yang tau mangan itu apa??? Mangan oleh Johann Gahn pada tahun 1774 di Swedia. Mangan merupakan suatu unsur kimia yang mempunyai nomor atom 25 dan memiliki symbol Mn (Mn4+) dan dalam keadaan normal memiliki bentuk padat. Logam mangan berwarna putih keabu-abuan. Mangan termasuk logam berat dan sangat rapuh tetapi mudah teroksidasi. Sifat magnet yang dimiliki oleh Mangan adalah paramagnetik. Mangan termasuk golongan transisi dan memiliki titik lebur yang tinggi kira-kira 1.250 °C. Mangan cukup elektropositif dan mudah melarut dalam asam bukan pengoksidasi. Selain titik cairnya yang tinggi, daya hantar listrik merupakan sifat-sifat mangan yang lainnya. Selain itu, mangan memiliki kekerasan yang sedang akibat dari cepat tersedianya elektron dan orbital untuk membentuk ikatan logam (Sudianto, dkk 2011). Gambar 1. Mangan Di Bumi, mangan ditemukan dalam sejumlah mineral kimia yang berbeda dengan sifat fisiknya, tetapi tidak pernah ditemukan sebagai logam bebas di alam. Mineral yang paling penting adalah pyrolusite, karena merupakan … Read more


Owa kalawat (Hylobates muelleri)

Posted: December 6th 2014

Owa kalawat (Hylobates muelleri) (Inggris ; Bornean Gibbon) Owa kalawat (Hylobates muelleri) merupakan primata yang tidak memiliki ekor, berwarna coklat abu-abu tetapi warna dan pola bulu perlindungannya beragam. Tubuh bagian bawah hitam, dan mempunyai “tudung” kehitaman diatas kepala, tangan dan kakinya kehitaman, kadang hampir seluruhnya hitam. Ukuran panjnag tubuh sekitar 450-500 mm dan beratnya sekitar 5-7 kg (Payne, 2000). Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Chordata Kelas: Mammalia Ordo: Primates Famili: Hylobatidae Genus: Hylobates Spesies: H. muelleri Nama binomial: Hylobates muelleri Sebagian besar Owa kalawat sering terdeteksi melalui teriakan dari betina dewasa yang keras dan mengalun pada pagi hari yang terdengar hingga 2 km pada kondisi yang baik. Cara bergerak dengan menggunakan lengan tangannya yang bergelantungan di atas pohon untuk berpindah tempat (Brakiasi) dan biasanya melompat dari tajuk tengah atau atas pohon yang satu ke tajuk pohon yang lain, meskipun sangat jarang spesies ini turun kepermukaan tanah untuk berpindah (Payne, 2000). … Read more


“Kayu Ulin, Riwayatmu Bakal Punah”

Posted: September 4th 2014

“ULIN” begitu penduduk setempat menyebutnya, sejenis kayu yang termasuk khas pulau kalimantan menjadi salah satu komoditi unggulan.   Ada berbagai nama daerah untuk ulin ini, antara lain bulian, bulian rambai, onglen (sumatra selatan), belian, tabulin, telian dan tulian. Kayu bertekstur keras ini bernama latin, Eusideroxylon zwageri Teijsm & Binn, dan digolongkan suku Lauraceae. Nama-nama botani lain yang digunakan untuk ulin dan merupakan sinonim adalah Eusideroxylon malagangai Sym. dan Eusideroxylon borneense F. Villar, namun nama yang belakangan ini kurang populer dibandingkan nama pertama (Sidiyasa dan Juliaty, 2001). Sifat umum dari kayu ulin ini memiliki warna coklat kuning, tektus agak kasar sampai kasar dan merata, arah serat lurus atau kadang-kadang berpadu, permukaan kayu licin, agak mengkilap sampai mengkilap, berat jenis 1,04 kg/cm3. Dikenal dengan sebutan kayu besi, karena sifatnya yang tahan puluhan tahun terhadap cuaca dan gerusan air, serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga banyak diminati masyrakat. Tanaman ini tumbuh di hutan hujan … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php