restu apriyani

Keanekaragaman variasi jenis hewan di gua

Posted: September 1st 2015

Hai semua nya bergabung lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan sedikit informasi bagi teman-teman semua. Disini saya akan membahas tentang apa aja sih yang ada di dalam gua. Kita tahu kan bahwa di dalam gua yang sangat gelap jauh dari penerangan, apakah masih banyak hewan dan tumbuhan yang masih tumbuh disana, sedangkan kita tahu bahwa hewan dan tumbuhan akan hidup tidak lepas dari sinar matahari. Oke langsung aja kita telusur lebih dalam tentang keanekaragaman yang ada di dalam gua. Menurut Moore dan Sullivan (1997), interior gua di bagi menjadi tiga zona, yaitu : 1. Zona remang-remang (twilight zone) adalah mintakat yang terbentang mulai dari mulut gua hingga batas zona gelap. Cahayanya akan semakin berkurang jika semakin ke dalam. Pada zona ini, lingkungan fisik masih variabel, karena masih terkena imbas dengan fluktuasi iklim di luar gua. Biasa disebut daerah pro-epigean. 2. Zona tengah (middle zone) adalah zona yang telah … Read more


Garuda indah yang semakin menghilang kemanakah ??

Posted: December 6th 2014

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) adalah salah satu spesies berukuran sedang yang endemik di Pulau Jawa. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda. Dan sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Elang yang bertubuh sedang sampai besar, langsing, dengan panjang tubuh antara 60-70 cm (dari ujung paruh hingga ujung ekor). Kepala berwarna coklat kemerahan (kadru), dengan jambul yang tinggi menonjol (2-4 bulu, panjang hingga 12 cm) dan tengkuk yang coklat kekuningan (kadang nampak keemasan bila terkena sinar matahari). Jambul hitam dengan ujung putih; mahkota dan kumis berwarna hitam, sedangkan punggung dan sayap coklat gelap. Kerongkongan keputihan dengan garis (sebetulnya garis-garis) hitam membujur di tengahnya. Ke bawah, ke arah dada, coret-coret hitam menyebar di atas warna kuning kecoklatan pucat, yang pada akhirnya di sebelah bawah lagi berubah menjadi pola garis (coret-coret) rapat melintang merah sawomatang sampai kecoklatan di atas warna pucat keputihan bulu-bulu perut dan … Read more


Lorong Surga Bawah Tanah (Goa Songgilap) untuk kesejahteraan warga Ponjong

Posted: September 8th 2014

Sudah di ketahui bahwa Goa merupakan ruang tanah alami yang cukup besar bagi manusia, rongga alami yang memiliki keadaan yang gelap serta lembab, goa juga ruang yang lebih kecil seperti tempat penampungan batu, goa laut, dan goa-goa. Pembentukan goa dikenal dengan Speleogenesis. Goa yang terbentuk oleh berbagai proses yang melibatkan kombinasi dari proses kimia, erosi dari air, kekuatan tektonik, mikroorganisme, tekanan, pengaruh atmosfer, dan bahkan penggalian. Goa merujuk pada terowongan alami yang terbentuk ke dalam bukit atau gunung yang disebabkan oleh erosi air atau sebagainya. Goa bisa jadi hanya beberapa meter ke dalam atau dapat menjalar sejauh ratusan kilometer dan terkadang sampai tembus ke pintu goa yang lain. Goa yang biasa di lihat di bagian atas tanah, tetapi kadang-kala ada goa yang menjalar sampai di bawah tanah, dan kadang-kala pula di bawah permukaan air, menyebabkan goa tersebut berisi air (Singarimbun, 1989).     Gambar: Goa Song gilap (Sumber: Anonim, 2014.) … Read more


Hello world!

Posted: September 5th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php