Rendi

Blog Archives


Selamatkan Penyu

Posted: December 6th 2014

Penyu merupakan reptil yang hidup di laut serta mampu bermigrasi dalam jarak yang jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Asia Tenggara, Keberadaannya telah lama terancam, baik oleh faktor alam maupun faktor kegiatan manusia yang membahayakan populasinya secara langsung maupun tidak langsung (Direktorat Konservasi dan Taman Nasional Laut, 2009). Penyu laut merupakan salah satu satwa yang memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Selain berperan diranah sosial dan ekonomi, penyu laut juga merupakan salah satu faktor penyangga ekosistem kehidupan perairan. Pada sebagian masyarakat pesisir, penyu dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi kehidupannya. Apabila pemanfaatan penyu tidak dilakukan dengan bijaksana, maka hal ini dapat menyebabkan penurunan populasi secara permanen (Adnyana, 2004). Penyu menghabiskan waktunya di laut tapi induknya sewaktu-waktu kembali ke darat untuk bertelur. Induk penyu bertelur dalam siklus 2-4 tahun sekali, datang ke pantai 4-7 kali untuk meletakkan ratusan butir telurnya dalam satu kali musim bertelur. Setelah 45 – 60 … Read more


Kodok Merah (Bleeding toad)

Posted: September 5th 2014

  Di Pulau Jawa dikenal dua jenis kodok marga Leptophryne dari anak suku Adenominae, suku Bufonidae, yaitu L. borbonica dan L. cruentata. Jenis L. cruentata (Kodok Merah) hanya diketahui endemik di Jawa Barat (Iskandar, 1998). Selama ini, lokasi penyebaran Kodok Merah diketahui di dalam kawasan dan sekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yaitu air terjun Cibeureum, Lebak Saar, Rawa Denok, Ciapus, Salabintana dan Curug Luhur. Pada 14 Agustus 2003, jenis Kodok Merah ditemukan di daerah Cikeris pada ket inggian sekitar 1500 meter dari permukaan laut (Kurniati, 2003). Kodok Merah (Leptophryne cruentata) berukuran kecil dan ramping. Ciri khasnya adalah wana kulitnya yang dipenuhi bintik-bintik berwarna merah darah. Kulit katak merah berwarna hitam dengan bintik-bintik merah atau kuning atau putih marmer. Kodok ini menyukai daerah dekat air yang mengalir deras di daerah berketinggian antara 1.000 – 2.000 meter dpl. Habitatnya hanya diperkirakan hanya terdapat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung … Read more



© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php