'Logi Blog

Rangkok Badak-ku yang mempesona

Posted: September 2nd 2015

Rangkong Badak, dari namanya mungkin sebagian orang belum tahu penampakan dari burung ini. Namun setelah melihat foto dari Rangkong Badak anda dapat setuju bahwa burung ini dalam keadaan langka di temukan. Terdapat beberapa spesies Rangkong dan Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) adalah Rangkong terbesar di Asia dengan panjang tubuh bisa mencapai 110 cm. Burung ini biasa ditemukan di bagian atas tajuk hutan dan santapannya berupa buah-buahan, serangga, reptil kecil, hewan pengerat, dan burung-burung kecil. Makanan buah yang biasanya dibuang sembarang tempat oleh Rangkong dapat menjadi faktor penting dalam persebaran biji pohon. Paruh berwarna kuning gading dengan bangunan yang menyerupai cula badak terbuat dari tulang yang berada di atas paruh.

Seekor Rangkong Badak jantan sedang terbang dan membawa serangga di mulutnya

Seekor Rangkong Badak jantan sedang terbang dan membawa serangga di mulutnya

Sumber: images.fineartamerica.com

Perilaku reproduksinya sangat unik. Pada waktu bereproduksi hidup berpasangan, betina yang dapat bertelur 1 sampai 2 butir telur akan mengeraminya dalam sarang yang tertutup. Sarang tersebut hanya diberi lubang sebesar paruh untuk Rangkong Badak jantan menyuapi sang betina. Sarang tersebut dibangun dari lubang yang kemudian ditutupi dengan lumpur dan air liurnya pada pohon yang tua dan tebal. Raungan suara jantan dan betina yang bergantian menghasilkan suara β€œhonk-hank”. Suara kepakan sayap yang besar dan berat terdengar seperti helikopter kecil di kejauhan.

Anak burung Rangkong Badak di dalam sarangnya

Anak burung Rangkong Badak di dalam sarangnya

Sumber: omkicau.com

Habitatnya berada di hutan tropika basah di berbagai ketinggian hingga 2000m. Burung ini tersebar di Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali. Sementara penyebaran global burung ini adalah di Asia Tenggara dan Semenanjung Malaysia. Hutan hujan topis di Pulau Sumatera dan Borneo yang dikonversi menjadi lahan pertanian, perkebunan dan pemukiman menjadi ancaman banyak hewan termasuk Rangkong Badak. Kabar baiknya, Rangkong badak mampu bertahan hidup di kawasan hutan yang terlibat aktivitas manusia. Pada akhirnya satwa ini tidak mengalami kelangkaan yang berujung pada kepunahan.

Lalu selama ini apa usaha dunia untuk mengatasi kelangkaan Rangkong Badak?

Salah satu yayasan independen pendukung konservasi dunia yaitu WWF (World Wildlife Fund for Nature) telah melakukan beberapa upaya untuk konservasi Rangkong Badak. WWF bersama dengan pemerintah Indonesia, organisasi konservasi lainnya dan komunitas lokal, mendukung program konservasi rangkong badak, baik di Pulau Sumatera maupun di Borneo. WWF juga mendukung upaya konservasi seperti taman nasional dan hutan lindung untuk melestarikan rangkong Badak. Perusahaan-perusahaan diawasi dan dibimbing untuk menerapkan praktik pengelolaan yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, WWF juga memberikan informasi pada masyarakat lokal menganai pentingnya konservasi rangkong.

Nah, dari sini apa yang akan kamu lakukan untuk melestarikan burung ini?

DAFTAR PUSTAKA

Widjojo, Noverica. 2011. Rangkong Badak. Yayasan WWF-Indonesia.

Fachrizal, A., Rahmadi Rahmad. 2014. Rangkong Badak ini Hidup dalam Dunia 1 x 1 Meter. http://www.mongabay.co.id/2014/10/05/rangkong-badak-ini-hidup-dalam-dunia-1-x-1-meter/.


10 responses to “Rangkok Badak-ku yang mempesona”

  1. etti14 says:

    burung cantik satu ini biasanya sering diburu dan diambil bulu cantiknya, oleh karena itu baik sekali jika dilakukan pelestarian agar generasi selanjutnya dapat melihat burung cantik ini.

  2. lince says:

    Indonesia, Amazing!!
    Banyak orang-orang yang belum tau penampakan dari burung ini, salah satu jenis dari rangkok yang terbesar, dan amazing nya lagi rangkok memiliki daya jelajah yang tinggi.
    Semoga buceros rhinoceros ga punah yaakk, keep conservasion, Fighting!!

  3. Angevia Merici says:

    Informasi yang menarik. semoga upaya perlindungan rangkong ini semakin ditingkatkan. Semangat!

  4. Gusti Ayu Putri Amelia says:

    Sungguh burung yg cantik ya, sayang sekali kita sdh tdk bsa melihatnya secara bebas. Semoga semakin banyak upaya utk mengkonservasi burung ini dan semoga dgn semakin bnyk nya informasi yg di berikan kpda msyarakat memberikan kesadaran kpd mereka.

  5. Renita Nurhayati says:

    waow,burung rangkong badak yang indah. Semoga upaya pelestarian burung tersebut terus dilakukan di Indonesia, sehingga burung tersebut tidak punah πŸ˜€

  6. Tertarik sekali melihat Burung Rangkong Badak ini, warna pada bagian kepalanya yang mempesona dengan tubuh dan sayap berwarna hitam legam membuatnya menjadi sangat cantik. Walaupun Rangkong dapat hidup di kawasan hutan yang rentan terhadap aktivitas manusia, banyak ancaman lainnya seperti Rangkong dijadikan binatang peliharaan secara ilegal. Disisi lain, melihat bahwa ada ketergantungan Rangkong Betina terhadap Rangkong Jantan, menurut saya ini menjadi salah satu kendala karena apabila Rangkong Jantan tidak ada, bagaimana dengan Rangkong Betina dan anaknya dalam memenuhi kebutuhan makanannya? Hal ini perlu juga menjadi perhatian dalam melakukan konservasi dan pelestarian Rangkong πŸ™‚

  7. laurensianachandrika10 says:

    wahh..jadi penasaran, mengapa untuk menetaskan telur-telurnya perlu ditutupi dengan lumpur dan air liur?
    yang jelas…save rangkong badak πŸ™‚

  8. hermantochen says:

    burung idola aku ini πŸ™ memang sudah hampir masuk kedalam zona kepunahan tapi belom endangered, benar kata agan etti, salah satu penyebabnya populasi burung ini juga hunting karena bulu burungnya yang cantik. selain itu juga karena illegal logging yang menjadi penyebab hilangnya tempat hidup burung cantik ini πŸ™

    hal yang sama dengan saya bahas, semoga menambah info agan”

  9. septiapuspit says:

    oh ternyata namanya burung rangkong badak,baru tau nih nama burungnya.waktu itu cuman liat dari aksesoris penari tradisional kalimantan.eh,udah langka aja ini burungnya.tapi semoga upaya yang dilakukan bisa sukses dan bisa nggak nyaris punah lagi πŸ™‚

  10. angelicaraharjo says:

    artikel yang menarik tentang rangkong badak. memang kita harus melestarikan rangkong badak. saat ini bagaimana status rangkong badak? apakah masih berstatus terancam punah?

Leave a Reply to septiapuspit Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php