Pelangi Asmara

Monthly Archives: September 2014


Jamu Herbal Palsu?? Identifikasi dengan Molekuler

Posted: September 9th 2014

Pernahkan kalian meminum jamu?? Walaupun generasi sekarang ini kurang menyukai jamu, namun pastinya sudah banyak mendengar tentang jamu. Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang dapat berasal dari bagian hewan, tumbuhan, maupun bahan mineral yang telah digunakan secara turun temurun berdasarkan pengalaman. Jamu yang biasa dijual dipasaran ada yang berupa potongan atau bagian tumbuhan yang dikeringkan atau biasanya disebut jamu herbal. Gambar 1. Bermacam-macam jamu herbal Di Indonesia, kasus pemalsuan jamu herbal ini cukup banyak, terutama untuk herbal yang berasal dari spesies tumbuhan yang sulit ditemukan. Hal ini sangat menghawatirkan mengingat tanaman yang digunakan untuk memalsukan tidak diketahui secara pasti efeknya dan terkadang juga dalam pembuatan jamu herbal palsu tersebut dapat menggunakan bahan-bahan yang berbahaya. Dalam bentuk kering bagian tumbuhan ini terkadang sulit dikenali berasal dari tumbuhan apa walaupun ada juga beberapa yang mudah dikenali dari baunya yang khas yang tidak dimiliki tumbuhan lain. Namun bau ini dapat hilang atau karena … Read more


Anoa, Satwa Endemik Indonesia yang Terancam Punah

Posted: September 7th 2014

Anoa (Bubalus sp.) adalah banteng berukuran kecil, memiliki tinggi badan satu meter, dan merupakan hewan endemik di Sulawesi. Anoa disebut juga sebagai sapi cebol karena ukurannya tak sebesar sapi pada umumnya. Terdapat dua jenis Anoa, yaitu Bubalus depressicornis (Anoa dataran rendah) dan Bubalus quarlesi (Anoa dataran tinggi). Makanan Anoa berupa buah-buahan, tunas daun, rumput, pakis, dan lumut. Anoa bersifat soliter, walaupun pernah ditemui dalam kelompok. Perilaku soliter anoa diduga oleh beberapa ahli merupakan adaptasi satwa terhadap lingkungannya yang mengalami gangguan manusia. Dalam habitat yang berbatasan langsung dengan perkebunan dan pemukimann manusia, anoa keluar pada malam hari baik secara soliter atau kelompok kecil (Syam 1978). Habibat anoa banyak ditemukan di sepanjang aliran sungai atau dekat dengan sumber air. Groves (1969) mengatakan bahwa saat ini anoa sudah tidak memiliki habitat yang khas lagi. Terkadang anoa dataran rendah dapat ditemukan di daerah dataran tinggi dan sebaliknya anoa dataran tinggi juga terkadang dijumpai di … Read more



© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php