Annisa Bella Raphita Rodiyati

WIRELESS, MOBILE COMPUTING, DAN MOBILE COMMERECE

Posted: December 11th 2012

WIRELESS, MOBILE COMPUTING, DAN MOBILE COMMERECE

Teknologi Wireless/Nirkabel

Perangkat wireless merupakan perangkat yang cukup kecil sehingga mudah dibawa ataupun digunakan, dimana perangkat ini memiliki kemampuan untuk mengerjakan tugas produktif dan dapat berkomunikasi secara nirkabel dengan internet ataupun perangkat lainnya. Contoh : PDA, telepon seluler, dan smart phone.

Dalam dunia wireless dikenal WAP (Wireless Application Protocol), Microbrowser, dan juga Pager. WAP (Wireless Application Protocol) sendiri merupakan sebuah standard yang mengijinkan perangkat wireless dengan layar yang kecil, koneksi bendwith rendah dan memory terbatas dapat mengakses informasi dan layanan berbasis web. Microbrowser adalah browser internet dengan ukuran file yang kecil yang dapat bekerja diperangkat wireless dengan memory dan bandwith internet yang terbatas. Sedangkan pager adalah wireless messaging system satu arah yang mengingatkan pengguna ketika menerima pesan yang masuk.

Adapun media transmisi wireless adalah sbb :

  • Microwave transmission system

Digunakan secara luas untuk komunikasi yang bervolume tinggi, jarak jauh, dan point-to-point.

  • Satellite transmission

Menggunakan satellite komunikasi yang terdiri dari 3 tipe satellite dengan orbit yang berbeda-beda.

  • Footprint

Merupakan area permukaan bumi yang dijangkau oleh transmisi satelit yang mengatasi keterbatasan dari microwave data relay stations.

  • Broadcast transmission

Mengijinkan satellite untuk mengirimkan sinyal ke banyak receivers sekaligus.

  • Propagation delay

Merupakan jeda sesaat pada transmisi dari satellite GEO yang mengganggu pembicaraan pada two-way telephone.

Jaringan computer wireless dan akses internet

Membahas tentang akses internet sudah pasti akan menyinggung 4 hal dibawah ini, yaitu :

  • Bluetooth

Digunakan untuk membuat PAN kecil yang menghubungkan hingga 8devices dengan jarak area 10m dan mampu mengirim data hingga lebih dari 1Mbps.

  • Zigbee

Lebih ditujukan pada aplikasi yang membutuhkan transmisi data dan konsumsi daya yang rendah. Zigbee mampu memindahkan data dengan kecepatan ¼ dari Bluetooth.

  • Wireless Local Area Network (WLAN)

Membutuhkan transmitter dengan antenna yang disebut wireless access point yang menghubungkan wired LAN atau antenna satellite yang menyediakan koneksi internet.

  • Worldwide Interoperability For Microwave Access (WiMax)

Mampu mengirim data hingga jarak area 31miles dengan kecepatan data transfer ingga 75Mbps.

Mobile computing & mobile commerce

Mobile computing lebih mengacu pada real-time, koneksi wireless antara perangkat mobile dan computing environments lainnya, seperti internet atau intranet dan memiliki 2 karakteristik utama yang membedakan dari jenis komputasi lainnya, yaitu :

  • 1 Mobility

User membawa perangkat mobile dan bisa berkomunikasi secara real-time dengan system lain dimana pun mereka berada.

  • 2 Broad Reach

User bisa dihubungi secara mudah saat mereka membawa perangkat mobile “terbuka”

Mobile commerce lebih mengacu pada transaksi e-commerce pada lingkungan nirkabel khususnya melalui internet. Contoh aplikasi mobile commerce adalah financial services, mobile banking, micropayments, mobile (wireless) wallets, dll.

Pervasive computing

Merupakan invisible “everywhere computing” yang ditanam pada objek disekitar kita, entah itu dilantai, atap, mobil, mesin cuci, baju, dll.

Wireless security

Ada 4 ancaman utama dalam masalah keamanan wireless, yaitu :

  • Rogue access point

Merupakan unauthorized access point pada jaringan wireless.

  • War driving

Merupakan tindakan mencari akses WLAN sambil mengendarai kendaraan.

  • Eavesdropping

Mengacu keapada usaha oleh unauthorized user untuk mengakses data yang sedang “berjalan” melalui jaringan wireless.

  • RF (radio frequency) jamming

Adalah ketika seseorang atau sebuah perangkat secara sengaja atau tidak sengaja mengganggu transmisi jaringan nirkabel kita.

Namun, jangan khawatir ada 4 macam solusi juga terkait ancaman diatas, yaitu :

  • Mendeteksi access point tidak sah melalui perangkat dari NetStumbler.
  • Memblok SSID kita.
  • Mengenkripsi transmisi wireless menggunakan WPA.
  • Mengetahui siapa yang menggunakan jaringan kita dan apa yang mereka lakukan.
  • Otomatis beralih ke saluran nirkabel yang berbeda saat terjadi gangguan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php