Novia Hertiyani

Pahlawan Penumpas Kejahatan ! Siapakah dia?

Posted: September 1st 2015

Saat mendengar kata “DNA fingerprinting”, apa yang terlintas dipikiran kalian? Kebanyakan orang pasti menjawab “forensik”. Ya memang benar, DNA fingerprinting sering dimanfaatkan dalam bidang forensik untuk mengungkap identitas korban ataupun tersangka dalam suatu kasus kejahatan. Ngomong-ngomong soal kejahatan, nah bagi kalian para anak biologi yang punya pacar dan curiga kalau pacar kalian selingkuh, mungkin kalian bisa memanfaatkan DNA fingerprinting buat menemukan siapa orang ketiga yang menganggu hubungan kalian :D. Pacar yang selingkuh juga bisa dianggap melakukan kejahatan guys! Jahat karena udah melukai hati dan raga ini! *apasih. Oke kembali ke laptop. Penasaran? Pengen tau lebih dalam tentang DNA fingerprinting? Yuk baca lebih lanjut! Sebelum kita membahas soal DNA fingerprinting, kita harus tau dulu apa itu DNA? DNA adalah salah satu jenis asam nukleat. Nah asam nukleat itu apa? Asam nukleat merupakan senyawa-senyawa polimer yang menyimpan semua informasi genetika. Penemuan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) menyebabkan perubahan revolusioner. Hasil dari teknik … Read more


Batuan Beku Nan Cantik !

Posted: March 2nd 2015

Cantik ya? Ini ada di Indonesia loh !  Mau tau ini batu apa?  Yuk kenali batu cantik satu ini 🙂 Fosfat adalah golongan persenyawaan kimia dimana salah satu logam bersenyawa dengan fosfat yang  radikal. Golongan ini dicirikan oleh adanya gugus anion PO43- dan pada umumnya berkilap kaca atau lemak serta cenderung lunak, rapuh, struktur kristal bagus, serta berwarna (Christya, 2013). Fosfat adalah unsur dalam suatu batuan beku (apatit) atau sedimen dengan kandungan fosfor ekonomis (Kelompok Program Teknologi Informasi Pertambangan, 2005). Batuan fosfat cukup banyak ditemukan di Indonesia. Batuan fosfat umumnya terdapat di daerah pegunungan karang, batu gamping atau dolomitik yang merupakan deposit gua. Berdasarkan Pusat Sumber Daya Geologi (2008), deposit batu fosfat di Indonesia menurut Peta Potensi Sumber Daya Geologi seluruh kabupaten di Indonesia adalah sebagai berikut: Fosfat alam biasa digunakan untuk industri dan pertanian ini adalah beberapa manfaat dari sekian banyak manfaatnya : Metode untuk mengefisiensikan pupuk P dapat … Read more


Si Cantik Misterius dari Kalimantan

Posted: December 3rd 2014

Tau kah kamu kalau Indonesia memiliki anggrek berwarna hitam yang begitu cantik? Anggrek hitam merupakan tanaman epifit (tumbuhan yang  hidup menempel pada tumbuhan lain  tapi  tidak mengambil unsur secara langsung dari  tanaman yang ditempeli), dengan tempat yang teduh. Dinamakan anggrek hitam dikarenakan memiliki lidah (Labellum) berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu. Tumbuhan ini hidup bergerombol membentuk rumpun. Bagian pangkalnya memiliki umbi yang berbentuk bulat telur agak pipih, dengan dua helai daun elips yang menjulang ke atas (Sungaiwain, 2012). “Di habitat aslinya anggrek hitam tumbuh di dataran rendah pada pohon-pohon tua didekat pantai atau di daerah rawa dataran rendah serta di dekat sungai-sungai, di hutan basah yang rimbun, dan terlindung dari sinar matahari (Sungaiwain, 2012).” Anggrek hitam (Coelogyne pandurata Lindl) merupakan anggrek endemik dari Pulau Kalimantan Timur yang pada saat ini keberadaannya terancam punah akibat eksploitasi manusia disilangkan (Claudia dkk., 2013). Kawasan Cagar Alam Padang Luway yang merupakan habitat asli dari … Read more


Keindahannya Membuat Dia Punah

Posted: September 5th 2014

Burung merak hijau (Pavo muticus) merupakan jenis burung langka yang daerah sebaran alaminya di Indonesia terdapat di Pulau Jawa. Selanjutnya, menurut CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild life Fauna and Flora) dalam Departemen Kehutanan (2006), burung merak hijau  dikategorikan ke  dalam Appendix II, artinya perdagangan burung ini harus dikendalikan, antara lain  melalui sistem kuota dan pengawasan (Takandjandji dan Sawitri, 2010).      “Status burung merak hijau berdasarkan IUCN (2007)  dikategorikan ke dalam vulnerable (rentan atau rawan punah) (Takandjandji dan Sawitri, 2010).” Penyebab merosotnya populasi burung merak hijau disebabkan  penangkapan oleh  masyarakat, serta penyusutan atau konversi lahan  dan rusaknya habitat. Keindahan  yang dimiliki jenis burung ini merupakan potensi yang dapat dikembangkan sebagai  bagian jasa lingkungan suatu kawasan. Populasi burung merak hijau di alam semakin menurun dengan semakin banyaknya kawasan hutan yang dijadikan sebagai lahan pertanian, perladangan, dan pemukiman penduduk; disamping itu, perburuan terhadap jenis burung ini semakin tinggi, sehingga akhirnya populasinya semakin menurun (Takandjandji … Read more


Hello world!

Posted: September 4th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php