Timothy Ryan's Blog

Data, Knowledge, and Decision Support

Posted: December 7th 2012

Di dalam suatu perusahaan, pasti ada orang-orang yang bekerja untuk mengatur jalannya perusahaan tersebut. Orang-orang semacam itu disebut sebagai manajer. Sebagai orang-orang manajer perusahaan, merekamemegang peranan penting. Setiap hari, para manajer membuat keputusan-keputusan yang bertujuan untuk mencapai apa yang ingin perusahaan capai. Dalam membuat keputusan tersebut, ada tiga macam peranan manajer. Yakni interpersonal roles (Contoh: Presiden Direktur), informational roles (Contoh:spokeperson),  dan decisional roles (contoh: entrepreneur, negosiator).

Setiap hari, para manajer dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang ada. Mereka perlu membuat berbagai keputusan sebagai solusi atas permasalahan yang ada tersebut. Agar mereka mampu membuat keputusan yang terbaik, mereka perlu melihat atau menganalisis kondisi yang ada terlebih dahulu (data, kondisi lapangan, dan lain-lain. Akan tetapi, data yang akan mereka analisis begitu besar jumlahnya. Hal ini akan membuang banyak tenaga dan waktu.
Untuk itu, mereka memerlukan dukungan dari IT. Dengan bantuan dari IT, mereka akan terbantu dalam mengatasi permasalahan yang begitu kompleks. Mereka juga akan terbantu dalam membuat beberapa alternatif jawaban dengan begitu cepat.

Data merupakan kumpulan dari informasi untuk suatu tujuan tertentu. Dalam perusahaan, sumber data berasal dari tiga sumber, data internal, data personal, dan data eksternal. Data internal berasal dari dalam suatu instansi atau perusahaan. Data personal merupakan data yang bersumber pada seseorang. Sedangkan data eksternal merupakan data yang bersumber  di luar suatu perusahaan. Data-data tersebut dapat diambil dengan berbagai macam metode. Data-data dapat diperoleh dengan cara manual, melalui suatu instrumen alat dan sensor, serta dengan scanning atau transfer secara elektronik. Data-data yang diambil haruslah memiliki kualitas data yang baik. Indikator kualitas data yang baik adalah data yang akurat, aman, relevan, sesuai dengan konteks, lengkap, dan konsisten (tidak mengalami perubahan apabila diakses berkali-kali). Data-data dikumpulan karena ada maksud, yaitu menjadi landasan dasar untuk intelijen bisnis. Data-data yang telah didapat perlu disimpan di suatu tempat penyimpanan data. Tempat penyimpanan tersebut dinamakan Data Storage. Data storage dikategorikan menjadi dua, data warehouse dan data marts. Sesuai dengan namanya, data warehouse merupakan gudang data. Hal ini berarti data warehouse mampu untuk menyimpan data dalam jumlah yang besar. Data marts mirip dengan data warehouse, hanya saja data marts  hanya mampu menyimpan data lebih sedikit daripada data warehouse. Dalam proses penyimpanan data itu  sendiri ada masalah yang muncul. Mulai dari semakin bertambahnya data sementara kapasitas data warehouse terbatas, sebagian kecil data yang benar-benar relevan dan spesifik, data yang diambil dengan berbagai macam perangkat dan metode, serta kesulitan dalam memilih alat untuk memanajemen data.

Dalam proses pengambilan suatu keputusan, manajer dapat dibantu oleh Decision Support Systems. Decision Support System terdapat bermacam-macam model, diantaranya Iconic models, Analog models,
Mathematical models, dan Mental models. Decision Support Systems memiliki beberapa karakteristik dan kemampuan, yaitu mampu membantu dalam pengambilan keputusan untuk semua level manajer, mudah untuk dibangun, mampu beradaptasi dengan waktu dan kondisi yang berdeda-beda, memutuskan analisis yang sensitif, dan membentuk model dan menghubungkan antara database.Decision Support Systems memiliki komponen dan struktur, yaitu Data Management, User Interface, Model Management, dan Knowledge Management.

Enterprise Decision Support terbagi menjadi dua bagian, Executive Information System dan Group Decision Support.Executive Information Systems memiliki kemampuan yaitu status access, trend analysis,Ad hoc analysis, Exception reporting. drill dwon, dan menjadi kunci performa serta pemegang peran krusial dalam mencapai kesuksesan .Group Decision Support bertugas memfasilitasi dalam memberikan solusi ke kelompok permbuat keputusan baik dari semi-struktural maupun tidak terstruktur, dan mendukung proses kelompok dalam memuncukkan ide-ide dan meningkakatkan komunikasi antar grup.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php