Monica Tri Kumala Dewi

Padi Khas Karanganyar, Jawa Tengah

Posted: March 14th 2016

Pasti semua orang tahu seperti apa padi itu? Padi merupakan tanaman yang banyak ditanam oleh petani-petani Indonesia, khususnya pada musim penghujan. Padi mempunyai nama ilmiah Oriza sativa. Padi merupakan tanaman yang paling penting di negeri kita Indonesia ini. Betapa tidak karena makanan pokok di Indonesia adalah nasi dari beras yang tentunya dihasilkan oleh tanaman padi. Selain di Indonesia padi juga menjadi makanan pokok negara-negara di benua Asia lainnya seperti China, India, Thailand, Vietnam dan lain-lain.

padi_lokal

Gambar 1. Jenis Padi IR64 yang banyak ditanam di Karanganyar

Padi IR64 merupakan jenis padi yang banyak di tanam di Kabupaten Karanganyar. Padi IR64 memiliki hasil produksi yang tinggi serta menghasilkan beras yang baik. Padi IR64 juga memiliki daya tahan terhadap serangan hama wereng sehingga ini menjadi andalan petani karena wereng merupakan hama yang sangat menakutkan bagi petani. Padi IR64 sangat cocok ditanam di daerah dataran rendah dan sedang dengan jumlah air yang cukup. Ciri-ciri padi IR64 yaitu umur tanaman berkisar antara 110-120 hari, bentuk tanamannya tegak, warna batangnya hijau, warna daunnya hijau, muka daunnya kasar, posisi daunnya tegak, bentuk gabahnya ramping dan panjang, warna gabahnya kuning bersih, tahan terhadap kerontokan dan kerebahan, tekstur nasinya pulen, baik ditanam pada sawah dataran rendah dan sedang.

Masalah besar yang biasanya menyerang padi IR64 yaitu karena adanya serangan hama. Petani di daerah ini menanggulangi serangan hama dengan cara menyemprotkan pestisida. Seperti yang kita tahu, pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan hama. Memang sih, pestisida banyak memberi manfaat dan keuntungan. Diantaranya, cepat menurunkan populasi jasad penganggu tanaman dengan periode pengendalian yang lebih panjang, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat yang lain,  secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan. Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk.

wereng-menyerang-padi

Gambar 2. Hama wereng pada padi IR64

Oleh karena itu, perlu disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis ibarat pisau bermata dua. Dibalik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya yang mengerikan. Tak bisa dipungkiri, bahaya  pestisida semakin nyata dirasakan masyarakat, terlebih akibat penggunaan pestisida yang tidak bijaksana. Kerugian berupa timbulnya dampak buruk penggunaan pestisida,antara lain yaitu pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia, pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan, dan pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.

 

 

 


2 responses to “Padi Khas Karanganyar, Jawa Tengah”

  1. desykadang says:

    wah ini nih.. informasi yang menarik monic,.
    oh iya, berarti padi berdasarkan tahapan perkembangannya termasuk dalam klasifikasi SDA Aktual yah??

  2. Frandika M says:

    Padi jenis ini memang belum banyak orang yang mengenal. Jika memang mempunyai kualitas yang baik, seharusnya mulai di sosialisasikan ke petani-petani agar menanam padi IR64.
    Untuk penggunaan pestisida, jika di gunakan tidak berlebihan saya rasa masi aman dan padi layak untuk di konsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php