Welcome to the jungle

Tanaman Sengon Pembawa Berkah

Posted: March 1st 2016

Tanaman Sengon (Albazia Falcataria), merupakan tanaman yang termasuk dalam famili Mimosaceae, yaitu keluarga petai–petaian. Di Indonesia sendiri, sengon memiliki beberapa nama daerah, seperti misalnya di Jawa: jeunjing, jeunjing laut (sunda), kalbi, sengon landi, sengon sabrang atau sengon laut (jawa), di Maluku: sikat (Banda), seja (Ambon), tawa (Ternate), serta gosui (Tidore).

20090716113355_pohon_sengon

 

Klasifikasi Tanaman Albasia (Sengon)

Kingdom       : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom   : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

Super Divisi   : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi             : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas             : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas     : Rosidae

Ordo               : Fabales

Famili             : Fabaceae (suku polong-polongan)

Genus             : Albizia

Spesies         : Albizia falcataria (L.) Fosberg.

Pemanfaatan sengon laut antara lain digunakan untuk tiang bangunan rumah, papan peti kemas, peti kas, perabotan rumah tangga, pagar, tangkai dan kotak korek api,wayang klitik, kertas dan lain-lainnya.

Keunikan Kayu sengon teras berwarna hampir putih atau coklat muda pucat (seperti daging) warna kayu gubal umumnya tidak berbeda dengan kayu teras. Teksturnya agak kasar dan merata dengan arah serat lurus, bergelombang lebar atau berpadu. Permukaan kayu agak licin atau licin dan agak mengkilap.Kayu yang masih segar berbau petai, tetapi bau tersebut lambat laun hilang jika kayunya menjadi kering. Sifat kayu : Kayu sengon termasuk kelas awet IV/V dan kelas IV-V dengan berat jenis 0,33 (0,24-0,49). Kayunya lunak dan mempunyai nilai penyusutan dalam arah radial dan tangensial berturut-turut 2,5 persen dan5,2 persen (basah sampai kering tanur). Kayunya mudah digergaji, tetapi tidak semudah kayu meranti merah dan dapat dikeringkan dengan cepat tanpa cacat yang berarti. Cacat pengeringan yang lazim adalah kayunya melengkung atau memilin.

Pengelolaannya masih belum sangat maju karena jenis sengon laut masih di buat sebagai investasi warga.

Tanaman sengon kadang-kadang diserang penyakit akar merah yang disebabkan cendawan Ganoderma pseudoferrum. Gejalanya tampak pada daun yang layu dan rontok sehingga akhirnya sengon bisa mati. Penyakit ini terutama menyerang akar sengon.

Selain itu ada juga penyakit penyakit karat furu (Uromycladium teperrianum), serangan ditandai dengan pembengkakan (galis) pada batang, ranting, anak ranting dan helaian daun. Galis merupakan tubuh buah jamur. Penyakit ini menyerang sangat cepat dan menyerang semua tingkatan umur.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php