Krisna Dewantara

Hitam bukan berarti tak indah : Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata)

Posted: August 30th 2015

Header Biokon Anggrek Hitam

Suka dengan bunga anggrek? Bentuk bunga yang khas dengan warna-warna yang menarik membuat semua orang suka dengan bunga anggrek. Namun bagaimana dengan bunga anggrek berwarna hitam? Meskipun berwarna hitam, bunga ini tetaplah eksotis untuk dinikmati, mungkin karena unik dan juga langkanya bunga yang menjadi mascot flora provinsi Kalimantan Timur. Sebenarnya bunga ini tidaklah sepenuhnya berwarna hitam. Warna hitam hanya terdapat dibagian bibir bunga dan biasanya berupa bintik-bintik atau garis. Habitat anggrek hitam ini hanya terdapat di wilayah Borneo, terutama di daerah Kutai Barat, Kalimantan Timur dan mudah ditemui di kawasan cagar alam Padang Luway. Inilah alasan dijadikannya anggrek hitam sebagai maskot flora Provinsi Kalimantan Timur.
Keberadaan atau populasi anggrek ini sangat sedikit di alam dan keberadaannya semakin terancam. Penulis mencoba untuk mencari status konservasi anggrek eksotis ini di situs IUCN Redlist tetapi tidak ditemukan spesies tumbuhan ini, justru yang terdaftar di situs ada saudara anggrek ini yaitu anggrek bambu (Coelogyne foerstermannii). Meskipun tidak terdaftar dalam IUCN, spesies ini terdaftar dalam CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Fauna and Flora) Appendices II, yang menyatakan keberadaannya belum terancam punah tetapi perdagangannya harus dikontrol agar tidak menjadi terancam punah.

3Terancamnya populasi anggrek hitam ini dikarenakan kebakaran hutan yang sering terjadi, dan adanya kegiatan dari penduduk sekitar yang mengkonversi kawasan hutan menjadi perkebunan karet. Lemahnya pengelolaan kawasan cagar alam bisa kita lihat dari kondisi tersebut, dan juga ketidaksadaran masyarakat akan lingkungan sekitar ikut memperburuk  keadaan ini. Periode berbunga anggrek hitam yang sangat pendek dan sulit disilangkannya bunga ini juga faktor yang membuat populasi flora ini terancam.

Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk melestarikan anggrek langka ini yaitu dengan konservasi sumberdaya genetik in situ dengan teknik in vitro, konservasi ex situ seperti di kebun raya Balikpapan, adanya perlindungan dari pemerintah berupa PP No. 7/1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa, dan juga terlindungi dalam Undang-Undang no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Selain itu lembaga konservasi WWF (World Wildlife Fund) juga bekerjasama dengan pemerintah setempat dalam rencana pengelolaan kawasan konservasi anggrek hitam yang berkelanjutan dan pengelolaan kawasan ekowisata di Kutai Barat.

© 1986 Panda Symbol WWF - World Wide Fund For Nature (formerly World Wildlife Fund)

© 1986 Panda Symbol WWF – World Wide Fund For Nature (formerly World Wildlife Fund)

 

Blog Biokon

Referensi :

Claudia, V., Astarini, I.A., Sudirga, S.K. 2013. Uji Viabilitas Benih Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata Lindl.) Dengan Masa Simpan Yang Berbeda. Jurnal Simbiosis 1 (2): 79-84

http://bksdakaltim.dephut.go.id/anggrek-hitam-cagar-alam-padang-luway/

https://www.cites.org/eng/app/appendices.php

WWF Factsheet Anggrek Hitam


21 responses to “Hitam bukan berarti tak indah : Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata)”

  1. Novia Aviani says:

    Informasinya menarik,kalau bisa diperbanyak lagi.. hehehe

  2. selviaemanuella says:

    Untuk anggrek hitam ini sendiri, kajian molekuler sudah sampai pada tahapan apa? apakah hanya sebatas pengenalan, atau sudah ada gen bank anggrek hitam ini sendiri? trims

  3. Krisna Dewantara says:

    Ka @selviaemanuella, untuk kajian molekulernya mungkin akan dibahas lebih lanjut di ekologi molekuler, untuk saat ini hanya pengenalan konservasinya saja dulu

  4. Natalia Cinthya Deby says:

    Cantik,, semoga pemerintah kita bisa terus meningkatkan ketegasan dalam upaya konservasi bunga ini, jangan sampe deh punah maksimal,,
    tentunya dibantu usaha kita juga…

  5. etti14 says:

    hmm tanaman satu ini memang cantik bgt, dan beragam,, namun anggrek hitam cukup jarang ditemui, jadi perlu pemeliharaan serta upaya-upaya yang baik untuk menjaga flora satu ini

  6. Ranti says:

    ternyata masih banyak diperdagangkan ya, ga kaget juga sih memang bunga ini bentuk dan warnanya unik. lagi pula sepertinya foto yang di dapat di atas itu anggrek yang tidak langsung dari alamnya. hehe.. semoga kita sebagai biologis ada cara yang lebih mudah dan murah ya untuk membantu konservasinya..

  7. Eunike Priscilla Tanio says:

    Anggrek hitam merupakan tanaman endemik di Indonesia, tetapi upaya konservasi yang dilakukan di indonesia hanya sedikit sekali. Saat ini, kesadaran masyarakat dan pemerintah mengenai konservasi anggrek hitam mulai bangkit, salah satunya dari artikel ini.

  8. Angevia Merici says:

    Informasi yang menarik, semoga bisa dikembangkan lagi supaya manfaat tersembunyi dari tanaman ini dapat dimanfaatkan (mungkin) hahah semangat!

  9. Renita Nurhayati says:

    Anggrek hitam yang indah. Jujur saya jarang melihat anggrek hitam di daerah saya, mungkin karena kurangnya pelestarian tanaman ini. Semoga tanaman ini terus dilestarikan dan tidak punah..

  10. Fernando Prayogo Natanael says:

    Menarik sekali anggrek hitam ini. Tapi sayang sekali gara-gara kelalaian atau kesengajaan manusia (seperti kebakaran hutan serta pengkonversian lahan) menjadi ancaman bagi flora asli Indonesia ini. Mungkin sebagai seorang biologist kita dapat melakukan budidaya anggrek yang unik ini, agar keberadaannya teru lestari…

  11. alfonsacindy1355 says:

    Tanaman yang cantik. Walaupun statusnya tidak terancam punah, tanaman ini tetap perlu dijaga kelestariannya agar tidak punah. Sayang sekali jika tanaman cantik dan terbilang cukup jarang ditemui ini sampai punah. Terima kasih atas informasinya.

  12. ayutiya95 says:

    saya ingin bertanya… bunga anggrek merupakan jenis bunga yang mayoritas tidak tahan pada paparan cahaya matahari yang terlalu tinggi dan sering. Menurut kamu…. apakah punahnya anggrek hitam juga memiliki keterkaitan dengan daya tahannya terhadap iklim di Indonesia yang cenderung panas ??? terimakasih 🙂

  13. Anggrek hitam ternyata sangat menawan, tak salah jika banyak orang menggunakannya sebagai tanaman hias. Anggrek hitam yang hanya tumbuh di Kalimantan mungkin ini didukung dengan kondisi lingkungnnya, mengingat bahwa Kalimantan memiliki tanah yang asam, hutan tropis. Mungkin salah satu cara dalam pelestariannya dengan kultur jaringan pada tanaman Anggrek Hitam ini.

  14. Cindy Natalia says:

    Terima kasih informasi yang diberikan. Informasi yang diberikan sangat menarik terutama untuk para pecinta anggrek. Anggrek hitam ini memang harus terus dijaga eksistensinya. Semoga para penduduk lokal dan masyarakat umum semakin sadar untuk melakukan konservasi anggrek hitam ini, mengingat pesona anggrek hitam ini sudah mencapai dunia internasional.

  15. Hallo Krisna! Terimakasih untuk tulisanmu mengenai bunga anggrek ini, sedikit mengingatkanku sama almarhum nenekku yang begitu menyukai bunga, spesialnya bunga anggrek. Menarik sekali! Mengingat perawatan dari bunga anggrek sendiri tidaklah mudah. Kita harus melakukan konservasi terhadap anggrek hitam ini, unik sekali bahwa “hitam bukan berarti tak indah”,sayangnya jarang ditemukan anggrek hitam ini. Semoga anggrek hitam akan lebih banyak lagi dijumpai. Proficiat, Krisna! 🙂

  16. Ryan Febri says:

    kita sering “memainkan” anggrek namun kita sendiri lupa jika ada satu jenis yang mulai langka. semoga ini cepat diatasi sehingga keanekaragaman anggrek semakin bertambah…..menarik….

  17. Ganang Madyasta says:

    Keindahan yang nggak akan tergantikan. Sayangnya, aku sendiri belum pernah melihat anggrek ini (atau mungkin lupa… hehe). Penyajian informasinya bagus, padat namun jelas, juga mewakili banyak informasi :3
    Keep it up!! 😀

  18. laurensianachandrika10 says:

    wahh….perlu adanya sosialisasi dengan masyarakat sekitar untuk menjaga populasi yang unik ini seperti meningkatkan kesadaran untuk alih fungsi hutan… save anggrek hitam 🙂

  19. hermantochen says:

    tambahan informasi sedikit mungkin, selain kebakaran hutan mungkin yang menjadi penyebab anggrek ini langka karena berkembangbiaknya tanaman anggrek itu agak susah setau saya, jadi mgkn karena hal tersebut juga menjadi langka.
    thanks gan

  20. anselmus masan rumat says:

    informasi berkesan menarik. semoga pihak terkait dalam hal kebakaran hutan bisa ambil sikap yang ramah untuk tumbuhan ini agar di hari esok bisa lebih baik lagi.

  21. Mohamad Sholikhin says:

    Apa ada yang membudidayakan secara kultur jaringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php