Vincentius Y.Winata

Berpikir maju (molekuler)? gunakan DNA Barcode

Posted: September 10th 2014

Barcode selama ini biasa kita kenal sebagai garis-garishitam dan putih pada identifikasi produk di supermarket. Namun, saat ini telah muncul istilah ilmiah DNA barcode yang menarik perhatian dunia sebagai sistem terbaru dalam identifikasi hampir semua spesies fauna, baik interspefisikasi maupun intraspesifik secara cepat dan akurat. Dengan DNA barcode ini identifikasi ratusan ribu taksonomi akan lebih mudah. “Kalau di supermarket itu dengan barcode nama barang hingga harganya jelas. Ini pula yang ada pada DNA barcode,”kata peneliti bidang genetika dan molekuler LIPI, Ir. Moch. Syamsul Arifin Zein, M.Si pada kuliah tamu program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, Jumat (25/10). Zein mencontohkan dengan DNA barcode akan sangat membantu bagi petugas di bagian karantina untuk mencegah ulah nakal pedagang-pedagang ilegal yang ingin menyelundupkan hewan-hewan langka dilindungi, seperti burung Kakak Tua Jambul Kuning. Lebih dari itu DNA barcode juga mampu melihat jenis ulat tertentu yang ada di dalam buah. Penanda gen Cytochrome c Oxidase subunit I (COI) dari genom mitokondria DNA (mtDNA) yang merupakan sekuen DNA digunakan sebagai DNA barcode. Zein melihat DNA barcode juga menjadi … Read more


Great wall-Riau

Posted: June 9th 2014

Ngarai Sianok sudah menjadi ikon Bukittinggi. Terbersitkah di benak Anda untuk menuruni ngarai dan merasakan kejernihan air sungai yang mengular di dasar ngarai?, pernahka anda merasakan menjalani ribuan meter menelusuri celah tebing seperti pada tembok china? Kini, niat Anda itu bertambah mudah karena adanya Jenjang 1.000. Tangga yang mengular di antara tebing dengan pagar di sisi kanan dan kiri siap mengantar Anda sampai ke dasar. Di samping itu, tangga ini juga digunakan untuk berolah raga jalan kaki dengan latar belakang Gunung Merapi dan Singgalang yang anggun dan mempesona. Di Jenjang 1000 yang menjadi objek wisata baru ini tersedia pula tempat peristirahatan, WC, kolam pancing, lokasi camping serta lapangan parkir yang luas. Pengujung saat berada di Jenjang 1.000 itu dapat menyaksikan perilaku kera yang berkeliaran sambil bermain dan melompat dari dahan ke dahan dan burung-burung berkicau. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bukittinggi, Eldi Efra di Bukittinggi, Kamis (6/3/2014), mengatakan Jenjang 1.000 yang terletak … Read more


“Analisis Forensik Molekuler DNA Profilling Dalam Mengejar Pelaku Pemerkosaan”

Posted: May 9th 2014

Analisis forensik merupakan metode untuk mengumpulkan informasi mengenai masa lalu. Hal ini terutama menjadi penting dalam pelaksanaan hokum terhadap tindak criminal dimana dengan analisis forensik bisa diketahui identitas dan apa yang terjadi pada pelaku dan korban(Overman, 1972). Namun, terkadang dalam pelaksanaannya sering mengalami kendala seperti bukti forensik yang minimal atau bahkan hancur seperti pada kasus bom bali 1 dan 2, hampir semua korban tidak dapat teridentifikasi akibat hangus atau terbakar. Ilmu biologi molekuler pun menjadi solusi yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan analisis forensik untuk mengkarakteristik bukti-bukti biologis yang minim tersebut. Untuk kasus pemerkosaan diperiksa spermanya tetapi yang lebih utama adalah kepala spermatozoanya yang terdapat DNA inti sel didalamnya. Sedangkan jika di TKP ditemukan satu helai rambut maka sampel ini dapat diperiksa asal ada akarnya. Namun untuk DNA mitokondria tidak harus ada akar, cukup potongan rambut karena diketahui bahwa pada ujung rambut terdapat DNA mitokondria sedangkan akar rambut terdapat DNA inti … Read more


Burungku burungmu burung kita semua

Posted: November 12th 2013

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati, terutama karena letaknya geografisnya yang strategis dan merupakan negara kepulauan sehingga terdapat banyak spesies endemik khas indonesia. Salah satu hewan eksotis diindonesia yaitu burung atau berasal dari kelompok aves namun sayangnya sudah banyak dari spesies ini masuk dalam kategori terancam punah menurut IUCN. Digunakan5 spesies burung yang statusnya terancam punah menurut IUCN Ottus siaoensis atau celepuk siau, merupakan spesies endemik pulau siau sulawesi utara. Merupakan spesies termasuk ke dalam kategori Redlist yaitu critically endangeredD, yaitu spesies dengan jumlah populasi diperkirakan kurang dari 50 individu dewasa di alam. Saat ini, Siau sedang mengalami deforestasi yang terjadi sangat cepat. Hal tersebut sangat berpengaruh pada jumlah populasiOtus siaoensis. Pada tahun 1998, sebuah survei selama 5 hari menunjukan Siau hanya memiliki 50 ha hutan saja yang tersisa, dan semua itu terletak di atas ketinggian 800 m di Gunung Tamata. Selain deforestasi, ada pula masalah konversi habitat hutan menjadi kawasan savana (BirdLife … Read more


EMBnet; Bioinformatika Tanpa Batas

Posted: September 15th 2013

BIOINFORMATIKA TANPA BATAS LEMBAGA PENGELOLANYA DAN AFFILIASINYA EMBnet merupakan sebuah situs database molekuler yang secara global menyediakan informasi bagi penggunanya diseluruh penjuru dunia yang dapat diakses secara gratis. Sebelum membahas lebih mendalam tentang apa saja yang ada didalam website ini, terlebih dahulu kita akan membahas lembaga yang ada dibalik kesuksesan website ini. Awalnya EMBnet dibentuk atas kebutuhan penyediaan dan penyimpanan database yang lebih banyak dan cepat pada tahun 1988 oleh European Molecular Biology Laboratory(EMBL) dibentuklah EMBnet EMBnet sendiri diatur dengan lima anggota dewan eksklusif. Dewan eksklusif dimana diketuai oleh Teresa Atwood dari inggris. EMBnet juga telah beberapa kali aktif berpartisipasi dalam konsorium-konsorium eropa, seperti SeqAhead, AllBio dan EMBER. EMBnet juga berkolabrasi dengan beberapa Jaringan sosial internasional, termasuk ISCB, ISB, BTN, dan Itico, dan telah menjadi ujung tombak pelatihan bioinformatik-GOBLET. Gambar 1. Beberapa situs atau jaringan internasional yang bekerjasama dengan EMBnet dalam penyediaan database molekuler. RESOURCES /SUMBER DAYANYA EMBnet juga menyediakan … Read more


syaloom

Posted: September 10th 2013

Syaloom merupakan bahasa ibrani yang berarti damai sejahtera. Jadi harapan saya semoga blog ini dapat membawa damai sejahtera bagi kita semua muach-muach


Hello world!

Posted: September 10th 2013

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php