Berliani Christy

Teknik Penanda Molekuler pada Serangga

Posted: August 30th 2015

Pada serangga, penanda DNA digunakan untuk memberikan informasi kasar yang mendasari para ekologis membuat perkiraan keragaman genetik dan aliran gen antar spesies serangga, mengidentifikasi haplotipe dan garis umur atau memprediksi migrasi dan sejarah koloni. Intinya, penanda DNA dalam study serangga ini terfokus untuk membongkar faktor genetik apa sih yang sebenarnya mendasari keragaman spesies serangga dalam ekosistem di alam, termasuk di dalamnya mutasi dan resistensi terhadap zat-zat tertentu. Hal yang ingin saya diskusikan pada kesempatan kali ini adalah study mengenai perilaku serangga dan resistensi serangga terhadap insektisida yang menjadi permasalah khususnya untuk para petani. Kemudian kita akan berbicara sedikit mengenai metode atau teknik microarray. Studi Perilaku Serangga Perilaku serangga sosial menampilkan fenomena biologi yang kompleks yang mendapatkan perhatian dari para ahli bilogi molekuler. Lebah madu (Apis mellifera) merupakan organisme model yang sedang dipelajari perilaku sosialnya di tingkat molekuler. EST telah digunakan sebagai penanda ekspresi dalam format mikroarray untuk memprediksi perilaku pengasuhan … Read more


Amfibi tak memiliki paru-paru?! Ah.. salamander kan?… Bukan!!

Posted: November 2nd 2016

Merupakan satu-satunya katak di dunia yang tidak memiliki paru-paru. Katak kepala pipih ini pertama kali ditemukan di Kecamatan Nanga Sayan, Kabupaten Melawi Kalimantan Barat dimana kecamatan tersebut dialiri oleh Sungai Apin. Katak kepala pipih pertama kali ditemukan pada tahun 1978 dimana hanya ditemukan satu spesimen saja, kemudian dilakukan ekspedisi kedua yang dilakukan pada tahun 1995 ditemukan satu spesimen lagi pada lokasi yang berdekatan dengan tempat penemuan spesimen pertama. Hingga akhirnya pada tahun 2007 ditemukan lebih banyak spesimen yang terdiri dari dua populasi, namun lokasi ditemukannya tidak berdekatan dari ekspedisi sebelumnya karena habitat alami yang ditemukan pada saat ekspedisi pertama dan kedua sudah mengalami kerusakan akibat penambangan emas ilegal yang menyebabkan sungai menjadi tercemar dan katak kepala pipih tidak dapat tinggal disana. Pada ekspedisi yang dilakukan pada tahun 2007 tersebut, populasi yang baru ditemukan tersebut terletak di sungai bagian hulu dimana air sungai masih jernih dan aliran air yang deras. Lokasi … Read more


Lestarikan Buah Lokal!!!

Posted: May 9th 2016

Buah merupakan bahan pangan yang penting dan seharusnya ada dalam tiap menu makanan kita sehari-hari. Buah mengandung sumber nutrisi yang diperlukan bagi tubuh seperti vitamin, mineral dan serat. Banyak penyakit yang timbul karena tidak mengkonsumsi buah contohnya kekurangan vitamin C yang biasanya ada pada buah jeruk dapat menimbulkan sariawan pada mulut. Dari tahun ke tahun kebutuhan akan konsumsi buah semakin meningkat, membuat banyak kios warung buah bertebaran dimana-mana. Kios buah menjual banyak buah baik buah lokal maupun impor. Masyarakat di Indonesia cenderung menyukai buah impor daripada buah lokal. Sejak dibukanya kran impor buah pada tahun 1992, jumlah dan ragam buah yang masuk ke Indonesia semakin banyak. Pada tahun 1999 jumlah impor buah Indonesia 110.409.321 kg dengan nilai sebesar US $ 61.352.034. Jumlah impor buah tersebut meningkat menjadi 393.353.172 kg dengan nilai sebesar US $ 224.589.553 pada tahun 2004 (Deptan, 2006). Buah-buahan impor tersebut mudah diperoleh oleh konsumen di berbagai tempat … Read more


Kriuknya Ikan Seluang . . .

Posted: April 3rd 2016

Ikan seluang (Rasbora argyrotaenia Blkr) atau ikan Bad (Sumatera) atau ikan paray atau wader (Jawa) merupakan ikan perairan tawar yang dapat ditemukan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Ikan ini dapat ditemukan di perairan sungai dan dataran banjir yang bersifat masam (Sulistiyarto dkk., 2007; Arsyad dan Syaefudin, 2010; Zulkifli dkk., 2011). Menurut Sulistiyarto dkk. (2010), ikan seluang merupakan omnivora karena makanan utamanya adalah detritus, hewan invertebrata, dan tumbuhan. Ikan seluang mengadakan pemijahan biasanya pada saat musim hujan pada daerah perairan yang lebih dalam hingga ke rawa-rawa. Ikan ini tergolong heteroseksual. Ikan seluang mencapai matang gonad setelah mencapai ukuran panjang di atas 330 mm dan berat di atas 7 gram. Adanya sungai Kapuas yang sering mengalami pasang surut di Kalimantan Barat khususnya di Pontianak, menyebabkan Pontianak merupakan salah satu dataran banjir sehingga terdapat ratusan parit yang membelah kota Pontianak yang dibuat sejak zaman penjajahan Belanda dengan tujuan untuk mengatasi banjir saat pasang … Read more


Lidah”-nya” Buaya, Sumberdaya Potensial Bumi Khatulistiwa

Posted: March 4th 2016

Lidahnya Buaya, Sumberdaya Potensial Bumi Khatulistiwa Pontianak merupakan pusat pengembangan agroindustri lidah buaya di Indonesia. Tanaman lidah buaya di Pontianak memiliki taksonomi sebagai berikut : Dunia    : Plantae Divisi     : Spermatophytta Kelas      : Monocotyledoneae Bangsa   : Liliflorae Suku       : Liliaceae Marga     : Aloe Spesies   : Aloe chinensis Baker Mengapa Aloe chinensis menjadi sumberdaya lokal yang potensial di Pontianak, Kalimantan Barat? Hal tersebut disebabkan karena spesies tersebut merupakan jenis varietas terunggul di Indonesia bahkan keunggulannya diakui di dunia. Tanaman ini memiliki berat sekitar 0,8 – 1,2 kg di setiap pelepahnya dan dapat dipanen setiap bulan sejak bulan ke 10 sampai 12 setelah penanaman sampai tahun kelima. Mutu panennya tergolong mutu A yaitu tanpa cacat atau serangan hama penyakit daun. Jauh lebih unggul bila dibandingkan dengan lidah buaya yang dibudidayakan di luar Pontianak, seperti Amerika dan China, dimana setiap pelepahnya hanya … Read more


Kelapa Sawit VS Ladang Berpindah

Posted: December 4th 2015

gaung sang penakluk asap gaung sang penakluk asap Blogers… klik tulisan “gaung sang penakluk asap” dulu ya… selamat menyaksikan 🙂 Setelah itu, baru deh lanjut baca artikel di bawah ini… selamat membaca, semoga bermanfaat 🙂 Pulau Kalimantan terkenal dengan ekosistem hutan hujan tropisnya sejak zaman dahulu kala. Dulu tidak pernah terdengar kabar berita bencana besar yang meliputi Pulau Borneo ini… Namun, dapat kita lihat sendiri terutama pemberitaan di dua tahun terakhir ini (2014 dan 2015) semakin ramai membincangkan bencana kabut asap yang melanda beberapa daerah di Indonesia, seperti di Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Nah, pada artikel ini saya akan memfokuskan mengenai kondisi hutan di Kalimantan Barat khususnya hutan di daerah desa Kubu Padi, Kecamatan Kuala Mandor-B, Kota Kubu Raya. Artikel ini dibuat berdasarkan video “Gaung Sang Penakluk Asap” di atas…. Jadi, tonton ya videonya sebelum membaca artikel ini lebih lanjut… hhe 🙂 Nah, berdasarkan video tersebut, tampak bahwa … Read more


Penyuku Sayang…. Penyuku Malang

Posted: September 9th 2015

Penyuku Sayang, Penyuku Malang… Kali ini saya akan mengulas sedikit tentang penyu sisik dan status keberadaan spesies tersebut di bumi kita tercinta ini… Kingdom : Animalia Phylum : Chordata Class : Reptilia Order : Testudines Family : Cheloniidae Nama Ilmiah : Eretmochelys imbricata Penyu sisik yang dalam nama ilmiahnya adalah Eremochelys imbricata dan dalam bahasa Inggris biasanya disebut Hawksbill Turtle karena memiliki mulut/moncong/paruh seperti elang. Penyu ini dapat hidup sampai 40 tahun lamanya. Penyu sisik merupakan karnivora, namun setelah dewasa menjadi omnivora. Makanan penyu sisik berupa sponge, moluska, alga laut, crustasea, ikan kecil, dan ubur-ubur. Peran penyu sisik dalam ekosistem adalah ikut berkontribusi dalam jaring makanan laut dan pesisir serta transport nutrisi dalam laut. Penyu laut berperan dalam ekosistem terumbu karang yang sehat karena memakan spons sehingga dapat terkendali sehingga pertumbuhannya tidak menyaingi terumbu karang. Ciri-ciri fisik penyu sisik tidak terlalu besar bila dibandingkan dengan penyu laut lainnya, penyu ini … Read more


Hello world!

Posted: August 22nd 2015

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php