Jerry_BLOG

AYAM RAS VS AYAM BURAS

Posted: May 21st 2014

boiler     VS     ayam jantan 2

Disusun Oleh :

Jerry Julian Paays

Debby Rakhmawati

 

Manakah yang lebih baik antara peternakan ayam ras dan ayam buras ????, sebelum itu kita harus mengerti definisi peternakan secara umum. Peternakan merupakan sektor yang memiliki peluang sangat besar untuk dikembangkan sebagai usaha di masa depan. Kebutuhan masyarakat akan produk – produk peternakan akan semakin meningkat setiap tahunnya. Peternakan sebagai penyedia protein, energi, vitamin, dan mineral semakin meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan gizi guna meningkatkan kualitas hidup. Salah satu peternakan yang sangat umum dilakukan di indonesia adalah peternakan ayam.

Kontribusi unggas terhadap produksi daging nasional semakin meningkat dari 20% tahun70-an menjadi 65,27% (1.533.000 ton) pada tahun 2010 dan 13% diantaranya ( 287,8 ribu ton) berasal dari unggas lokal. Tahun 2012 kontribusi daging ayam sebesar 66.8% sebagian besar ayam broiler.

Ayam broiler merupakan sebutan untuk ayam hasil budidaya teknologi yang memiliki karaker ekonomi dengan ciri khas pertumbuhan cepat, pengahasil daging dengan konversi pakan irit dan siap potong usia 5-6 minggu baik jantan maupun betina (panen usia muda). Sejara dari ayam boiler ini di indonesia dikenal pada tahun 1970an dan berkembang tahun 1980. Ayam boiler sendiri menggunakan strains atau bibit ayam broiler unggulan. Strains ayam broiler unggulan diperoleh dari usaha penyilangan ayam unggulan.

Strain –strain yang ada pada ayam boiler yang komersil di Inodenisa antara lain Cobb,  AA, AvianHubbard, Ross, Super 77, Tegel 70, ISA, Kim cross, Lohman 202, Hyline, Vdett, Missouri, Shaver Starbro, Pilch, Yabro, Goto, Arbor arcres, Tatum, Indian river, Hybro,Cornish, Brahma, Langshans, Hypeco-Broiler, Marshall”m”, Euribrid, A.A 70, H&N, Sussex, Bromo dan CP 707.

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas ayam boiler adalah pemberian obat yang meliputi antibiotika, vaksin dan vitamin dibutuhkan untuk membantu mempertahankan kesehatan ayam, atau  mengobati ayam bila terserang penyakit.
Pemilihan dan pemakaian obat-obatan harus tepat sesuai kasus yang dihadapi. Oleh sebab itu, diagnosa penyakit tidak boleh salah untuk efektif terapi pengobatan. Obat-obatan ini hanya sebagai pendukung, bukan faktor utama ayam menjadi sehat. Karena, faktor utama untuk menghasilkan ayam sehat adalah sanitasi dan tata laksana pemeliharaan yang benar. Obat bagus dan mahal tidak akan bermanfaat bila sanitasi dan manajemen pemeliharan buruk. Malah dapat menimbulkan kerugian, karena problem penyakit akan sering muncul dan sulit diatasi dan berujung pada biaya produksi tinggi.

Peternakan ayam yang paling umum dilakukan adalah peternakan ayam buras yang merupakan salah satu unggas lokal yang umumnya dipelihara petani di pedesaan sebagai penghasil telur tetas, telur konsumsi, dan daging. Selain dapat diusahakan secara sambilan, mudah dipelihara dengan teknologi sederhana, dan sewaktu-waktu dapat dijual untuk keperluan mendesak. Unggas ini mempunyai prospek yang menjanjikan, baik secara ekonomi maupunsosial, karena merupakan bahan panganbergizi tinggi, serta permintaannya cukup tinggi. Telur dan daging ayam buras memilikipangsa pasar tersendiri. Hal ini ditunjukkan oleh harganya yang melebihi telur dan daging ayam ras serta konsumennya banyak. Jenis ayam Buras, di antaranya ayam Sumatra, Nunukan, Kedu, Bangkok, Merawang, Sentul, Pelung, dan Hias.

Mengapa peternakan ayam buras di Indonesia yang di pelihara secara tradisional sangat rendah??, hal ini disebabkan oleh tingkat mortalitas tinggi, pertumbuhan lambat, produksi telur rendah, biaya pakan tinggi,Skala usaha kecil.Untuk meningkatkan populasi, produksi, produktivitas, dan efisiensi usaha tani ayam buras, pemeliharaannya perlu ditingkatkan dari tradisional ke arah agribisnis. Dari faktor-faktor di atas, maka dilakukan Upaya meningkatkan produktivitas ayam buras dapat dilakukan dengan melaksanakan “Sapta Usaha” ayam buras, yang meliputi pemilihan bibit, pencegahan penyakit, perkandangan, pemberian pakan dengan gizi seimbang, sistem reproduksi,  pascapanen, pemasaran, manajemen usaha.

Menurut sumber dari direktorat jendral Peternakan (2006), setelah dilakukannya upaya-upaya tersebut maka peternakan ayam buras pada tahun 2003 populasinya tercatat 275.291.873 ekor dengan produksi daging dan telur masing-masing 298.516 ton dan 177.015 butir. Sedangkan pada tahun 2006 populasinya tercacat 298.431.917 ekor dengan produksi daging dan telur masing-masing 322.780 ton dan 181.095 butir.

Apakah perbedaan dari ayam boiler dan ayam buras (ayam kampung)???

Dari keterangan di atas maka dapat diketahui perbandingan ayam boiler dan ayam kampung Ayam broiler 39 – 40 hari bisa mencapai bobot 1,8kg sedangkan ayam kampung perlu lebih dari 3 bulan. Bahkan kini ayam broiler modern bisa mencapai bobot yang sama pada umur 31 – 32 hari.Panen ayam broiler 5-6 minggu sedangkan ayam kampung 3-4 bulan. Kandungan gizi ayam kampung lebih tinggi dari pada ayam boiler.

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php