Jerry_BLOG

Bagaimana bisa membedakan subspesies Lutung jawa Trachypithecus auratus mauritius dan Trachypithecus auratus auratus ???

Posted: September 11th 2014

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki ragam jenis primata terkaya di dunia.Salah satu jenis satwa endemik yang hidup di Indonesia adalah Lutung Jawa (Trachypithecus auratus). Lutung Jawa dibedakan menjadi 2 subspesies yaitu Trachypithecus auratus mauritius dan Trachypithecus auratus auratus. Bagaimana cara mengidentifikasi kedua subspesies tersebut ??? Gambar 1. Trachypithecus auratus mauritius     gambar 2. Trachypithecus auratus auratus   Identifikasi subspesies pada Lutung jawa dapat diketahui berdasarkan sekuen gen D-loop. Identifikasi pada level genetis menggunakan gen D-loop, karena merupakan gen pada DNA mitokondria, memiliki laju mutasi 4-5 kali lebih cepat dibandingkan sekuen gen pada DNA mitokondria lainnya, panjang gen D-loop sekitar 1 kb, dan merupakan daerah non-coding.   Tahapan identifikasi Lutung jawa menggunakan gen D-loop, yaitu : Menggunakan sampel darah pada kedua subspesies Lutung jawa Sampel darah dalam venojack tersebut disimpan pada suhu -20°C sebelum digunakan. Prosedur isolasi whole blood yang dilakukan mengikuti prosedur kerja dari Roche Isolation DNA Mini Kit dengam … Read more


Telur Ayam Luaar Biasaa

Posted: May 21st 2014

Jerry Julian Paays Debby Rakhmawati Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar. Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat. Persilangan dan seleksi itu dilakukan cukup lama hingga menghasilkan ayam petelur seperti yang ada sekarang ini. Dalam setiap kali persilangan, sifat jelek dibuang dan sifat baik dipertahankan (“terus dimurnikan”). Inilah yang kemudian dikenal … Read more


AYAM RAS VS AYAM BURAS

Posted: May 21st 2014

     VS      Disusun Oleh : Jerry Julian Paays Debby Rakhmawati   Manakah yang lebih baik antara peternakan ayam ras dan ayam buras ????, sebelum itu kita harus mengerti definisi peternakan secara umum. Peternakan merupakan sektor yang memiliki peluang sangat besar untuk dikembangkan sebagai usaha di masa depan. Kebutuhan masyarakat akan produk – produk peternakan akan semakin meningkat setiap tahunnya. Peternakan sebagai penyedia protein, energi, vitamin, dan mineral semakin meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan gizi guna meningkatkan kualitas hidup. Salah satu peternakan yang sangat umum dilakukan di indonesia adalah peternakan ayam. Kontribusi unggas terhadap produksi daging nasional semakin meningkat dari 20% tahun70-an menjadi 65,27% (1.533.000 ton) pada tahun 2010 dan 13% diantaranya ( 287,8 ribu ton) berasal dari unggas lokal. Tahun 2012 kontribusi daging ayam sebesar 66.8% sebagian besar ayam broiler. Ayam broiler merupakan sebutan untuk ayam hasil budidaya teknologi yang memiliki karaker ekonomi dengan ciri … Read more


PERANAN BIOLOGI MOLEKULER PADA PEMULIAAN TANAMAN

Posted: May 13th 2014

Pendahuluan Kemajuan dalam bidang bioteknologi khususnya pada biologi molekuler membuka peluang penggunaannya dalam memecahkan berbagai masalah pemuliaan tanaman. Dalam pemuliaan konvensional menggunakan hasil observasi fenotipe, kadang-kadang didukung oleh statistika yang rumit dalam menyeleksi individu unggul pada suatu populasi tanaman. Oleh karena itu pemuliaan tanaman di masa mendatang akan lebih mengarah kepada penggunaan teknik dan metodologi pemuliaan molekuler dengan menggunakan penanda genetik. Untuk memonitor terkombinasi genom pada tanaman dalam kegiatan pemuliaan tanaman selain dilakukan pengukuran langsung terhadap fenotipe, juga digunakan berbagai penanda, antara lain penanda morfologi dan sitologi. Saat ini dengan adanya kemajuan dibidang biologi molekuler, telah didapatkan jenis-jenis penanda baru yang potensial dan dapat membantu pemuliaan tanaman, misalnya penanda DNA dan penanda izozim. Adapun penanda DNA yang telah dikenal antara lain Restriction Fragment Length polymorphism (RFLP), Random amplified polymorphsm DNA (RAPD) dan Amplified Fragment Length polymorphism (AFLP). Rekayasa Genetika Atau Tanaman Transgenik Banyak pakar memandang rekayasa genetika secara sederhana sebagai … Read more


Hello world!

Posted: May 9th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php