Jaka Galih Prasetyo / 120706772

Introduction to Information Technology “Data, Knowledge, and Decision Support”

Posted: December 10th 2012

Disuatu sistem sangatlah bergantung dengan bagaimana cara kita mengInput suatu data secara benar. Setelah data ini di input secara benar dan bisa di pertanggung jawabkan kemudian kita harus mempresentasikan dengan baik dan benar. Biasanya data yang akan dipresentasikan ini dilakukan oleh kalangan Manager. Dalam mencapai tujuan yang baik, seseorang harus membuat sebuah keputusan, keputusan ini tergantung dengan adanya peranan yaitu berasal dari :

  • Interpersonal peran: “setiap individu memiliki cara pemikiran masing-masing” tokoh, pemimpin, penghubung.
  • Informational peran: “dengan cara memonitor” monitor, penyebar, juru bicara.
  • Putusan peran: “bagaimana cara membuat keputusan yang baik” pengusaha, handler gangguan, pengalokasi sumber daya, negosiator.

 

Dalam dunia per-Manager’an, manager itu membutuhkan sebuah sistem yang akan membantu dalam membuat keputusan yang baik, disamping membuat keputusan manager juga menggunakan sistem untuk menganalisis sebuah data dan melihat sebuah resume dari sebuah sistem. Data yang ada atau yang didapatkan bersumber dari :

  • Internal Data
  • Personal Data
  • External Data

Dengan metode pengumpulan data secara :

  • Manually “secara manual”
  • By instrumen dan sensors
  • Scanning atau Transfer elektronik

 

Bagaimana cara memilih sebuah data yang baik, dengan melihat kualitas sebuah data dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Harus memiliki data yang berkualitas
  • Data aman
  • Relefan ( sesuai dengan kebutuhan sesorang)
  • Terkini (update) sesaui dengan yang terjadi pada saat itu
  • Complete (lengkap)
  • Konsisten (ketika saat diakses tidak berubah)

–  Data Storage and Management

  • Yang dimaksud dengan Data Storage adalah gudang data yang digunakan untuk menyimpan data.

–  Business Intelligence

  • Business Intelligence akan memiliki banyak proses, dan menganalisa serta melakukan perbandingan hingga mengambil sebuah keputusan
  • Analog Model : Sistem nyata
  • Quantitative Model : Hasil yang akan didapatkan
  • Mental Model : Bagaimana seseorang menggambarkan sebuah sistem yang ada atau situasi
  • Iconic Model : Replica dari sebuah model

–  dalam mengambil atau membuat suatu keputusan dibutuhkan beberapa langkah yang harus di lakukan antara lain adalah :

  • Mendeskripsikan masalah
  • Membuat model matematikanya
  • Mencari sebuah solusi
  • Memilih solusi

–  Ada juga Decision Support Systems di mana system informasi ini yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat.

  • DSS ini terdiri dari :
    • Keputusan terstruktur
    • Keputusan  semiterstruktur
    • Keputusan tak terstruktur

–   Enterprise Decision Support

  • Enterprise Decision Support dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu Executive Information System dan Group Decision Support System.
    • Executive Information System
      Yang dimaksud dengan Executive Information System antara lain adalah : Memenuhi kebutuhan informasi dari eksekutif

      • Perlu untuk memonitor tren permasalahan
      • Membutuhkan informasi dari internal dan eksternal
      • Akses data yg cepat dibutuhkan oleh executives
      • user interface yg mudah dipahami
      • Berbasis tampilan grafik
      • Sering terkoneksi dengan layanan informasi online
      • Terintegrasi dengan email
      • Group Decision Support System
        Yang dimaksud dengan Group Decision Support System adalah : Menfasilitasi pengambilan keputusan terstruktur atau tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan .Mendukung pekerjaan kelompok dengan mendorong munculnya ide, meningkatkan komunikasi, penerapan tools analisa yg dibutuhkan
      • Ada beberapa pengertian terhadap Executive Information System  sbb :
        • Pertemuan Face-to-face meetings – menggunakan komputer  dan aplikasi GDSS yang saling terhubung,
        • Corporate ‘war room’ – Informasi di analisa dan tampilkan secara grafis kepada semua anggoyta
        • Support for virtual teams – mendukung proses kolaborasi untuk team yg terpisah secara geografis
        • Apa yang dapat di lakukan dengan  stored data ?

–  Analytical Processing – kegiatan menganalisa data yg sudah terakumulasi

–  Online analytical processing (OLAP)

  • Dilakukan oleh end-user
  • Melibatkan kumpul data besar dengan relasi yg kompleks

–  Data mining – Pencarian cerdas pada data yg tersimpan di data marts/ warehouses

  • menemukan predictive information
  • Menemukan pola baru (unknown patterns)

–  Memerlukan mining tools yg powerful

–  Mining tools menerapkan teknik komputasi cerdas (learning, intelligence)

–  Visualisasi data yaitu : Hasil analisa data bisa lebih berguna jika ditampilkan menggunakan teknik Data Visualization yang terdiri        dari :

  • Visual Interactive Modeling – berbasis grafik
  • Visual Interactive Simulation – menggunakan simulasi/animasi

Geographic Information Systems – menampilkan data mengunakan peta digital

Implementing Knowledge Management ( Menerapkan Manajemen Pengetahuan ), bisa menciptakan posisi baru, mincitakan infrastruktur manajemen pengetahuan, membangun budaya pengetahuan dan memfasilitasi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php