irnams

Deteksi HIV dengan molekuler? Bisa banget, ini dia RT-PCR hibridisasi dot blot

Posted: May 10th 2014

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah penyebab acquired immunodeficiency syndrome (AIDS), yang merusak sIstem kekebebalan tubuh sehingga tubuh mudah diserang penyakit lain. Berdasarkan data WHO/UNAIDS tahun 2006, dinyatakan 39,5 juta orang hidup dengan HIV dan diantaranya 630.000 orang meninggal akibat AIDS. Di Indonesia infeksi HIV cenderung meningkat dari tahun ke tahun, pada akhir September 2006 dilaporkan jumlah penderita AIDS ada 6987. Baru-baru ini PBB memperkirakan pengidap HIV-AIDS di Indonesia telah mencapai 180.000 orang (WHO, 2007). Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap HIV diperlukan pemeriksaan penunjang di laboratorium, pemeriksaan tersebut antara lain teknik enzyme linked immunoassay (ELISA), Western Blot, dan immunofluorescence assay. Teknik tersebut mendeteksi antibodi terhadap HIV. Kelemahan metode tersebut tidak dapat mendeteksi virus pada window period, suatu periode di mana seseorang telah terinfeksi HIV tetapi tubuh belum membentuk antibodi yaitu sekitar 2–4 minggu. Virus dapat dideteksi dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) dalam periode tersebut, meskipun dalam jumlah kecil (Abravaya et … Read more


Alfred Russel Wallace the Explorer!

Posted: September 12th 2013

Alfred Russel Wallace the Explorer! Alfred Russel Wallace O.M., F. R. S. ilmuwan berkebangsaan Inggris, lahir pada tanggal 8 Januari 1823. Ia dikenal sebagai naturalis, penjelajah, ahli antropologi, pengembara dan ahli biologi dari Britania. Wallace menyatakan teori mengenai seleksi alam. Penelitian pertama yang ia lakukan pada tahun 1846 di sungai Amazon. Dari ekspedisi di Amazon, ia mengoleksi bermacam-macam serangga. Koleksi serangganya laku terjual dan dijadikan sebagai modal penjelajahannya di Indonesia. Pada tahun 1848 sampai 1854, ia tiba di Singapura. Ia menjelajahi wilayah Indonesia selama delapan tahun (1854 – 1862). Wallace pernah melakukan perjalanan mengeilingi kepulauan Indonesia sejauh 22.000 km. Ia telah berhasil mengumpulkan 125.000 jenis spesies mamalia, reptil, burung, kpu-kupu dan berbagai macam serangga. Pada 1858, Wallace menyatakan bahwa kepulauan Indonesia memiliki kawasan biogeografis bercorak asiatis dan bercorak australis.Dari penjelajahannya itu, ia membuat catatan yang berjudul The Malay Archipelago. Dalam bukunya, Wallace trembled with excitement ketika melihat seekor kupu-kupu langka. … Read more


Hello world!

Posted: September 12th 2013

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php