Iman Bahy

Blog Archives


Hijaukan Kembali Bersama Molekuler

Posted: September 5th 2014

“Lestari alamku lestari desaku.. Dimana Tuhanku menitipkan aku.. Nyanyi bocah-bocah di kala purnama .. Nyanyikan pujaan untuk nusa..” “Mengapa tanahku rawan ini.. Bukit-bukit telanjang berdiri.. Pohon dan rumput enggan bersemi kembali.. Burung-burung pun malu bernyanyi..” – Lestari – Kata-kata di atas adalah potongan lirik lagu yang berjudul Lestari oleh Gombloh. Lirik lagu itu menyerukan kelestarian alam kita. Memang terasa nyata hal itu terjadi. Alam Indonesia dahulu hijau, bukit dipenuhi pohon, dan sekarang banyak yang ditelanjangi oleh makhluk egois, yaitu kita sendiri. Semakin berkembang jaman, semakin banyak hutan gundul. Namun, semakin berkembang jaman, semakin banyak pula manusia yang sadar akan pentingnya kelestarian lingkungan untuk kehidupan. Pada jaman modern ini, manusia berlomba-lomba untuk mengembalikan hutan yang gundul-gundul tadi menjadi hijau kembali. Salah satu caranya adalah dengan pendekatan molekuler. Penanda molekuler adalah salah satu cara yang digunakan untuk bidang pemuliaan dan konservasi sumberdaya genetik. Bibit unnggul dapat dihasilkan dalam waktu lebih cepat dan … Read more


Ikan Mujair

Posted: May 21st 2014

Family: Cichlidae Genus: Oreochromis Species: mossambicus Harapan hidup: 11 tahun Nama latin ikan mujair ialah Oreochromis mossambicus. Ikan mujair adalah ikan air tawar yang berasal dari Afrika Selatan dan pertama kali ditemukan di Indonesia oleh Pak Mujair. Ikan mujair berkerabat dekat dengan saudara mereka yang lebih populer, ikan nila. Bersama ikan manfish/angelfish, ikan discus, ikan lohan dan ikan oscar, ikan mujair dan ikan nila tergabung dalam keluarga Cichlid. HABITAT Ikan mujair hidup secara berkelompok. Tempat hidup ideal untuk ikan mujair adalah di perairan tenang seperti bendungan, sungai dan danau air tawar. Meskipun ikan mujair dapat dipelihara di dalam akuarium, mereka tidak akan tumbuh secepat ikan mujair yang dibesarkan di kolam atau alam terbuka. Di beberapa daerah, bibit ikan mujair ditebarkan di sawah pada musim tanam. Bibit ikan mujair akan tumbuh hingga ukuran konsumsi (12-15 cm) bersamaan saat padi siap panen. Ikan mujair adalah spesies yang bandel (dapat beradaptasi dengan kondisi … Read more


“Channa striata”

Posted: May 21st 2014

Ikan gabus adalah sejenis ikan predator yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: bocek dari riau, aruan, haruan (Mly.,Bjn), kocolan (Btw.), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jw.), kabos (Mhs.) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793). Pengenalan Ikan Gabus Awalnya, ikan gabus malas adalah hama yang mengusik ketenangan ikan-ikan peliharaan di kolam, sama seperti belut. Namanya sesuai dengan kebiasaan hidupnya. Ikan ini hampir-hampir tidak bergerak saking malasnya. Oleh karena itu, ikan ini harus diberi pakan hidup agar bereaksi. Ikan gabus malas dikenal juga dengan nama betutu. Ikan betutu memiliki sisik tipe ctenoid. Artinya, bentuk sisik kecil*kecil dan menyelimuti sekujur badannya. Pada bagian kepala sisik, terdapat moncong, pipi, dan operculum. Bagian operculum sisik ini lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya. … Read more


betutu “si malas yang mendunia”

Posted: May 21st 2014

Nama ikan betutu mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun sebenarnya ikan betutu termasuk salah satu jenis ikan yang sudah mendunia. Di dunia bisnis, ia disebut Gabus Malas, di Kalimantan dinamakan Bakukut, orang Cina menyebutnya Sun Hok, sedangkan dunia internasional menamainya marbled goby atau sand goby.Tidak seperti namanya, ikan betutu atau ikan malas ternyata mempunyai potensi ekonomi yang sangat tinggi. Negara pembeli betutu seperti malaysia, jepang dan singapura mengolah kulit ikan betutu menjadi minyak obat bagi pasien selepas operasi. Peluang Usaha Budidaya Ikan Betutu . Kenapa ikan betutu ? Karena pembesaran ikan betutu butuh waktu lebih lama di banding ikan pada umumnya . Para petani enggan membudidayakan, sehingga pasokan saat ini tidak bisa massal . Untuk saat ini kebutuhan pasokan ikan betutu lumayan banyak lantaran sekarang orang sudah banyak merasakan kelembutan daging ikan ini. Terutama kebutuhan pasokan ke singapura . Sehingga menjadikan budidaya ini menjadi peluang bisnis yang patut di … Read more


Ikan Buntal “lucu atau sangar?”

Posted: May 21st 2014

Potensi belum banyak sih potensi ikan buntal ini karena zat kimia dalam tubuh ikan ini belum diketahui dengan pasti. sudah ada beberapa kejadian yang menyebabkan kematian karena memakan ikan buntal ini. “daging ikan buntal sangat lembut dan tulangnya lunak” begitu tutur seseorang nelayan yang sering menengkap ikan buntal. Pengelolaan dan Permasalahan Buntal ini paling baik bila dipelihara dalam akuarium yang terdapat banyak tanaman air atau aquascape. Sebagai tempat perlindungan, tambahkan akar atau cabang bogwood selain untuk tambahan dekorasi. Penggunaan tanaman air yang mengapung untuk menghalangi cahaya yang masuk secara berlebihan juga sangat disarankan. Buntal mungil ini paling baik dipelihara dalam kondisi pencahayaan yang remang-remang atau redup. Usahakan kondisi sirkulasi air dalam akuarium dijaga tetap pada kondisi minimum. Pergantian air secara rutin merupakan sebuah keharusan, karena buntal ini sensitif terhadap perubahan kualitas air. Karena ukurannya yang kecil, buntal ini dapat dipelihara dalam akuarium yang berukuran kecil, misalkan 45 x 30 x … Read more


Potensi Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Indonesia

Posted: May 20th 2014

Potensi Perairan Tawar di Indonesia Perairan tawar di Indonesia sangat luas dan berpotensi untuk usaha budidaya yang meliputi perairan umum seluas 141.690 hektar, sawah (mina padi) seluas 88.500 hektar  dan perairan kolam seluas 375.800 hektar. Perairan umum seperti waduk, sungai, danau, rawa, saluran irigasi, payau, dan laut menyimpan berbagai kendala yang dapat mempengaruhi kualitas dari ikan yang dibudidayakan (Cahyono, 2000). Ikan nila merupakan ikan air tawar yang berasal dari perairan tawar di Afrika. Ikan nila akhirnya menyebar luas ke berbagai negara dan dibudidayakan. Negara-negara tersebut seperti Taiwan, Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan Indonesia. di Asia sendiri penyebaran ikan nila mulanya terpusat di negara seperti Philipina dan Cina (Rukmana, 1997). Kemampuan Ikan Nila dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya menjadikan ikan ini mudah menyebar dan menjadi primadona dalam dunia budidaya perairan, khususnya perairan tawar. Ikan nila pertama kali masuk di Indonesia yaitu di jawa barat dan merupakkan ikan introduksi dari Taiwan pada tahun … Read more


Buah Dengen

Posted: May 20th 2014

Buah ini adalah tanaman asli dari Asia Tenggara. Buah ini termasuk tumbuhan yang bisa hidup bertahun-tahun. Habitat pohon buah dengen ini adalah hutan. Pohon buah dengen berbatang kayu keras dan memiliki rongga. Daun buahnya lebar dan tunggal. Permukaan daunnya berbulu kasar. Buah dengen adalah buah musiman. Rasanya sangat masam. Asam yang terkandung dalam buah dengen ini bersifat elektrolit, artinya dapat menghantarkan listrik. Jadi, intinya, buah dengen ini bisa diolah untuk menghasilkan listrik. Dengen (Dillenia serata) adalah buah yang banyak tumbuh di wilayah Luwu Timur, termasuk di tepian Danau Matano. Bentuk, ukuran, dan rasa buah dengen hampir sama dengan jeruk. Uniknya, jika sudah matang, kulit buahnya akan terbuka sendiri layaknya kelopak bunga. Meski sudah masak, dengen terasa sangat masam bila dimakan secara langsung. bagaimana potensinya di alam potensi dialam masih banyak hanya saja masih berada didaerah ali, belum ada di daerah lain. Karena potensi tumbuhnya belum diketahui apakah mampu hidup disegala … Read more


MALARIA Plasmodium falciparum Terhadap Klorokuin Menggunakan PCR-RFLP.

Posted: May 13th 2014

Penulis: Elizabeth N. (110801220) Malaria merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit genus Plasmodium. Terdapat beberapa spesies Plasmodium yang lazim menyebabkan penyakit pada manusia yaitu Plasmodium falciparum, P. vivax, P. malariae dan P. ovale. Di antara keempat spesies tersebut, P. falciparum merupakan spesies yang mematikan, oleh karena potensinya menyebabkan komplikasi serebral. Malaria sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di negara tropik sekaligus menjadi ancaman global bagi penduduk bumi. Menurut WHO, sekitar 1 milyar  penduduk di dunia tinggal di daerah endemi dan 1 juta diantaranya meninggal akibat malaria setiap tahunnya (WHO, 1983). Siklus hidup parasit penyebab malaria, Plasmodium sp Klorokuin merupakan obat anti malaria golongan 4-aminokuinolin yang bersifat skizontisida darah terhadap semua jenis Plasmodia pada manusia dan gametositosida untuk P.vivax, P.ovale, dan P.malariae (Chwatt, 1991). Klorokuin bersifat basa lemah dan aktifitasnya di dalam Plasmodium terjadi dalam vakuola makanan parasit stadium aseksual. Klorokuin yang dimakan per oral diabsorbsi … Read more


Hello world!

Posted: May 9th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php