Iman Bahy

betutu “si malas yang mendunia”

Posted: May 21st 2014

45

Nama ikan betutu mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun sebenarnya ikan betutu termasuk salah satu jenis ikan yang sudah mendunia. Di dunia bisnis, ia disebut Gabus Malas, di Kalimantan dinamakan Bakukut, orang Cina menyebutnya Sun Hok, sedangkan dunia internasional menamainya marbled goby atau sand goby.Tidak seperti namanya, ikan betutu atau ikan malas ternyata mempunyai potensi ekonomi yang sangat tinggi. Negara pembeli betutu seperti malaysia, jepang dan singapura mengolah kulit ikan betutu menjadi minyak obat bagi pasien selepas operasi.

Peluang Usaha Budidaya Ikan Betutu .
Kenapa ikan betutu ? Karena pembesaran ikan betutu butuh waktu lebih lama di banding ikan pada umumnya . Para petani enggan membudidayakan, sehingga pasokan saat ini tidak bisa massal . Untuk saat ini kebutuhan pasokan ikan betutu lumayan banyak lantaran sekarang orang sudah banyak merasakan kelembutan daging ikan ini. Terutama kebutuhan pasokan ke singapura . Sehingga menjadikan budidaya ini menjadi peluang bisnis yang patut di coba .
Kalo ada yang pernah melihat tayangan di metrotvnews.com , singapura saat ini membutuhkan 100 ton / minggu dengan harga Rp
300.000 / Kg . Sehingga untuk peluang usaha masih terbuka lebar . Pembesaran ikan betutu butuh waktu sekitar 8 – 12 bulan . Di pasar lokal untuk bibit ikan betutu 1 – 3 cm di bandrol Rp 500 / ekor . Ukuran 10 – 15 cm ( usia 2.5 bulan ) rp 50.000 / Kg . Sedangkan ikan betutu siap konsumsi berusia minimal 4 bulan dihargai Rp 100.000 – 135.000 / Kg .
Ikan betutu cenderung pendiam sehingga tidak membutuhkan kolam yg besar , karena justru menghambat pertumbuhan lantaran kesulitan menangkap mangsa . Proporsi jumlah ikan dalam tiap meter kolam adalah 10 – 15 ekor dewasa. Sedangkan kolam berukuran 1 m2 cukup untuk menampung bibit ukuran ( 1 -3 cm ) sebanyak 1000 – 2000 ekor . Kedalaman air yang ideal 25 – 30 cm .
Penyakit dan Obatnya
Penyakit yang sering menyerang ikan betutu adalah penyakit kulit berlendir dan luka . Cara pengobatannya dengan merendam ikan ke dalam larutan air garam selama 1 – 2 menit . Atau kalium permanganat PK dengan konsentrasi 3 -4 tetes setiap 5 liter air . Perendaman PK dilakukan selama 30 detik . Penyakit ini timbul karena kualitas air dan kelebihan pakan yang membusuk .
Pakan jangan Tergantung pelet
1. Bibit ikan betutu ukuran 1 – 3 cm di beri pakan jentik nyamuk dan cacing sutera
2. Ikan betutu yang berukuran lebih besar diberi pakan keong mas , udang dan ikan kecil . Pelet hanya sebagai pakan alternatif .
3. Pemberian pakan dilakukan sekali pada sore hari . Atau saat menjelang malam .
4. Pergantian menu dilakukan saat ikan berusia 2 -3 bulan , atau saat ikan sudah berukuran panjang 10 – 15 cm .

Cara Pembenihan Ikan Betutu
(Menurut tommy, 2009)

Sebagaimana yang dilakukan terhadap berbagai jenis ikan lainnya, untuk memulai memijahkan ikan betutu, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Mulai dari seleksi indukan hingga proses pemijahannya harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan kesabaran. Langkah – langkah yang harus dilakukan oleh pembudidaya ikan betutu adalah :

A. SELEKSI INDUKAN

Ikan betutu yang akan dijadikan indukan harus memenuhi berbagai persyaratan berikut ini :

Mempunyai berat 150 – 200 gram.
Tubuh ikan betutu jantan lebih ramping dari ikan betutu betina.
Diperoleh dengan cara menangkap dari alam.
Dalam kondisi sehat.
Organ tubuhnya lengkap.
Berada dalam masa produktif.

B. PERSIAPAN PEMIJAHAN

Induk yang akan dipijahkan dapat ditempatkan ke dalam kolam pemijahan dan diadaptasikan terlebih dahulu selama 2 bulan. Kolam pemijahan harus dilengkapi dengan substrat yang akan digunakan sebagai tempat untuk menempelkan telur.

Substrat ini dapat dibuat dari pipa paralon berdiameter 4 inci dengan panjang 40 cm yang dibelah dan kemudian dijadikan satu kembali dengan menggunakan tali. Beberapa hal yang harus dilakukan dalam merawat indukan adalah :

Setiap hari air kolam dibersihkan dengan cara mengganti 30 % air lama dengan air baru.
Pakan yang dapat diberikan adalah berupa pellet yang mempunyai kadar protein sebesar 50 % agar proses kematangan gonad dapat dipercepat menjadi 2 bulan.
Dosis pakan yang diberikan untuk setiap harinya adalah sebesar 3 % dari total berat badan ikan dan diberikan sebanyak 3 kali dengan porsi makan malam lebih besar daripada makan pagi dan siang.
Ciri – ciri indukan yang telah matang gonad adalah :
Jantan : jika perutnya diurut akan keluar sel sperma.
Betina : perutnya membuncit, alat kelaminnya terlihat dan berwarna kemerahan.

C. PEMIJAHAN

Proses pemijahan akan terjadi pada malam hari. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pembudidaya ikan betutu setelah proses pemijahan terjadi :

Pengontrolan terhadap substrat sarang telur.
Memindahkan substrat – substrat tersebut ke dalam kolam penetasan yang telah berisi air dan teraerasi.
Telur akan menetas dalam kurun waktu 2 – 3 hari pasaca pemijahan oleh karenanya substrat harus diangkat.
Setelah menetas, pakan yang diberikan terhadap larva – larva ini harus disesuaikan dengan umurnya.
a. Umur 1 – 8 hari : paramecium.
b· Umur 1 bulan : rotifera.
c· Umur 1,5 bulan : moina.
Setelah menjadi burayak, segera pindahkan mereka ke dalam bak bersirkulasi dengan kepadatan tebar 200 ekor.
Pakan yang dapat diberikan kepada burayak adalah berupa cacing rambut, pelet dan ikan runcah. Pakan ini dapat diberikan 3 kali sehari dan berlangsung selama 2,5 bulan.
Setelah beratnya mencapai 2 gram, burayak ikan betutu dapat segera dimasukkan ke dalam karamba yang berukuran 50 x 50 ( mampu menampung 10 ekor ) dimana karamba nanti diletakkan ke dalam kolam berukuran 5 x 7 m. Selama berada disana, benih ikan dapat diberi pakan berupa ikan dan udang – udang kecil dan dipelihara selama 2,5 bulan hingga beratnya mencapai 10 gram dan siap untuk dipindahkan ke dalam kolam pembesaran.


One response to “betutu “si malas yang mendunia””

  1. Fransiska Setyanti says:

    bisa jadi usaha bagus nih buat anak biologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php