KSDL batubara

BAHAN BAKAR FOSIL

Posted: May 14th 2013

Seperti yang telah di ketahiu bahwa bahan bakar fosil atau bahan bakar mineral, adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, petroleum dan gas alam.
Penggunaan bahan bakar fosil ini telah menggerakan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin, tenaga air, dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas. Ketika menghasilkan listrik, energi dari pembakaran bahan bakar fosil seringkali digunakan untuk menggerakkan turbin. Generator tua seringkali menggunakan uap yang dihasilkan dari pembakaran untuk memutar turbin, tetapi di pembangkit listrik baru gas dari pembakaran digunakan untuk memutar turbin gas secara langsung.
Pembakaran bahan baakar fosil oleh manusia merupakan sumber yag utama dari karbon dioksida yang merupakan salah satu gas dari rumah kaca, dipercayai yang dapat menyebabkan pemanasan global. Sejumblah kecil bahan bakar hidrokarbon adalah bahan bakar bio yang dapat di peroleh dari karbon dioksida yang berada di udara.
1. Jenis – jenis dari bahan bakar fosil :
a. Bahan bakar fosil mineral ( batu bara )
b. Bahan bakar fosil mineral (petroleum atau minyak batu)
c. Bahan bakar fosil ( gas alam )
2. Potensi dan penyebarannya
a. Batu bara :
Pada potensi dan penyebarannya, pada batu bara sangat luas dan akan meningkat secara terus menurus. Mengapa demikian? Karena, tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik (dalam negri), tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor (luar negri) Hal ini mengingat sumber daya batubara Indonesia yang masih melimpah, di lain pihak harga BBM yang tetap tinggi, menuntut industri yang selama ini berbahan bakar minyak untuk beralih menggunakan batubara.
b. Petroleum atau minyak batu :
Potensi penyebaran, pada petroleum atau minyak batu ini juga luas, dan juga akan mingkat terus menerus dengan mengikuti zaman. Karena bahan bakar ini mengandung hidrokarbon yang baik.
c. Gas alam :
Potensi penyebaranya sama dengan kedua bahan bakar fosil yang di atas, karena, gas ini yang kaya akan metana, yang diproduksi melalui pembusukan – pembusukan oleh bakteri anaerobic dari bahan – bahan organic selain dari fosil oleh karena itu dikenal dengan sebutan biogas.
3. Pongelolahan saat ini dan permasalahannya
a. Pada batu bara :
seperti yang telah di ketahui bahwa, pengelolahan tambang – tambang batu bara (Indonesia) akan semakin meningkat. Sedangkan permasalahan yang di hadapai adalah, penambangan batu bara yang meningkat akan terjadi kerusakan alam secara terus menerus juga, selain dari itu terdapat limbah – limbah dari hasil penambangan tersebut.
b. Pada Petroleum atau minyak batu :
Karena peningkatan untuk memproduksi petroleum, akan menyebabkan kehabisan bahan tersebut, dikarenakan pemakaian bahan bakar fosil ini pada dasarnya dapat di perbaharui akan tetapi membutuhkan waktu yang sangat lama.
c. Pada Gas Alam :
Pengelolahannya terus meningkat, seperti bahan bakar yang lainnya. Tetapi disisi lain gas alam juga memiliki sifat yang sama dengan bahan bakar fosil yang lainnya, karena jika habis, gas alam sediri akan di perbaharui secara terus menerus tetapi membutuhkan waktu yang lama pula.

3. Usulan pengelolahan yang berkelanjutan:
Pada dasarnya batu bara, Petroleum atau minyak batu dan gas alam adalah salah satu bahan bakar fosil, pembakaran yang sangat baik, karena memiliki kandungan hidrokarbon. Dan apabila pemakaian bahan bakar fosil ini di pakai secara terus menerus tidak akan habis, ( dapat perbaharui) akan tetapi memiliki waktu yang sangat lama, karena harus melalui pembusukan dan lain – lain.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php