Herviera Rosita | UAJY

Hibur Nenek Moyang Dengan Aksi Kecil Nan Berarti | Konservasi Laut

Posted: December 6th 2015

5624783421_93d422b79a_z

Apakah kamu tahu bahwa sebagian besar wilayah dari Bumi kita tercinta merupakan wilayah perairan? Benar, laut memenuhi sebagian besar dari permukaan bumi. Lebih dari 71% permukaan bumi merupakan perairan. Bahkan sekitar 80% kehidupan di bumi terdapat di bawah permukaan laut. Laut merupakan salah satu sumber daya alam terbesar yang ada di bumi. Kandungan dalam laut di bumi sangat beragam. Mayoritas dari kandungan-kandungan itu sangat bermanfaat baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan makhluk hidup.

coral-reef-610x356
Adanya laut merupakan satu faktor yang sangat penting yang memungkinkan terjadinya kehidupan di muka bumi. Laut, juga ternyata memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan manusia. Bahkan, siapa yang tidak pernah mendengar lagu dengan lirik, “nenek moyangku seorang pelaut..”? Hal ini mengindikasikan betapa laut sudah menjadi tumpuan hidup dan juga sumber daya alam bagi manusia bahkan sejak dahulu kala. Namun, generasi masa kini justru lebih mudah merusak demi keuntungan pribadinya. Jika akan terus berlangsung seperti ini, maka nenek moyang kita akan bersedih, karena keberadaan laut yang mempunyai banyak manfaat ini hanya tinggal kenangan. Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini akan dijelaskan berbagai manfaat dari keberadaan laut di bumi :

1. Penghisap Karbon Dioksida

Salah satu alasan mengapa laut sangat penting bagi kehidupan di bumi adalah karena dengan adanya laut, memungkinkan terhisapnya sekitar 30 hingga 50% karbon dioksida dari hasil pembakaran. Karbon dioksida sendiri merupakan produk yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil yang digunakan sebagai sumber energi bagi industri bahkan bagi kendaraan seperti sepeda motor.

2. Sumber Kehidupan Nelayan
Laut adalah penyedia sumber protein terbesar di dunia. Pertahunnya, terdapat sekitar 70 hingga 75 juta ton ikan yang ditangkap oleh para nelayan di seluruh dunia. Saat ini, sudah terjadi penangkapan ikan yang semakin tidak terkendali sehingga mengakibatkan langkanya beberapa jenis ikan seperti tun, salmon, dan beberapa jenis ikan lainnya.

3. Jalur Transportasi
Jalur tranportasi bukan melulu darat dan udara, laut juga salah satu jalur alternative lainnya untuk membantu mobilisasi masyarakat.

4. Tempat Pelampiasan Penat
Laut menjadi salah satu tempat alternative untuk melepas penat. Pemandangan di laut yang didominasi warna biru-hijau, ditempa angin semilir dan memiliki suasana tenang bisa menjadi solusi terbaik untuk menghilangkan penat dari aktifitas keseharian.

5. Sumber Bahan Makanan Sehat
Selain menjadi sumber protein terbesar di dunia, laut juga memiliki berbagai bahan pangan lainnya. Laut menjadi tempat hidup tanaman seperti rumput laut, kerang, ikan dan masih banyak hewan maupun tumbuhan di dalam laut lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang lezat dan kaya nutrisi.

6. Pengendali Iklim Dunia
Alasan lainnya mengapa laut memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan di bumi adalah laut menjadi pengendali bagi iklim di dunia. Adanya laut memungkinkan suhu bumi tidak terlalu dingin juga tidak terlau panas bagi kehidupan berbagai jenis mahluk hidup di bumi. Laut berperan penghantar suhu panas dari daerah khatulistiwa menuju wilayah yang lebih dingin yakni wilayah kutub. Sehingga pada daerah katulistiwa yang beriklim tropis tidak terlalu panas, dan pada wilayah kutub yang beriklim dingin tidak terlalu dingin yang artinya masih memungkinkan bagi mahluk hidup untuk tinggal di wilayah tersebut.

7. Objek Penelitan
Terdapat berbagai biota yang hidup dan berkembang di laut. Hal tersebut juga mengundang keingintahuan dari berbagai pihak sehingga digunakan sebagai objek riset sebuah penelitian.

8. Sumber Mineral
Laut adalah penyedia atau sumber mineral terbesar di dunia. Beragam jenis mineral terkandung di dalam laut. Bahkan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia yaitu iodium, dapat didapat dari laut.

9. Sumber Minyak Bumi
Banyak perusahaan minyak yang membangun kilang minyak di lautan lepas. Ini karena di dalam laut terdapat banyak sumber minyak bumi, maupun gas alam yang sangat berguna bagi kehidupan dan kemaslahatan umat manusia. Para ahli juga memperkirakan jika kandungan minyak bumi dan gas alam di bawah laut jauh lebih besar dibandingkan yang ada di daratan.

10. Sumber Air Tawar yang Melimpah
Tahukah anda jika air laut bisa menjadi air minum? Ya, air laut bisa kita konsumsi sebagai air minum asalkan terlebih dahulu melalui proses yang dinamakan proses desalinasi. Proses desalinasi ini sudah banyak dipraktekan oleh berbagai negara di dunia.

11. Sumber Pembangkit Listrik
Secara alami laut mengalami pergerakan. Hal tersebut terjadi setiap harinya, sehingga pergerakan air laut yang kita ketahui yakni ombak maupun pergerakan pasang surut air laut dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yakni dengan cara memanfaatkan pergerakan air laut tersebut sebagai penggerak turbin.


Setelah mengetahui banyaknya manfaat laut yang telah dijelaskan diatas, ternyata di sisi lain, manusia juga memberlakukan laut sebagai tempat pembuangan ‘sampah’ . Kenyataan ini jelas menunjukkan paradoks. Berikut adalah tujuh masalah terbesar:

1. Penangkapan Berlebihan (Overfishing)

a
Telah diperkirakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian bahwa lebih dari 70% dari spesies ikan dunia telah sepenuhnya dieksploitasi atau habis. Overfishing memiliki beberapa dampak serius pada lautan. Tidak hanya berisiko memusnahkan suatu spesies, tetapi juga spesies lain dari hewan laut yang bergantung untuk bertahan hidup. Sudah terbukti bahwa penangkapan ikan yang berlebihan dapat menyebabkan hewan laut kelaparan.
Terdapat banyak cara untuk menangkap ikan, sayangnya beberapa metode cukup destruktif, termasuk metode bottom trawl yang merusak habitat dasar laut dan hingga menyendok ikan dan hewan yang tidak diinginkan, pada akhirnya dibuang. Penangkapan ikan yang berlebihan mengantar banyak spesies masuk ke daftar spesies yang terancam dan hampir punah!
Selain itu juga permasalahan banyaknya alat tangkap ikan yang dibiarkan begitu saja di lautan, tidak dibuang dengan benar mengakibatkan tertangkapnya binatang lautan secara tidak sengaja. Hal ini tentu berbahaya karena menyebabkan spesies lautan menjadi terjebak dan akhirnya mati sia-sia.

2. Budidaya Ikan yang tidak bertanggungjawab
Budidaya ikan, atau budidaya, adalah respon untuk stok ikan di lautan menipis dengan cepat. Sementara hal ini terdengar seperti ide yang baik, sayangnya hal ini juga memiliki banyak konsekuensi negatif akibat operasial yang dikelola dengan buruk. Pencemaran nutrisi dan kimia dapat terjadi dengan mudah di laut terbuka pada saat pakan ikan, kotoran, dan obat-obatan yang dilepaskan ke lingkungan. Budidaya ikan sengaja dilepaskan ke populasi asli di lautan juga dapat memiliki efek merusak, seperti hilangnya spesies asli, penularan penyakit, dan perubahan merusak habitat. Sayangnya, hambatan terbesar untuk mengatasi tantangan industri yang memasok hampir 50% dari pasokan pangan dunia ikan tidak ada peraturan yang jelas.

3. Predator Laut Paling Penting Semakin Langka

Penangkapan berlebih merupakan masalah biasa kita dengar dan kita sepelekan seperti spesies tuna sirip biru. Namun bagaimana dengan adanya masalah serius yang dialami oleh hiu? Hiu tewas dalam angka yang mengejutkan setiap tahunnya, terutama (hanya) untuk siripnya! Ini merupakan praktek umum untuk menangkap hiu, memotong sirip mereka, dan melemparkan mereka kembali ke laut di mana mereka dibiarkan mati. Siripnya dijual sebagai bahan untuk sup!

sharkfinning1

Hiu berada di bagian atas rantai makanan sebagai predator, yang berarti tingkat reproduksinya lambat. Jumlah Hiu tidak pulih dengan cepat karena penangkapan ikan yang berlebih. Selain itu, status pemangsa hiu juga membantu mengatur jumlah spesies lainnya. Ketika predator utama keluar dari lingkaran (rantai makanan), memunculkan kasus: spesies yang lebih rendah pada rantai makanan jumlahnya akan melebihi habitat dan menciptakan spiral yang dapat merusak ekosistem karena ketidakstabilan lingkaran.

4. Pengasaman laut mengembalikan kondisi ke masa 35 juta tahun lalu
Samudra menyerap sebanyak sepertiga karbon dioksida yang dipancarkan dari seluruh dunia, membuat permukaan laut jauh lebih asam. Efek kalsium karbonat dibutuhkan oleh karang, plankton, dan kehidupan laut lainnya yang menggunakannya untuk membangun frame rangka dan kerang yang melindungi mereka. Keasaman laut telah meningkat sebesar 25% sejak revolusi industri, dan akhirnya akan menghancurkan kehidupan laut banyak jika itu meningkat pada tingkat ini.

5. Matinya Terumbu Karang

Menjaga terumbu karang yang sehat merupakan topik yang utama. Fokus pada bagaimana melindungi terumbu karang merupakan hal yang penting. Pemanasan global merupakan penyebab utama dari pemutihan karang, pemanasan global sendiri merupakan hal yang disebabkan oleh manusia. Selain itu, penangkapan ikan dengan metode yang salah (pengeboman) juga dapat merusak terumbu karang. Permasalahan ini menyebabkan berkurangnya ekosistem bagi ikan-ikan dan biota lainnya untuk bertahan hidup sehingga keindahan hingga populasi ikan akan menurun yang berbanding lurus dengan menurunnya perekonomian masyarakat sekitar.

6. Perluasan Zona Laut Mati

dead zone

Zona mati adalah lokasi laut yang tidak mendukung kehidupan karena kekurangan oksigen, dan pemanasan global yang merupakan tersangka utama untuk apa yang terjadi di balik pergeseran perilaku laut yang menyebabkan zona mati. Jumlah zona mati laut semakin naik ke kondisi yang mengkhawatirkan. Daerah ini sering ditemukan di mulut sungai besar. Hal ini disebabkan oleh pupuk yang terbawa dari daratan yang mengalir ke daerah tersebut yang menyebabkan daerah tersebut kekurangan oksigen dan membunuh serta menghancurkan banyak habitat.

7. Polusi Merkuri berasal dari batubara, menuju lautan dan berakhir di meja makan
Salah satu polutan paling menakutkan pada lautan adalah merkuri, karena polutan tersebut dapat berakhir di meja makan. Bagian terburuknya adalah kadar merkuri di lautan diperkirakan meningkat. Para ilmuwan melaporkan bahwa tingkat merkuri laut kita telah meningkat lebih dari 30% dalam 20 tahun terakhir, dan akan meningkatkan lagi 50% dalam beberapa dekade mendatang. Jadi dari manakah merkuri ini berasal? Pembangkit listrik Batubara adalah jawabannya. Merkuri ini akan diserap oleh organisme di bagian bawah rantai makanan yang kemudian termakan oleh ikan, ikan tersebut dimakan ikan yang lebih besar, begitulah seterusnya rantai makanan hingga dimana kita juga akan mengonsumsi makanan laut.

8. Sup plastik raksasa yang bisa dilihat dari luar angkasa
Yang satu ini lebih menyedihkan, sekaligus mengejutkan berapa banyak sampah yang kita buang akan berakhir di laut. Hewan menjadi mudah tersangkut dan terjebak dalam sampah kita, dan hal itu dapat merusak kehidupan laut rentan seperti karang dan spons. Selain itu, kura-kura laut dan lumba-lumba memakan kantong plastik tersebut karena mengira itu adalah ubur-ubur, makanan favorit dan cumi-cumi, yang akhirnya mencekik atau menyumbat sistem pencernaan mereka.

Jika itu tidak cukup buruk, mudah-mudahan sampah di pusaran di Samudera Pasifik yang berukuran lebih besar dari kota Texas dan terlihat seperti sup plastic raksasa akan membantu menyadarkan kalian sebagai peringatan yang serius bahwa penggunaan sampah plastic berlebih merupakan hal yang dapat membahayakan ekostistem laut.

plastic soup 1plastic soup


Seiring perkembangan dan kemajuan zaman, laut pun semakin kotor dan semakin terekploitasi. Dampaknya sudah dapat kita rasakan mulai dari perubahan suhu, naiknya permukaan laut hingga semakin langkanya biota laut yang biasa kita manfaat sebagai sumber kehidupan kita. Menjaga laut tetap lestari merupakan hal yang sangat penting. Selain sebagai tempat hidup berbagai jenis ikan maupun karang, laut juga adalah yang memungkinkan adanya kehidupan di muka bumi. Tentu tidak terbayang bagaimana jadinya jika laut sudah mengalami kerusakan total kan?

Setelah membaca artikel ini, apakah anda tertarik untuk melakukan konservsi laut? Namun bingung dengan aksi apa yang akan anda lakukan karena anda bukan pemerintah, maupun pejabat, ataupun seorang aktivis konservasi yang mempunyai wewenang besar karena tidak bisa membuat kebijakan larangan penangkapan ikan? Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu menjaga kelestarian laut dan menghibur nenek moyang kita yang seorang pelaut 😀 . Salah satu hal yang sederhana dan sangat penting, yaitu mulai dari diri anda sendiri. Contohnya saya, sebagai seorang mahasiswi, rencana aksi yang akan saya lakukan adalah :

  • Kurangi penggunaan energi
    Dari hal kecil, ternyata bisa membantu kelestarian laut. Anda bahkan bisa melakukannya setiap hari. Contohnya, lebih memilih untuk berjalan kaki jika menuju tempat-tempat yang tidak terlalu jauh. Menghindari penggunaan kendaraan bermotor bisa menjadi salah satu ciri bahwa anda termasuk orang yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Untuk penerangan di rumah, usahakan menggunakan lampu hemat energi, dan perbanyak jendela. Sering-seringlah menggunakan tangga dari pada lift. Hal-hal tersebut memang terkesan sepele, namun akan terasa manfaatnya jika setiap orang sadar akan pentingnya laut bagi kehidupan, sebab dengan cara tersebut kita akan menghemat pengeluaran karbon dioksida yang akan mengakibatkan pengasaman laut.
  • Meminimalisir penggunaan pestisida
    Keanekaragaman hayati di darat dapat membantu mencegah zona mati di laut dengan cara mengurangi atau menghilangkan penggunaan pupuk dan pestisida yang mengalir ke laut terbuka yang dapat menyebabkan zona mati pada laut.
  • Menurunkan konsumsi makanan laut
    Bagi penyuka makanan laut atau seafood, harap diingat jika semakin sering ikan ditangkap maka akan semakin menyusut pula populasi ikan. Sehingga, bijak-bijaklah dalam mengkonsumsi produk seafood, sehingga membantu pula menurunkan permintaan terhadap produk laut tersebut. Hal ini berarti kita sudah membantu menjaga populasi biota laut yang dijadikan produk makanan agar tidak mengalami kepunahan dan tidak memicu overfishing.
  • Kurangi pemakaian produk berbahan plastik

Plastik banyak ditemukan di lautan sebagai sampai yang mengapung. Ingat permasalahan “Sup Plastik seukuran kota Texas”? Hal tersebut mematikan laut, karena plastik juga memiliki andil dalam perusakan ekosistem laut.

  •  Membantu merawat kebersihan laut dan pantai
    Bagaimana pun juga kebersihan dan kelestarian laut dan pantai menjadi tanggung jawab kita semua. Jika kita sehabis bermain di pantai, pastikan tidak meninggalkan sampah yang dapat mengotori pantai. Jika berekreasi di laut seperti dengan melakukan diving atau snorkeling, jangan memindahkan apalagi mengambil koral, karang atau apa pun yang menjadi bagian dari ekosistem laut.

Blue-fish-beach-beaches-beautiful-blue-clear-fish-nature-ocean-1228x768

Masih banyak hal lainnya yang bisa anda lakukan untuk berkontribusi bagi kelestarian laut. Ikut serta dalam sebuah komunitas pecinta laut juga bisa menjadi hal yang bagus guna membantu mempertahankan keindahan, keasrian, kebersihan dan kelestarian laut yang memiliki peran penting tidak hanya bagi kehidupan manusia, melainkan juga bagi kehidupan biota laut, dan bumi secara keseluruhan.


8 responses to “Hibur Nenek Moyang Dengan Aksi Kecil Nan Berarti | Konservasi Laut”

  1. etti14 says:

    Action plans yang bagus sekali viera, laut memang memiliki keindahan yang tersembunyi didalamnya, sayang jika rusak karena kurangnya kesadaran dan pemeliharaan masyarakat yang menyukai laut. semoga actions mu dapat membantu kelestarian laut ya viera, semangat !.

  2. garvin says:

    keindahan yang patut dipertahankan hmm

  3. Ranti says:

    hmm memang ya, semua permasalahan kembali lagi pada manusianya. ayo viera, aku dukung kamu melakukan aksi ini..akupun berusaha begitu..

  4. Orta Yudhistira says:

    Menarik sekali apa yang anda muat dalam blog ini, aksi yang akan anda lakukan juga dapat dikatakan sangat konkrit, namun disini bagaimana anda mengajak orang lain untuk mengikuti aksi aksi yang anda lakukan dalam upaya menyelamatkan keseimbangan laut kita? terimakasih

  5. Saktyari says:

    malang nya si predator laut yg ditugaskan untuk menjaga ekosistem, malah hampir punah cuma karena sirip nya dijadikan soup.

  6. Grace Nathania says:

    Semakin hari, semakin rusak saja lingkungan sekitar kita ya. Dan kerusakan itu mayoritas disebabkan oleh manusia. Action plan yang baik viera, kalau bukan diri sendiri yang memulainya, siapa lagi.. Mungkin kita bisa bekerja sama merealisasikan action plan masing2 🙂

  7. nicolauslibriesta says:

    kegiatan/aksi apa saja yang sudah anda lakukan untuk mendukung kegiatan ini?

  8. Nah efektif nih solusinya, mudah dan praktis dilakukan. Gimana kalo ditambah dengan publikasi, misalnya bikin meme gt biar org tau kalo ngelakuin hal kecil yang disebutkan diatas bisa berdampak besar bagi alam terutama laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php