bioLOCUS

Glow Fish: Si Cantik yang Cinta Lingkungan

Posted: May 12th 2014

Ditulis oleh: Brigitta Eka Hardiana   Pernah lihat kunang-kunang? Serangga yang biasanya terlihat di sawah dan bisa bercahaya dalam kegelapan? Pasti sudah yaaa… Nah, bagaimana dengan glow fish? Sudah pernah dengar?? Kalau belum, yuukkk mari merapaattt..   Jadi, apa itu glow fish? Glow fish dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai ikan yang bercahaya. Akan tetapi, apakah memang benar-benar ada ikan yang ‘terlahir’ langsung dapat mengeluarkan cahaya? Glow fish sebenarnya adalah ikan zebra (Danio rerio) yang mengalami proses transgenik sehingga dapat bercahaya dalam kegelapan. Arti dari transgenik yaitu tumbuhan atau hewan yang direkayasa secara genetik dengan cara penyisipan gen, DNA, virus, atau bakteri pada tumbuhan atau hewan tertentu untuk tujuan tertentu.   Ikan yang kini disebut Glofish ini mulanya dikembangkan oleh Zhiyuan Gong dari National University of Singapore. Ikan zebra yang biasanya berwarna perak dengan garis-garis hitam keunguan dengan rekayasa genetis ikan ini dapat memendarkan warna hijau atau merah dari tubuhnya. Warna merah … Read more


Penggunaan Metode Molecular Sexing untuk Penentuan Jenis Kelamin Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Posted: December 1st 2013

Nama anggota kelompok: Gerardus Danny Yustian Hadinata (110801199) Brigitta Eka Hardiana (110801217) Rahel Deananta Sirait (110801228) Penggunaan Metode Molecular Sexing untuk Penentuan Jenis Kelamin Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) A.    Deskripsi Singkat Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah satwa endemik Pulau Bali yang sekarang penyebarannya terbatas hanya di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dan sekitarnya. Burung ini dikategorikan sebagai jenis burung yang terancam punah karena populasinya yang sangat kecil di alam. Dalam International Union for Conservation of Nature (IUCN) status Jalak Bali Critically Endangered dan termasuk dalam Appendix I Convention on International Tarde in Endangered Species (CITES) (BirdLife International, 2001). Salah satu upaya yang telah dilakukan TNBB dalam menjaga maupun mempertahankan keberadaan jenis Jalak Bali adalah program Penangkaran Jalak Bali di Tegal Bunder (Wirastika dkk., 2013). Burung Jalak Bali tergolong burung monomorfik, antara jantan dan betina memiliki ciri yang morfologi yang hampir sama apalagi saat usia muda/anakan sehingga sulit dibedakan, namun … Read more


Taman Nasional Kerinci Seblat

Posted: November 30th 2013

Nama anggota kelompok: Endang Rokaya Putri Silalahi Sigiro (110801210) Brigitta Eka Hardiana (110801217) Saut Rotona Barcio Tuamano (110801225) Izemi (110801226) Jerry Julian Paays (110801229) Vebrina Sinaga (110801234)   TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT A.    Deskripsi singkat tentang sejarah pembentukan dan kondisi wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah sampai ekosistem sub-alpin serta beberapa ekosistem yang khas antara lain rawa gambut, rawa air tawar dan danau. Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki luas wilayah sebesar 13,750 km² dan membentang ke empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Taman nasional ini terletak pada koordinat antara 100°31’18″E – 102°44’01″E dan 1°07’13″S – 1°26’14″S. Taman nasional ini terdiri dari Pegunungan Bukit Barisan yang memiliki wilayah dataran tertinggi di Sumatera, Gunung Kerinci (3.805 m). Taman nasional ini juga terdiri dari mata air-mata air panas, sungai-sungai beraliran deras, gua-gua, air terjun-air terjun dan danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Tujuh. B.     Alasan pembentukan/penetapannya Taman Nasional Kerinci Seblat … Read more


SPESIES MAMALIA INDONESIA YANG PUNAH ATAU TERANCAM PUNAH

Posted: November 12th 2013

Nama anggota kelompok: Endang Rokaya Putri Silalahi Sigiro (110801210) Brigitta Eka Hardiana (110801217) Saut Rotona Barcio Tuamano (110801225) Izemi (110801226) Jerry Julian Paays (110801229) Vebrina Sinaga (110801234) I.PENDAHULUAN             Kepunahan adalah hilangnya keberadaan dari sebuah spesies atau sekelompok takson. Spesies akan punah bila mereka tidak bisa bertahan bila ada perubahan di ekologi spesies tersebut atau bila ada persaingan yang semakin ketat dengan makhluk hidup yang lebih kuat. Banyaknya spesies yang punah mempengaruhi kondisi kehidupan manusia. Punahnya spesies dari muka bumi berarti berkurangnya kekayaan alam menjadi isu moral bagi pihak yang berpendapat manusia sebagai pihak yang mendukung hak hidup semua spesies.   II. PEMBAHASAN Pongo pygmaeus (Orangutan) Deskripsi Spesies: Tubuh yang gemuk besar berambut merah kecokelatan, berleher besar, lengan yang panjang dan kuat, kaki yang pendek dan tertunduk, tidak berekor, kepala besar, posisi mulut tinggi, pelipis gemuk. Status Konservasi: Endangered A2CD  + 3D +4CD Penyebab Kepunahan: Kerusakan lingkungan yang berpengaruh pada … Read more


en-si-bi-ai (National Center of Biotechnology Information)

Posted: September 15th 2013

  Deskripsi Lembaga Pengelola Pembentukan NCBI Senator Claude Lada mengakui pentingnya metode pengolahan informasi yang terkomputerisasi untuk melakukan penelitian biomedis dan undang-undang bersponsor yang mendirikan NCBI pada 4 November 1988 sebagai divisi National Library of Medicine (NLM) di National Institutes of Health (NIH). NLM dipilih bagi pengalaman dalam menciptakan dan memelihara database biomedis dank arena sebagai bagian dari NIH, sehingga dapat membangun program penelitian intramural dalam biologi molekuler komputasi. Komponen penelitian kolektif dari NIH membangun fasilitas penelitian biomedis terbesar di dunia. Penelitian Dasar Sebagai sumber nasional dari informasi biologi molekuler, misi NCBI adalah untuk mengembangkan teknologi informasi baru untuk membantu dalam pemahaman proses genetic dan molekuler yang mendasar yang mengontrol kesehatan dan penyakit. Lebih khusus lagi, NCBI telah diisi dengan menciptakan system otomatis untuk menyimpan dan menganalisis pengetahuan tentang biologi molekuler, biokimia, dan genetika; memfasilitasi penggunaan database dan software dengan penelitian dan komunitas medis; mengoordinasi usaha untuk mengumpulkan informasi bioteknologi … Read more


Alfred Russel Wallace: An intrepid explorer and brilliant naturalist

Posted: September 12th 2013

ALFRED RUSSEL WALLACE (1823-1913) The Background Beliau lahir di Usk yang sekarang dikenal dengan Monmouthsire pada tanggal 8 Januari  1823, tepatnya di Kensington Cottage. Ia merupakan anak kedelapan dari Thomas Vere Wallace dan Mary Anne Greenell. Empat dari lima saudara perempuannya tidak dapat hidup sampai umur diatas 20 tahun, dan Wallace sendiri tidak dalam kondisi kesehatan yang baik. Ketika Wallace mencapai umur 6 tahun, keluarganya pindah ke Hertford, timur London, yang mana ia menetap hingga berumur 14 tahun. Wallace disini mengikuti Herthford Grammar School yang menawarkan pelajaran klasik tidak seperti sekolah Darwin, Shrewsbury, yang memasukkan tatabahasa Latin, geografi klasik dan beberapa pelajaran “Euclid dan algebra”. Wallace terpaksa meninggalkan bangku sekolah dan rumahnya saat berumur 14 tahun pada maret 1837, saat itu keluarganya dalam keadaan yang sulit. Ia dikirim untuk tinggal dan memulai magangnya bersama saudaranya, John, sebagai kuli bangunan di London. Singkatnya, Wallace tidak pernah sampai bangku kuliah. Wallace menghabiskan waktu sorenya … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php