biochaos

Monthly Archives: September 2015


Menjelaskan Fenomena Biologi dengan RAPD

Posted: September 2nd 2015

Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD re:rapid) adalah teknik analisis DNA yang menjadi sangat populer akhir-akhir ini. Pendekatan metode ini berkenan dengan analisis buta DNA. Hal ini berdasarkan kenyataan bahwa metoda ini tepat digunakan pada tingkat DNA. Disamping itu pekerjaan ini dapat dilakukan ┬ádengan pengetahuan yang sedikit tentang urutan DNA tertentu atau gen dari organisme yang diteliti. Khusus untuk genetik serangga, hal ini merupakan perkembangan yang menggembirakan karena metoda ini dapat memulai dilakukannya analisis genetik pada spesies baru tanpa menunggu dana yang besar, waktu yang lama dan usaha yang lama. Metode RAPD sendiri melibatkan penggunaan teknik polimerisasi DNA (Polymerase Chain Reaction, PCR). Metode RAPD merupakan metoda baru untuk mengidentifikasi sejumlah besar polimorfisme DNA pada genom dengan cepat dan efisien. Tipe polimorfisme ini membuat RAPD cocok untuk studi keanekaragaman genetik, hubungan kekerabatan, peta genetik, sidik jari DNA. Sidik jari DNA banyak digunakan untuk kasus paternity dan forensik. Dengan menggunakan oligonukleotida pendek (biasanya … Read more



© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php