biochaos

Tambakbayan Project

Posted: June 19th 2015

Haiiiiii…

Hadir lagi di blog super kece untuk menambah pengetahuan dan mengajak para pembaca untuk mengenal lebih dalam topik bahasan kita kali ini yaitu Sungai wait for it Tambakbayan! Benar sekali, Sungai Tambakbayan!

Kalian harus tau guys, sungai merupakan suatu bentuk ekosistem aquatik yang mempunyai peran penting dalam daur hidrologi dan berfungsi sebagai daerah tangkapan air (catchment area) bagi daerah sekitarnya, sehingga kondisi suatu sungai sangat dipengaruhi oleh karakteristik yang dimiliki oleh lingkungan sekitarnya. Bila interaksi komponen abiotik dan biotik lingkungan sungai terganggu maka akan terjadi perubahan yang menyebabkan ekosistem perairan itu menjadi tidak seimbang. Sungai juga menjadi salah satu ekosistem yang mengalami pencemaran paling berat. Banyak saluran pembuangan baik dari perumahan, pasar, pabrik dan kegiatan lain seperti rumah makan dan bahkan rumah sakit  berakhir di sungai. Hal-hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya kualitas air di sungai.

Dimana sih sungai Tambakbayan? Sungai yang berada di kabupaten Sleman, kecamatan Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta  ini mengalir  menuju jalan Adi Sucipto dan berfungsi sebagai pasokan air bagi aktifitas pertanian sekitar sungai. Selain pertanian ada aktifitas lain yang terjadi di pinggiran sungai Tambakbayan, diantaranya adalah pembangunan, peternakan dan pertambakan. Hal ini menyebabkan pengikisan ukuran sungai menjadi lebih sempit atau dengan kata lain kegiatan manusia di sekitar sungai menyembabkan ukuran sungai babarsari menjadi sempit. Oleh karena itu organisme yang hidup di dalam maupun sekitar sungai lama-kelamaan bisa berpindah atau mencari tempat baru

Nah, kali ini saya Unan, dan beberapa teman-teman dari fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang cinta lingkungan yaitu Cathy, Santa dan Ryan mencoba untuk mengeksplorasi Sungai Tambakbayan dan mencari tau permasalahan serta mencoba menangani permasalahan tersebut. Gimana caranya? Kami berjalan sepanjang 250m sepanjang Sungai Babarsari dengan lokasi sungai yang paling dekat dengan jalan raya Adi Sucipto ke arah utara. Ini dia teman-teman baru yang kita temukan disana, ada berbagai macam tumbuhan, serangga, dan binatang.

capung                                               CIMG2131

Gambar 1. Capung (Neurothemis terminata Ris)   Gambar 2. Domba (Capra aegagrus) dan anjing (Canis lupus) 

kupu                  CIMG2133

Gambar 3.  Kupu-kupu (Leptosia nina)        Gambar 4. Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

 

Selain foto -foto cantik diatas diatas ada juga masalah-masalah yang muncul di sungai Tambakbayan yaitu sampah yang menumpuk  di pinggir badan sungai yang dibuang oleh masyarakat yang tinggal maupun beraktifitas di sekitar sungai. Keberadaan sampah ini mengakibatkan badan sungai makin menyempit, pendangkalan dan juga mencemari aliran sungai. Pembangunan gedung di sekitar badan sungai juga mempengaruhi sungai karena pembangunan beton pembatas sungai mempersempit badan sungai. Tidak hanya itu, masyarakat sendiri juga dengan sengaja menimbun pasir hingga membentuk pembatas sawah pada badan sungai. Hal ini tentu saja mengganggu ekosistem sungai yang juga berpengaruh pada lingkungan biotik maupun abiotik sungai Tambakbayan.

 

Gimana dong cara ngatasinnya? Nah! Kami quartet yahud mau mencoba beberapa langkah  untuk mengurangi pencemaran sungai, memperbaiki laju aliran sungai, dan untuk mempertahankan hewan-hewan agar terjaga keeksistensiannya di sekitar sungai Tambakbayan, Babarsari nih guys. Caranya adalah:

  1. Pendekatan ke masyarakat ketua masyarakat sebagai langkah awal.

Warga di area tersebut yang memiliki hak dan kewajiban yang lebih besar untuk melakukan perubahan atau pencanangan suatu rencana usaha konservasi sungai tersebut. Pendekatan yang dilakukan untuk menyampaikan permasalahan dan kemungkinan dampak yang dapat muncul apabila tidak segera ditanggulangi.

  1. Mengenalkan kebiasaan yang sehat terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Hal ini dapat dilakukan oleh orang yang berkepentingan untuk mencanangkan beberapa kebijakan sederhana bagi warganya, baik untuk rumah tangga biasa ataupun yang memiliki usaha mengenai perilaku peduli lingkungan dan hal-hal yang berkaitan dengan pembuangan sampah yang berisi mengenai pembuangan sampah, limbah dan aktivitas sembarangan dan konsekuensinya, serta mengenai kebijakan untuk melakukan pembersihan rutin daerah sungai. Hal tersebut dapat dirundingkan kembali dan diputuskan kebijakan yang paling sesuai dan realistis untuk dilakukan yang dapat memperbaiki kondisi sungai atau setidaknya mempertahankan agar tidak menjadi semakin buruk.

  1. Sanksi

Sanksi bisa berupa denda atau lainnya yang dapat merubah pikiran seseorang memang tertangkap basah ada yang melanggar kebijakan tersebut, tentu tidak perlu banyak pertimbangan namun langsung diproses.

  1. Sosialisasi tentang cara pengolahan limbah

Pengolahan limbah yang dapat dilakukan oleh level rumah tangga dan usaha kecil. Dengan demikian, limbah yang dibuang ke sungai tidak sebanyak dan seberbahaya sekarang ini.

  1. Program kali bersih

Ditentukan tanggal pasti per beberapa bulan tidak melakukan pencemaran di area sungai Tambakbayan dengan melakukan bersih-bersih baik secara langsung maupun tidak langsung. Usaha pembersihan lingkungan ini dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan mahasiswa di sekitar Babarsari dan kelompok atau organisasi pecinta lingkungan lainnya. Mahasiswa dapat dijadikan peserta ataupun yang membantu untuk memberikan suatu ide yang dapat dilakukan warga secara sederhana untuk memperbaiki kondisi sungai Tambakbayan.

Gimana guys?  Yuk ikut jejak kami atau berikan saran dan masukan untuk memperbaiki sungai di sekitar kita agar tetap terjaga kebersihan dan manfaat utamanya bagi lingkungan, tumbuhan, hewan maupun manusia.


Comments are closed.

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php